Jabar Layak Sandang Gelar Provinsi Bola Voli‎

0
110
BANDUNG, FOKUSJabar.com : Keberhasilan tim nasional bola voli indoor Indonesia meraih dua medali perak di SEA Games 2017, tidak terlepas dari peran Jawa Barat. Provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak ini pun makin layak menyandang sebutan sebagai Provinsi Bola Voli di Indonesia.
Dua medali perak tim bola voli indoor di SEA Games 2017 disumbangkan oleh tim putra dan putri. Di babak final, timputri ditekuk Thailand dengan skor 3-0, begitu pun tim putra yang kalah 1-3 atas tim negeri gajah putih tersebut.
Namun di balik hal itu, pencapaian di SEA Games 2017 tersebut sudah sangat ‎baik dan maksimal. Terutama di bagian putri, pencapaian menuju babak final di SEA Games 2017 mengulang sukses 26 tahun silam saat gelaran SEA Games 1991 di Manila, Philipina.
Dan keberhasilan Indonesia meraih dua medali perak di SEA Games 2017 ini pun tidak terlepas dari peran Jabar. Peracik strategi dalam tim indoor putra dan putri keduanya berasal dari Jabar. Yakni Risco Herlambang di putri dan Samsul Jais di putra. Tak hanya itu, Jabar pun ikut berkontribusi dari sisi atlet. Yakni enam atlet di putri dan tiga atlet di putra

“Jadi sebenarnya Jabar sudah sangat bisa disebut sebagi provinsi bola voli. Parameternya, tidak hanya dari kontibusi atlet dan pelatih di tim nasional yakni enam atlet putri, tiga atlet putra‎, dan dua pelatih,” ujar Ketua Umum Pengprov PBVSI Jabar, H MQ Iswara saat ditemui di Gelora Sabilulungan, kompleks si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (4/9/2017).

Parameter lain yang menjadikan Jabar layak menyandang sebutan Provinsi Bola Voli salah satunya karena banyaknya intensitas ‎kejuaraan atau pertandingan yang digelar. Tak hanya itu, jumlah ‎klub bola voli di Jabar pun lebih banyak dibanding provinsi lain.
Parameter lain yakni prestasi Jabar di ajang nasional sebagai juara PON XIX di sektor indoor putri dan peraih medali perunggu di kelompok indoor putra. Termasuk dengan kontribusi Jabar di timnas bola voli SEA Games 2017.

“Jadi dilihat dari ukuran tersebut, sangat jelas dan wajar kalau kita disebut sebagai provinsi bola voli di Indonesia. Dari sisi ‎kuantitas dan kualitas sudah berjalan beriring,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya pun berharap ada perhatian yang lebih dari stakeholder terkait. Baik dari PP PBVSI, KONI Jabar, Pemprov Jabar, hingga kalangan pihak lain.

“Untuk mempertahankan dan meningkatkan perkembangan olahraga bola voli di Jabar, kita tidak bisa sendiri tapi butuh dukungan dan bantuan dari pihak lain,” pungkasnya.
(ageng/bam’s)

There are no comments yet