Judi Online, Dua Oknum Diancam Tiga Tahun Penjara

Sidang lanjutan tiga terdakwa yang dua di antaranya penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi) kembali digelar di PN Bandung, Jalan RE Martadinata Kota Bandung, Senin (30 3 2015).

Judi Online, Dua Oknum Diancam Tiga Tahun Penjara

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Sidang lanjutan tiga terdakwa yang dua di antaranya penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi) kembali digelar di PN Bandung, Jalan RE Martadinata Kota Bandung, Senin (30/3/2015). Jaksa Penuntut Umum (JPU), Melur K mengaku bahwa pihaknya belum bisa memberikan tanggapan terkait pledoi tiga terdakwa. "Tanggapan tertulis saja minggu depan, baru dibacakan hari ini, " ungkapnya Melur. AKP DS dan Brigadir AI adalah penyidik Unit II Subdit Ditreskrimum, didakwa telah menerima uang Rp310 juta yang diberikan kepada Ali Irawan terdakwa judi online. Pemberian itu ditujukan untuk memblokir rekening miliknya. Lebih lanjut Melur mengaku bahwa untuk putusan pengadilan kasus yang melibatkan dua oknum itu telah ditetapkan tiga tahun penjara dengan denda Rp100 juta subsider empat bulan. Pihaknya mengatakan bahwa kasus tersebut pun melibatkan petinggi lainnya, yakni AKBP MB yang diduga menerima aliran dana senilai Rp5 milyar. "Berdasarkan fakta persidangan, DS dan AI terbukti melanggar pasal 5 ayat 2 Undang-undang tindak pidana korupsi. Sedangkan Ali telah melanggar pasal 5 ayat 1 huruf b UU yang sama," tukasnya. (Bahtiar/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA