Diserang Sekelompok Orang, Charly Van Houten Lapor Polisi

0
22
Charly Van Houten Melapor Polisi. (FOKUSJabar/Panji)

CIREBON, FOKUSJabar.com: Penyanyi papan atas asal Cirebon, Charly Van Houten melapor ke polisi atas kasus penyerangan oleh sekelompok warga di Desa Tersana Blagedog, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Senin (28/8/2017).

Didampingi kuasa hukum dan adiknya, vokalis Setia Band ini datang membawa berkas laporan penyerangan ke polisi.

” Waktu kejadian aku lagi di Yogyakarta ada perform. Pas mendengar kabar penyerangan di rumah aku langsung pulang. Aku disini mendampingi adik aku melapor ke Polres,” kata Charly.

Dia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (26/8/2017) lalu. Saat itu keluarga Charly bersama tetangga dan warga yang lain sedang menonton pertandingan sepakbola Indonesia vs Malaysia.

Sekitar pukul 20.00 WIB, sekelompok orang tiba-tiba datang dan memaksa masuk ke rumah keluarga Charly. Mereka seakan emosi dan mengamuk bahkan sempat berteriak ingin membakar rumahnya. “Bakar bakar mereka teriak begitu otomatis yang nonton kaget ada apa ini,” ujar dia.

Warga yang tengah nonton bareng dirumah Charly sontak berusaha menghalangi kelompok orang tersebut untuk tidak membuat onar. Namun, massa yang menyerang semakin marah sehingga melempari warga yang nonton bola dengan batu.

Sejumlah orang terluka akibat lemparan batu. Salah satunya adalah nenek Charly bernama Ating (70). “Nenek saya kena batu di bagian pundak dan sekarang sedang dirumah karena trauma,” kata dia.

Charly berharap insiden penyerangan terhadap rumahnya tersebut bisa segera terungkap. Dia pun mengaku belum mengetahui apa motif utama terjadinya penyerangan di kediaman Charlie itu. “Kami serahkan penanganan kasus ini ke polisi. Atas pelaporan penyerangan rumah,” kata dia.

Adik Charly Van Houten, Ilham Syafi’i mengaku belum mengetahui pasti motif utama penyerangan tersebut. Saat kelompok orang menyerang, mereka mengaku mencari orang bernama Yayat. “Saya salah satu orang yang menghalau mereka menyerang pas saya coba tanya mereka mengaku mencari orang bernama Yayat. Tapi saya makin curiga kok serangan malah ke rumah,” kata dia.

Dia menyebutkan, tidak ada kerusakan pada fisik rumah akibat penyerangan. Namun, sejumlah warga yang ikut nonton bareng terluka. “Kami bawa lima orang yang juga jadi korban,” sebut dia.

Kuasa hukum pelapor, Waswin Janata mengatakan, laporan sudah diterima kepolisian. Dia berharap polisi dapat menindaklanjuti penyerangan tersebut. “Kita serahkan semua laporan beserta barang bukti ke polisi semoga pelaku cepat ditangkap,” ujar dia.

(Panji/Bam’s)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here