Irak Tangkap 1.400 Istri dan Anak-anak Militan ISIS

0
13
ilustrasi (Web)

IRAK, FOKUSJabar.com: Pihak berwenang Irak menahan setidaknya 1.400 orang istri dan anak-anak yang dicurigai bagian dari ISIS, Senin (11/9/2017).

Melansir Reuters, Senin (11/9/2017), Sebagian besar berasal dari Turki. Sedangkan lainnya banyak yang berasal dari negara bekas Soviet, seperti Tajikistan, Azerbaijan, dan Rusia. Beberapa di antaranya adalah orang Asia, Perancis dan Jerman yang jumlahnya sangat sedikit.

Seorang petugas masih memverifikasi kewarganegaraan istri-istri dengan negara asalnya karena banyak yang sudah tak punya dokumen asli.

“Kami menahan keluarga Daesh di bawah langkah keamanan yang ketat. Kami menunggu perintah untuk menghadapi mereka,” kata Kolonel Angkatan Darat Ahmed al-Taie dari pasukan operasi Nineveh Mosul.

Salah seorang tahanan perempuan berkerudung  asal Chenchnya mengungkapkan bahwa dia ingin kembali ke Perancis.

“Saya ingin kembali ke Perancis tapi tak tahu bagaimana caranya,” katanya dalam bahasa Perancis.

Seorang pejabat kementerian dalam negeri Irak mengungkapkan ingin bernegosiasi dengan kedutaan untuk mengembalikan perempuan dan anak-anak itu ke negara mereka masing-masing.

“Kami tak bisa menyimpan orang sebanyak ini dalam tahanan di waktu yang lama,” kata petugas yang enggan disebutkan namanya tersebut.

(Agung)

There are no comments yet