GBLA Amblas? Wali Kota Bandung Tak Bisa Menjawab

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku tidak bisa menjawab perihal isu amblasnya Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Gedebage Bandung. caption id attachment 117322 align aligncenter width 638 Stadion Gelora Bandung Lautan Api (foto web

GBLA Amblas? Wali Kota Bandung Tak Bisa Menjawab

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku tidak bisa menjawab perihal isu amblasnya Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Gedebage Bandung. [caption id="attachment_117322" align="aligncenter" width="638"] Stadion Gelora Bandung Lautan Api (foto: web)[/caption] "Nanti ada tim ahlinya. Saya tidak bisa menjawab, ilmu saya belum sampai ke situ. Pasti ada tim ahli, minimal tim ahli ITB. Dalam dunia enginering ini bukan hal yang tidak pernah terjadi," katanya usai rapat paripurna di gedung DPRD Kota Bandung Jalan Sukabumi, Senin (30/3/2015). Menurut dia, isu tersebut baru sebatas dugaan karena selama ini dirinya belum menerima laporan secara resmi dalam bentuk surat. Kalau bentuk dugaan akan susah meresponya, jadi harus diverifikasi. "Pernyataan itu harus informal atau resmi. Kalau resmi ada suratnya, ya definisi resmi itu kan berbasis surat. Dia bertanggungjawab menandatangani pernyataan tersebut. Kalau semua orang memberi komentar tanpa memberi tanggung jawab itu tidak jadi referensi," kilahnya. Dia menilai bahwa permasalahan GBLA banyak kaitannya, dalam penanganannya pun diperlukan manajemen yang kompfrehensif. Terlebih kaitannya dengan masalah enginering, isu korupsi dan banyak lagi macamnya.Jadi perlu manajemen problem yang komfrehensif.   "Dalam waktu dekat akan mengecek langsung ke sana (GBLA). Saya nengok bukan untuk gaya-gayaan, kalau saya ke sana punya peluang bisa menggali informasi tambahan, maksud saya, tanpa diminta pun pasti ke sana. Saya dulu pernah ke sana berdiskusi masalah ini, jadi ini bukan masalah baru. Jadi sudah pernah ada yang menyampaikan, tapi tidak menjadi kesimpulan resmi seperti yang disampaikan," bebernya. (Budi/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA