Pasukan Mesir bunuh 7, tahan ratusan di Sinai

Operasi Sinai dilaksanakan sebulan sebelum pemilihan presiden digelar di Mesir

0
23

KAIRO

Tujuh orang militan dilumpuhkan dan lebih dari 400 orang lainnya ditahan sebagai bagian dari operasi militer yang dilancarkan pemerintah Mesir di Semenanjung Sinai, menurut sumber dari pihak militer.

Dalam pernyataannya pada Sabtu, juru bicara militer Kolonel Tamer al-Rifai berkata pesawat tempur menghancurkan delapan target militan dan membunuh tiga orang anggota militan di Sinai utara dan pusat.

“Empat militan lain tewas dalam baku tembak di Arish, di utara Sinai,” kata dia.

Menurut juru bicara, sekitar 408 orang, termasuk yang dicurigai sebagai kriminal dan militan, ditahan dalam operasi yang kini memasuki minggu keduanya.

Al-Rifai jug menyatakan 45 peledak disita dan 158 persembunyian dihancurkan dalam operasi ini.

Jumlah ini menambah daftar militan yang dibunuh dalam operasi militer ini menjadi 63 orang dan ratusan lainnya ditahan sejak Mesir meluncurkan operasi yang melibatkan tentara dan polisi melawan militan yang dituduh bertanggung jawab atas serangan teror di sejumlah wilayah Mesir.

Operasi pertahanan ini dimulai sebulan sebelum pemilihan presiden, di mana kandidat petahana Presiden Abdel-Fattah al-Sisi kembali mencalonkan diri.

Pada November, lebih dari 300 orang tewas dalam serangan mematikan di sebuah masjid yang terletak di Semenanjung Sinai. Setelah serangan itu, al-Sisi yang merupakan mantan jenderal angkatan bersenjata, memerintahkan pasukan untuk menghancurkan kelompok militan di Sinai dalam waktu tiga bulan.

Semenanjung Sinai terus menjadi pusat kegiatan militan sejak 2013, ketika angkatan bersenjata melengserkan Mohamed Morsi — presiden Mesir yang pertama dipilih secara demokratis dan pemimpin Ikhwanul Muslimin — dalam kudeta militer.

There are no comments yet