Total Aset bank bjb Tembus 108,6 Triliun

0
307

JAKARTA, FOKUSJabar.com :  PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (IDX : BJBR) mencatat pertumbuhan kinerja yang cemerlang. Kinerja bank bjb per-Triwulan II Tahun 2017 mampu menunjukan pertumbuhan yang positif sebagaimana yang telah dibukukan disepanjang tahun 2016 lalu. tren peningkatan kinerja secara keseluruhan berhasil terjaga dengan baik sehingga bank bjb tetap optimis bahwa tahun 2017 ini akan mampu dilalui dengan catatan kinerja yang membanggakan.

bank bjb mencatatkan kinerja keuangan pada Triwulan II 2017 dengan total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun dari masyarakat naik menjadi sebesar 85,4 Triliun Rupiah atau tumbuh 15,6% year on year (y-o-y). Total Aset bank bjb tercatat sebesar 108,6 Triliun Rupiah atau tumbuh 11,7% y-o-y. Sebagai lembaga perbankan yang menjalankan fungsi intermediasi, bank bjb juga berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit yang cukup baik yakni mencapai 12,9% y-o-y (jauh di atas rata-rata industri perbankan yang hanya tumbuh 7,77%) dengan total kredit yang disalurkan bank bjb sebesar 68,2 Triliun Rupiah. Pertumbuhan kredit yang cukup baik ini diimbangi dengan keberhasilan bank bjb menjaga Rasio Kredit Bermasalah (NPL) di level 1,57% (turun 45 bps) atau jauh lebih baik dibandingkan Triwulan II 2016 yang berada pada level 2,02%. Kinerja yang positif ini membawa laba bersih bank bjb tercatat sebesar 829 Miliar Rupiah.

Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan menyampaikan kepada wartawan “Tren peningkatan kinerja secara keseluruhan berhasil kita jaga dengan baik sehingga kami tetap optimistis bahwa tahun 2017 ini akan mampu kita lalui dengan catatan kinerja yang membanggakan.” Ungkap Irfan usai memaparkan kinerja keuangan perusahaan Triwulan II 2017 dalam acara Analyst MeetingTriwulan II 2017 yang bertempat di Jakarta, Senin (28/8) kepada para analis pasar modal.

Kemudian Irfan menambahkan “NPL kita turun terus sejak 2014, sekarang sudah 1,57%. Target kita adalah bisnis yang berkualitas. Diharapkan dengan itu bank bjb tetap eksis di masa yang akan datang dan dapat masuk dalam jajaran 10 besar bank nasional yang berkinerja baik. Saat ini, bank bjb telah berada dalam daftar 14 besar bank terbesar dari total 118 bank nasional.”

Sebagai upaya untuk mewujudkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan berkesinambungan, maka di dalam menjalankan roda perusahaan, bank bjb senantiasa mematuhi peraturan yang berlaku sehingga implementasi Good Corporate Governance (GCG) dapat berjalan dengan baik. “Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan bank bjb dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan azas prudential banking” tutup Irfan.

Pada Semester I 2017, bank bjb telah menjalin kerjasama dengan Kementerian-Kementerian, BUMN, Universitas-Universitas, Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Perusahaan Swasta diantaranya adalah :

  • Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan terkait penyaluran gaji melalui rekening PNS/Prajurit TNI/Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia secara terpusat.
  • Pemerintah Provinsi Jawa Barat, BPJS Ketenagakerjaan dan BNP2TKI terkait pemrosesan pengajuan klaim manfaat pensiun lumpsum TKI Purna Kerja dari Korea Selatan.
  • Asabri yaitu meliputi kerjasama pembayaran manfaat pensiun program tabungan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian termasuk nilai iuran pensiun bagi prajurit TNI, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Kepolisian Negara Republik Indonesia serta kerjasama pembayaran pensiun Prajurit TNI, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dan ASN di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
  • BPJS Kesehatan tentang penyediaan layanan dan jasa perbankan dalam rangka pemberian manfaat lainnya berupa fasilitas pembiayaan perumahan.
  • Perikanan Nusantara terkait jasa dan layanan perbankan.
  • Sarana Multigriya Finansial terkait Pemanfaatan Jasa Layanan Bersama.
  • BPJS Ketenagakerjaan terkait Service Point Office(SPO).
  • Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat terkait Pemanfaatan Jasa dan Layanan Perbankan.
  • Institut Teknologi Bandung (ITB) terkait jasa dan layanan perbankan.
  • Institut Pertanian Bogor (IPB) terkait Kerjasama di bidang Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Jasa Perbankan Lainnya.

Selain itu, beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 24 Agustus 2017 bank bjb resmi menggandeng prinsipal switching internasional Visa dalam peluncuran Kartu Debit Visa bank bjb. Melalui kerjasama ini diharapkan layanan e-channel bank bjb dapat memenuhi kebutuhan para nasabah.

Berdasarkan data Visa, saat ini terdapat 44 bank dan non bank yang telah menggunakan jaringan Visa pada kartunya termasuk bank bjb. Para nasabah bank bjb kini dapat bertransaksi pada merchant-merchant yang menggunakan mesin EDC berlogo Visa dan bertransaksi pada mesin ATM yang berlogo Visa. Adapun total jaringan ATM Visa saat ini mencapai 2,5 juta jaringan yang tersebar di kurang lebih 200 negara dengan 160 jenis mata uang.

(HW)

 

There are no comments yet