Relawan Harus Bersihkan Peraga Sosilisasi yang Menyalahi Perda K3

0
47
Satpol PP Ciamis mengumpulkan relawan Balon Bupati Ciamis kaitan peraga sosialisasi.

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Menjelang Pilkada Ciamis 2018. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ciamis mengumpulkan para relawan bakal calon Bupati Ciamis menyusul semakin maraknya alat peraga sosilisasi bakal calon di setiap sudut jalan di Kabupaten Ciamis.

Hal ini juga menimbulkan gangguan ketertiban, keindahan dan kenyamanan kota, karena tidak sedikit para relawan memasang alat peraga sosialisasi di pohon dengan cara dipaku, maupun di fasilitas umum lainnya seperti di Taman Kota, tiang listrik dan tiang PJU di jalan protokol.

Hasilnya disepakati, para relawan yang berkumpul di Mako Satpol PP Ciamis itu diberikan kesempatan untuk mencabut alat peraga yang menyalahi aturan Perda nomor 10 tahun 2012 tentang K3.

“Pertemuan untuk memberikan pemahaman kepada para relawan bakal calon bupati sekaligus silaturahmi. Juga terkait dengan banyak hal terjadi di lapangan menjelang Pilkada 2018,” kata Sekretaris Satpol PP Kabupaten Ciamis, Dedi Iwa Saputra.

Menurut Dedi, komunikasi secara persuasip sangat diperlukan untuk memberikan pemahaman akan Perda Nomor 10 tahun 2012 tentang K3 Kebersihan, Kertiban dan Keindahan. Meskipun Satpol PP Ciamis memiliki kewenangan dalam penegakan dan penertiban.

“Intinya, mereka mengapresiasi dan memeberikan dukungan atas Satpol PP, ini juga sebagai langkah untuk menjaga kondisifitas. Jangan sampai para relawan salah persepsi karena belum paham peraturan di Ciamis termasuk Perda K3,” jelasnya, Jumat (8/9/2017).

Dedi menyatakan, para relawan menyerahkan sepenuhnya kepada Satpol PP Ciamis, langkah awal pihaknya akan memberikan surat kepada relawan terkait aturan-aturan tempat yang tidak boleh dipasang alat peraga sosialisasi. Beberapa lokasi yang dilarang antara lain fasilitas umum, di pohon dan tiang listrik serta trotoar termasuk taman kota.

Dalam surat tersebut juga diberitahukan para relawan untuk membersihkan sendiri alat peraga sosialisasi yang menyalahi aturan selama tiga hari. Sisanya Satpol PP Ciamis bertindak untuk menertibkan.

“Meskipun ada sanksi terkait dengan hal itu, tetapi kami akan secara persuasip guna memberikan pemahaman terlebih dahulu,” ungkapnya.

(Hermansyah/Yun)

There are no comments yet