Ratusan Siswa dan Masa Akab Datangi Gedung Sate

0
31

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ratusan siswa SMP dan SMA Nurul Fikri Lembang bersama masa Aliansi Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab (Akab) berbondong-bondong datangi Gedung Sate Jalan Diponegoro kota Bandung. Kedatangan mereka menuntut kepada pemerintah agar segera mengambil tindakan atas kejadian kekerasan umat muslim etnis Ronghiya di Myanmar, Rabu (6/9).

Masa aksi yang didominasi oleh pelajar ini melakukan aksi dengan berorasi dan menyerukan berbagai tuntuntannya, tidak hanya itu masa akasi juga membawa poster dan bendera yang berisikan kecaman terhadap militer Myanmar yang sudah membinasakan umat muslim etnis Ronghiya di Rakhaine Myanmar.

Koordinator aksi Asep Ruswan Effendi mengatakan, kekejaman militer Myanmar terhadap etnis Ronghiya sudah kejam sekali bahkan sudah tidak rasa Kemanusiaan sama sekali.

“Kita sudah bisa lihat bukti kekejaman militer Myanmar di sosial media bahkan sudah tersebar ke sulurun dunia, namun melihat penindasan ini dunia seakan tutup mata,” kata Asep.

Asep menjelaskan, hak azasi manusia yang di gembor-gemborkan di seluruh dunia seakan tidak bisa apa-apa termasuk lemaga perdamaian dunia PBB sekalipun tidak bisa berbuat banyak atas kejadian ini.

“Ini bentuk kepedulian kami turunĀ  kejalan sebagai sesama umat muslim, meminta kepada pemerintah Indonesia agar cepat mengambil sikap dan segera mengirim bantuan,” ujarnya.

Akab juga secara tegas menuntut kepada pemerintah agar mengusir kedutaan besar Myanmar di Indonesia dan menarik segera kedutaan besar Indonesia di Myanmar, dengan tujuan memutuskan hubungan dimplomatis antar negara.

“Saya harap secepatnya pemerintah Indonesia mengusir Kedubes Mynmar di Indonesia,” ucap dia.

Bukan hanya itu Asep menambahkan, sebaiknya pemerintah Indonesia juga menurunkam TNI langsung ke Mynamar membantu dan menyelesaikan masalah yang sudah bertahun tahun menimpa umat muslim disana.

“Kami juga akan mendukung dan mengikuti langkah pemerintah dalam memberikan batuan terhadap umat muslim etnis Ronghiya,” tuturnya.

Tidak sampai hanya sampai di Gedung Sate saja masa tersebut akan melanjutkan aksinya dengan longmarch ke Gedung Merdeka, disana mereka akan kembali berorasi dan melakukan aksi treatrikal.

(AS/Vina)

There are no comments yet