Bjb Bank-nya Para Pahlawan Devisa

0
57

HONGKONG, FOKUSJabar.com : Mencatat kinerja yang gemilang dalam bisnis perbankan, membuat bank bjb terus memacu dalam “Membangun Indonesia dan Memahami Negeri”. Saat ini bank bjb merupakan bank yang sudah menasional. Pada saat ini bank bjb berada pada peringkat 14 dari 118 bank di seluruh Indonesia. bank bjb senantiasa meningkatkan kinerja dan layanannya serta mendekatkan diri kepada masyarakat, salah satunya kepada “Pahlawan Devisa” yaitu Tenaga Kerga Indonesia (TKI)/Buruh Migran Indonesia (BMI) di luar negeri.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Indonesia (RI) Hong Kong serta beberapa Lembaga Jasa Keuangan (LJK) salah satunya adalah bank bjb kembali melakukan edukasi keuangan terhadap sekitar sekira 200 Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Edukasi ini diberikan kepada TKI/BMI di Hong Kong, baik yang baru datang, dalam masa penempatan maupun yang sudah mendekati habis masa kontraknya. Edukasi ini diberikan bank bjb guna meningkatkan literasi keuangan TKI/BMI.

Konjen RI Hong Kong Tri Tharyat mengatakan ”Edukasi keuangan kepada BMI sangat diperlukan agar tidak terjebak pengelolaan keuangan yang menyimpang. Salah satunya, penghasilan mereka yang besar diharapkan penggunaanya tidak terlalu konsumtif, tetapi sebijaksana mungkin dalam penggunaannya apalagi sampai terlilit hutang. Saya berharap, kesempatan ini bisa digunakan untuk belajar sebanyak mungkin. Saat ini banyak sekali penawaran Investasi bodong dan itu sudah sangat meresahkan. Sudah sedemikian parah. Jadi teliti sebelum membeli. Nah, mumpung sekarang lagi ada ahlinya, silahkan belajar dari ahlinya,” kata Tri.

Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK Horas Tarihoran menyampaikan “Edukasi keuangan BMI merupakan implementasi cetak biru Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI), khususnya pilar pertama yaitu Edukasi dan Kampanye Nasional Literasi Keuangan. Ada dua hal yang kami harapkan dari acara ini. Pertama, bagaimana BMI bisa mengelola keuangan dengan baik. Kedua, bagaimana nanti BMI bisa memulai usaha. Karena, setelah selesai kontrak dan tak kuat lagi kerja, kita bisa punya tabungan yang cukup. Uang itu nanti bisa dipakai untuk memulai usaha. Siapa tahu nanti ketika pulang bisa buka kantin dan lainnya” jelas dia. Pada kesempatan tersebut, Horas juga memaparkan tugas dan fungsi OJK. Salah satunya melakukan pengawasan dan edukasi terhadap masyarakat atas program investasi. Tujuannya, agar masyarakat tidak terjebak pada kegiatan usaha yang ilegal.

Sementara itu, perwakilan Bank Indonesia Ahmad Zahrony mengatakan “Tidak sedikit dari para BMI yang ingin memulai usaha. Beberapa sektor yang potensial digarap misalnya usaha kuliner fesyen, jasa, dan lainnya. Namun untuk memulai usaha, perlu ada komitmen dan visi ke depan. Kita harus ciptakan visi atau tujuan ke depan untuk ciptakan usaha. Setelah itu menentukan modal usaha. Walaupun, tidak selamanya membuka usaha harus dimulai dari modal. Ada hal yang lebih penting seperti keberanian dan usaha apa yang akan digarap” kata dia singkat.

bank bjb sebagai salah satu LJK yang ditunjuk untuk berperan aktif pada kegiatan tahunan ini selalu memberikan layanan terbaiknya kepada masyarakat, khususnya para BMI, bahkan bank bjb telah dideklarasikan oleh para TKI/BMI sebagai “Bank-nya TKI”. Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan mengungkapkan “bank bjb telah mengembangkan beberapa fasilitas yang dapat digunakan oleh para BMI seperti fitur dan layanan untuk pengiriman uang kepada Keluarganya di Indonesia, tidak hanya sampai disana bank bjb juga siap untuk memberikan bekal berupa edukasi tentang manajemen keuangan, melakukan investasi bahkan mempersiapkan calon-calon purna BMI nantinya untuk dapat menggunakan tabungannya dalam berusaha sepulangnya dari luar negeri. Irfan juga berpesan kepada para BMI untuk jangan pernah lelah berjuang dan bermimpi, mari wujudkan mimpi teman-teman BMI bersama bank bjb.”

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memberikan dukungan, khususnya bagi para TKI/BMI yang berasal dari Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan berpesan “Untuk para BMI agar tetap tegar, pantang menyerah dan terus maju untuk menyongsong masa depan, karena Anda adalah pahlawan-pahlawan keluarga Indonesia.”

Dukungan juga disampaikan oleh para Purna TKI yang telah sukses dan juga merupakan Nasabah bank bjb yaitu Tati Sri Suhartini mantan TKI di Taiwan dan Tiah mantan TKI di Arab Saudi mereka menyampaikan “Semoga teman-teman yang berada di Hong Kong, Dubai, Arab Saudi, Taiwan dan negara lainnya agar jangan pernah mundur, jangan menyerah selalu sehat, panjang umur, dan ketika kembali ke Indonesia berhasil dan sukses, khususnya untuk memperjuangkan keluarga kalian di Indonesia.”

Kegiatan ini diselenggarakan di Konjen RI di Hong Kong dan Hong Kong Convention and Exhibition Centre (HKCEC) yang berlangsung sejak hari Sabtu, 5 Agustus 2017 sampai dengan hari Minggu, 6 Agustus 2017. Bentuk kegiatannya berupa Edukasi Keuangan, Mini Gathering dan Panggung Merah Putih. Sekilas mengenai Hong Kong, kawasan ini memiliki potensi remitansi seperti halnya di Taiwan, Arab Saudi dan Malaysia, potensi transaksi TKI/BMI asal Jawa Barat di Hong Kong masih sangat besar. Hal ini merupakan momentum yang tepat bagi bank bjb untuk mempromosikan produk, jasa dan layanannya kepada para BMI.

bank bjb berharap dapat selalu memberi layanan terbaiknya dan menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia. Sebagai Informasi bank yang berkode emiten BJBR ini membuka tahun 2017, mencatatkan pertumbuhan kredit yang solid yaitu sebesar 13,6% year on year (y-o-y). Per- 31 Maret 2017 total kredit yang disalurkan oleh bank bjb mencapai Rp. 62,7 triliun dimana semua segmen kredit mengalami pertumbuhan dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Pertumbuhan kredit yang cukup baik ini diimbangi dengan keberhasilan bank bjb menjaga rasio kredit bermasalah (NPL) di level 1,62% atau jauh lebih baik dibandingkan triwulan I tahun 2016 yang sebesar 2,84%. Catatan yang positif ini membawa laba bersih bank bjb naik menjadi sebesar Rp. 446 miliar. Mengawali tahun 2017 ini bank bjb juga telah menambah jumlah kantor cabang yaitu di Sumbersari Bandung dan Patrol Indramayu. Dengan demikian, total seluruh jaringan kantor bank bjb tercatat sebanyak 2.154 jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan sudah merambah ke Internasional.

(HW)

There are no comments yet