E-Budgeting Bisa Temukan Anggaran yang Tidak Berdampak

0
101
ilustrasi
BANDUNG, FOKUSJabar.com : Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil menyebut jika anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memiliki output dan income yang bermanfaat. Keberadaan e-budgeting pada era kepemimpinannya membuat penyaluran anggaran lebih efektif.
Wali kota yang akrab disapa Emil ini menuturkan jika tugas pemerintah yakni membuat kebijakan yang mempermudah hidup warganya atau menyalurkan anggaran terhadap program. Namun jika penyaluran anggaran tersebut salah sasaran, maka tidak akan menimbulkan dampak apapun.
“Jadi kalau ngasih duitnya keliru, uang teh habis tapi nggak ngefek. Kira-kira seperti itu teorinya,” ujar Emil  usai menghadiri seminar dan penandatanganan kerjasama di Ballroom Savoy Homann Bidakara Hotel, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Selasa (26/9/2017).
Untuk itu, keberadaan Unpad diharapkan bisa memberikan masukan kepada Pemkot Bandung sehingga anggaran yang dibelanjakan mempunyai output dan outcome yang bermanfaat. Keberadaan e-budgeting pada saat ini, dinilainya mampu mengikis program-program yang tidak berdampak bagi masyarakat.
“Dulu, diduga uang ada tapi habis tidak bermanfaat. Makanya sejak ada e-budgeting, kita bisa hemat sekitar Rp1 triliun. Makanya kalau banyak yang nanya di jaman Pak Ridwan banyak pisan membangun, karena kita berhasil menemukan uang-uang yang selama ini dibelanjakan tetapi tidak berdampak,” tegasnya.
(ageng/bam’s)

There are no comments yet