Sponsor lebihi target, Indonesia optimis gelar Asian Games dengan baik

Meski terjadi insiden di kawasan pertandingan Asian Games dan transportasi, Wapres Jusuf Kalla menyebut tidak ada masalah yang periu dikhawatirkan

0
15

JAKARTA

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyatakan tidak ada kekhawatiran mengenai anggaran yang disiapkan untuk gelaran Asian Games yang akan berlangsung pada 18 Agustus hingga 2 September mendatang.

JK, sapaan akrab Kalla, membeberkan kondisi keuangan panitia persiapan pesta olah raga musim panas Asia itu terkait adanya kucuran dana yang mendadak harus dikeluarkan. Dia bahkan memastikan jumlah sponsor saat ini telah melebih target.

“Praktis kalau semua APBN yang direncanakan masuk, kemudian sponsor masuk, kemudian pajak sesuai dengan kontraknya, semua anggaran tidak ada kekhawatiran. Sponsor saat ini sudah melebihi target semula,” kata JK usai Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Asian Games XVIII di Jakarta, Senin.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono yang juga hadir dalam Rakor menambahkan pasca perbaikan fasilitas Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang mengalami kerusakan usai Pertandingan Sepakbola Final Piala Presiden yang berlangsung Sabtu lalu, pemerintah baru-baru ini mengeluarkan anggaran ‘mendadak’ untuk perbaikan yang mencapai Rp150 juta.

Pada kesempatan itu, JK juga mengungkapkan, dari laporan test event yang disampaikan oleh Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) ditemukan beberapa hal yang perlu diperbaiki. Dia menyampaikan imbauan khusus kepada masyarakat Jakarta dan juga Palembang.

“Saya mengimbau kepada masyarakat, bahwa kita akan menggelar event yang lebih besar, jadi untuk seluruh masyarakat tolong dibantu menjaga,” kata dia.

Kementerian PUPR mencatat kerusakan usai final Piala Presiden yang membutuhkan anggaran Rp150 juta itu untuk melakukan perbaikan setelah ditemukan tujuh segmen pagar akrilik yang roboh, pintu di zona 9 yang ambruk, dan juga kerusakan pada taman. Dari 4,8 hektar taman di kawasan SUGBK, yang mengalami kerusakan mencapai 80 persen.

Menteri Basuki menyebut perbaikan pintu yang rusak akan diselesaikan dalam waktu sepekan. Sementara itu untuk lansekap, tanaman yang rusak akan diganti secepat mungkin karena membutuhkan waktu untuk mengembalikan seperti semula.

“Kalau SUGBK sudah 100 persen selesai untuk venue. Yang saat ini kita kejar perbaiki adalah kawasannya, taman-tamannya,” sebut Menteri Basuki.

Selain menyempurnakan venue dan kawasan pertandingan, JK mengungkapkan saat ini panitia INASGOC juga sedang melakukan percobaan lalu lintas.

“Untuk di Jakarta dipakai dua cara menuju venue yakni melalui toll dan non-toll, dicari yang mana yang efisiensi. Nanti juga akan ada rekayasa traffic. Ada juga kemungkinan siswa untuk belajar di rumah. Semua kemungkinan akan dicari untuk mencapai target [jarak tempuh] 34 menit,” kata JK.

Jakarta dan Palembang kerahkan kekuatan penuh

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Rakor juga turut memastikan kesiapan wilayahnya untuk gelaran Asian Games. Hampir semua persiapan, kata Anies, telah berjalan sesuai jadwal.

Dia menjabarkan, kesiapan velodrome telah mencapai 83 persen, equestrian (arena berkuda) sudah 99 persen, dan stadion BMX sudah mencapai 60 persen. Begitupun penambahan untuk latihan lapangan baseball, volley dan basket.

“Jadi dari sisi target yang ditugaskan pada kami, alhamdulillah on schedule. Penyiapan tempat latihan malah lebih cepat dari target,” ujar Anies.

Meski begitu, Anies menyebut ada satu proyek yang mengalami keterlambatan yakni pembangunan LRT (Light Rail Transit). Dia berujar, proses LRT mengalami 8 persen kelambatan akibat curah hujan dan insiden robohnya konstruksi pada Januari lalu.

“Untuk me-recover kami akan tambah shif dan alat berat. Sehingga jadwal akan tetap bisa tercapai, on schedule, on budget, on quality. Untuk jadwal terkait LRT, April nanti kereta sudah datang. Mei dan Juni akan commissioning sehingga Juni sudah bisa operasional,” tutur Anies.

Di tempat yang sama Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin mengklaim kawasan olahraga Jakabarin telah siap, kecuali proyek LRT. Alex menyebut stadion di wilayahnya itu layak disebut sebagai terbaik di Asia.

“Jaka Baring siap, infrastruktur siap, kecuali LRT yang baru selesai akhir bulan ini dan commissioning selama tiga bulan. Artinya akhir Mei dan awal Juni siap full operation. Saat ini kami tinggal penataan kembali rumput dan taman. Ini pusat olahraga terpadu, yang setidaknya terbaik di Asia,” sebut Alex.

There are no comments yet