Kapolda : Pancasila adalah pemersatu bangsa - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Jumat, 18 Agustus 2017
Search
Kapolda Jabar Irjen Pol H Anton Charlian menerima Buah Gedong Gincu khas Majalengka dari Bupati Majalengka H Sutrisno, usai acara tatap muka bersama unsur Muspida, tokoh masyrakat dan ormas se-Majalengka di Gedung Yudha Abdi Karya Pemerintah Kabupaten Majalengka, Rabu (02/08/2017). (FOKUSJabar/Adim)

Kapolda : Pancasila adalah pemersatu bangsa

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com: Kapolda Jabar Irjen Pol H.Anton Charliyan MPKN mengatakan, Pancasila merupakan pemersatu bangsa, hal itu terkandung dalam sila pertama hingga sila kelima.

Penegasan itu disampaikan orang nomor satu di Mapolda Jabar saat menggelar tatap muka dengan Pemkab Majalengka dengan menghadirkan unsur muspida, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, ormas, tamu undangan lainnya di Gedung Yudha Abdi Karya Pemerintah Kabupaten Majalengka, Rabu (02/08/2017).

Menurut Kapolda, Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa merupakan intisari dari nilai-nilai budaya masyarakat yang majemuk. Pancasila memiliki ciri yang khas dalam kebudayaan masyarakat, sehingga tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia.

Misalnya, dalam sila pertama Pancasila, itu mengandung nilai saling menghormati antar sesama penganut agama dan tidak mempermasalahkan perbedaan tentang cara beribadah kepada Tuhan.

“Konflik agama tidak akan terjadi apabila kita memahami secara mendalam tentang Pancasila terutama pada Sila pertama. karena akan tercipta rasa saling menghormati dan menghargai kepercayaan sesuai dengan keyakinannya masing-masing,”paparnya.

Dikatakan dia, dalam perumusuan Pancasila yang melibatkan panitia sembilan, itu 8 orang merupakan tokoh Islam dan satu orang kristen.Namun pada faktanya negara ini tidak berazaskan Islam tapi Pancasila, karena bangsa ini terdiri dari suku, agama, bahasa,adat istiadat yang beranekaragam

.”Jika tidak demikian, maka Negara Indonesia akan terpecah belah menjadi beberapa bagian,”ucapnya.

Kapolda mengingatkan, konsep negara Khilafah yang didengungkan kelompok tertentu tidak relevan dipraktikan di tanah air dengan berbagai alasan.Karena hanya akan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).”Waspadai juga paham Radikalisme yang mulai merebak semua kalangan, karena ini hanya akan merugikan bangsa dan negara ini.Jangan sampai kita dibodohi dengan sesuatu yang selalu mengatasnamakan agama,”paparnya.

Hal senada diungkapkan Bupati Majalengka H.Sutrisno.Menurut dia, Pancasila telah ditetapkan sebagai ideologi Bangsa Indonesia karena sila-sila dalam Pancasila telah mencakup keseluruhan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Nilai-nilai esensial yang terkandung dalam Pancasila yakni Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan.”Kenyataannya itu telah dimiliki bangsa Indonesia sejak jaman dulu sebelum mendirikan negara.Nilai-nilai tersebut telah ada dan melekat dalam kehidupan sehari-hari sebagai pandangan hidup,”kata Sutrisno dalam sambutanya.

Usai kegiatan itu Bupati Majalengka dan Kapolda Jabar bertukar cinderamata dan sehari sebelum kegiatan Bupati Majalengka mendapatkan penghargaan dari Kapolda Jabar.

(Adim/dar)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

PSGC vs Persip Pekalongan: Pertahankan Trend Menang

CIAMIS, FOKUSjabar.com: PSGC Ciamis bakal menjalani laga tandang melawan Persip Pekalongan pada pekan ke-12 Liga2 Indonesia dari grup 3 Sabtu, 19 Agustus 2017 pukul...

Selengkapnya
Gedung Intan Medina Garut Belum Bisa Menampung Seluruh PKL

Gedung PKL Intan Medina Garut Bakal Disewakan? Ratusan Pedagang Tak Terima

GARUT, FOKUSJabar.com : Beredar isu bahwa Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) Intan Medina Garut, lantai 2 bakal disewakan ke pihak perusahaan. Hal itu tentu saja membuat...

Selengkapnya

Sebelum Dikerjakan, bjb Pangandaran Cairkan Dana Pekerjaan Kontruksi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Pimpinan Cabang Bank bjb Pangandaran, Dede E Wahyudi mengakui kesalahan atas kecolongan pencairan dana pada pelaksanaan pekerjaan yang...

Selengkapnya

Dua Balon Raksasa Milik LSM BAIS Mengudara di Perbatasan Kabupaten Garut-Cianjur

GARUT, FOKUSJabar.com : Berbagai tradisi unik dilakukan warga untuk menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)....

Selengkapnya

Bank bjb Mengaku Kecolongan Pencairan Dana di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Kisruh pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Campaka-Karangkamiri di Kecamatan Cigugur yang diduga anggaran pelaksanaanya...

Selengkapnya

Dishub Ciamis Rencanakan Angkot Online

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis berencana meluncurkan angkutan kota (angkot) berbasis aplikasi atau online. Angkot dengan trayek...

Selengkapnya

Anggota DPRD Jabar Ini Serius Kembangkan Olahraga di Kab Bogor

BOGOR,FOKUSJabar.com: Anggota DPRD Jawa Barat Didin Supriadin sangat serius mengembangkan potensi olahraga di Kabupaten Bogor. Hal itu tampak pada gelaran turnamen...

Selengkapnya

DPP Peta Garut: Pemda Mesti Segera Keluarkan Kebijakan Antisipasi Kemacetan di Bunderan Suci

GARUT, FOKUSJabar.com : Bagi sebagian masyarakat menganggap bahwa kemacetan lalu lintas adalah hal yang lumrah di sebuah kota besar. Penyebabnya, jumlah kendaraan tidak...

Selengkapnya

Beginilah Petugas TPHD Asal Jabar Membantu Jamaah Haji

MADINA, FOKUSJabar.com: Melalui SK Gubernur Jawa Barat, ada puluhan petugas yang dinamakan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Petugas ini dikelompokan bersama petugas...

Selengkapnya

Kasus KDRT Meningkat, P2TP2A Garut: Ini Faktor Penyebabnya

GARUT, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Advokasi, Pendampingan dan Pemulihan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Garut, Nitta K...

Selengkapnya