Naikkan Tarif Angkutan, Kobanter Kota Bandung Tunggu Intruksi

Ketua Koperasi Angkutan Bandung Tertib ( Kobanter ) Kota Bandung Jawa Barat, Dadang Hamdani mengaku pihaknya belum menerima instruksi dari Kementrian Perhubungan dan Organda Pusat perihal kenaikan tarif angkutan kota dampak kenaikan harga BBM. caption

Naikkan Tarif Angkutan, Kobanter Kota Bandung Tunggu Intruksi

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ketua Koperasi Angkutan Bandung Tertib ( Kobanter ) Kota Bandung Jawa Barat, Dadang Hamdani mengaku pihaknya belum menerima instruksi dari Kementrian Perhubungan dan Organda Pusat perihal kenaikan tarif angkutan kota dampak kenaikan harga BBM. [caption id="attachment_5320" align="aligncenter" width="640"] Ilustrasi(Foto: Web)[/caption] " Mungkin ada penyesuaian tarif di lapangan karena belum ada instruksi dari kementrian maupun organda, kalau sudah ada sikap tentu kami kembalikan ke daerah masing - masing untuk bermusyawarah," katanya saat dihubungi di Bandung, Senin (30/3/2015). Menurutnya, Kobanter se-Kota Bandung mengimbau jajarannya untuk berlaku persuasif menyikapi kenaikan harga BBM tersebut. " kami minta kepala jalur masing-masing persuasif dulu jangan sampai ada mis-komunikasi antara pengemudi dengan pengguna jasa," jelasnya. Ia menilai, kalaupun ada kenaikan tarif di lapangan merupakan inisiatif para pengemudi. Pada dasarnya Kobanter Kota Bandung tidak setuju dengan adanya kenaikan tarif angkutan sebelum ada persetujuan. " Kalau ada kenaikan di lapangan, kami akan panggil ketua jalurnya kami tidak sembarangan menaikan tarif," tegasnya. (Budi S/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA