Film Kawe 2 Jadi Film Pertama yang Diputar di New Majestic Pascarevitalisasi - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Jumat, 18 Agustus 2017
Search
Foto Ageng

Film Kawe 2 Jadi Film Pertama yang Diputar di New Majestic Pascarevitalisasi

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Untuk kali pertama dalam 15 tahun terakhir, Gedung New Majestic di Jalan Braga Kota Bandung kembali memutar sebuah film, Minggu (30/7/2017) malam. Kali ini, film berjudul “Kawe 2” menjadi film perdana yang diputar di gedung yang dibangun tahun 1924 tersebut.

Direktur Utama PD Jasa dan Kepariwisataan (Jawi) Provinsi Jabar, Ade Dikdik Isnandar menuturkan, ‎gedung yang didesain C.P. Wolff Schoemaker ini terakhir kali memutar sebuah film pada tahun 2002 yang saat itu bernama Asia Afrika Cultural Center (AACC). Sejak saat itu, gedung dengan gaya Eropa dan ornamen Nusantara itu pun tidak lagi memutar film. Bahkan pascatragedi memilukan pada 9 Februari 2008 setelah tercatat 10 orang meninggal saat menonton konser Band Beside, gedung ini pun mati suri dan hampir tak ada kegiatan.

“Jadi film Kawe 2 ini sengaja kami putar disini untuk kembali mempromosikan ‎New Majestic yang sudah direvitalisasi sebagai salah satu ikon di Kota Bandung. Gedung ini pun dulu memang diperuntukkan sebagai bioskop dan pernah berjaya memutar film-film berkualitas dalam negeri, dan film perdana yang diputar disini adalah film ‘Loetoeng Kasaroeng’ pada 31 Desember 1926,” kata Ade usai pemutaran perdana film Kawe 2 di New Majestic, Jalan Braga Kota Bandung, Minggu (30/7/2017) malam.

Ade menambahkan, film Kawe 2 diproduksi sendiri oleh PD Jawi dan diputar perdana di salah satu gedung heritage di Kota Bandung. Pemutaran film Kawe 2 diharapkan bisa membangun kembali sejarah tentang Majestic ini yang diawal pendiriannya memang diperuntukkan sebagai bioskop.

“Kita sadar kalau yang kita lakukan ini masih banyak kekurangan, tapi kami harus memulai kembali. Harapan kami dengan hadirnya film Kawe 2 dan diputar di New Majestic, gedung ini bisa menjadi ‘bidan’ bagi lahirnya para seniman dan budayawan tidak hanya dari parta sineas film, khususnya di Kota Bandung,” terangnya.

‎Setelah direvitalisasi pada tahun 2010, Ade mengatakan, Gedung New Majestic ini tidak hanya bisa digunakan sebagai bioskop untuk memutar film-film nasional. Saat ini, New Majestic pun bisa digunakan untuk berbagai kegiatan lain, mulai dari pertunjukan seni budaya, seminar, hingga fashion show.

“Gedung ini awalnya memang untuk bioskop, tapi setelah kita setting baru, sekarang bisa multifungsi. Pada dasarkan kami ingin jadikan gedung ini sebagai pusat kreatifitas, dan mengembalikan kejayaan gedung ini seperti pertama kali pendiriannya,” tambahnya.

Menurut ‎Ade, ‘pesona’ gedung yang dibangun oleh Technisch Bureau Soenda ini pada dekade 1980-an. Dan pihaknya pun terus melakukan promosi untuk mengembalikan gedung yang berlokasi tepat di belakang Gedung Merdeka ini. Baik melalui promosi di media, website, hingga berbagai jenis media sosial.

Tak hanya itu, pihaknya pun membuka kesempatan bagi semua komunitas untuk bekerjasama, mulai dari sanggar seni budaya, hingga pada sineas film di Kota Bandung dan Jabar.

“Sebagai perusahaan daerah yang domainnya di bidang wisata, kita ingin kembangkan potensi wisata di Jabar termasuk di Kota Bandung, terutama Gedung Majestik ini selain bioskop juga sebagai tepat antraksi seni budaya. Kita sudah siapkan jadwal untuk pertunjukkan seni budaya pada Selasa dan Kamis, untuk pemutaran film pada Senin, Rabu dan Jumat, serta untuk Sabtu dan Minggu tentatif karena banyak jadwal lain,” tegasnya.

Untuk warga yang ingin merasakan nonton film di gedung bioskop bersejarah, bisa datang langsung atau menghubungi nomor telepon 0822 9500 0045‎. Untuk jadwal film yang akan diputar bisa dilihat melalui website www.demajesticbandung.com.

“‎Untuk film yang diputar disini adalah film-film nasional dan prioritas kita adalah film-film yang empromosikan spot-spot wisata di Jabar dan Kota Bandung, khususnya New Majestic. Setelah film Kawe 2 ini, kita akan kembali memutar film kedua hasil karya sineas lokal dan diproduksi kita, yang mengambil spot di kawasan Geopark Ciletuh Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

(Ageng/Yun)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Gedung Intan Medina Garut Belum Bisa Menampung Seluruh PKL

Gedung PKL Intan Medina Garut Bakal Disewakan? Ratusan Pedagang Tak Terima

GARUT, FOKUSJabar.com : Beredar isu bahwa Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) Intan Medina Garut, lantai 2 bakal disewakan ke pihak perusahaan. Hal itu tentu saja membuat...

Selengkapnya

Sebelum Dikerjakan, bjb Pangandaran Cairkan Dana Pekerjaan Kontruksi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Pimpinan Cabang Bank bjb Pangandaran, Dede E Wahyudi mengakui kesalahan atas kecolongan pencairan dana pada pelaksanaan pekerjaan yang...

Selengkapnya

Dua Balon Raksasa Milik LSM BAIS Mengudara di Perbatasan Kabupaten Garut-Cianjur

GARUT, FOKUSJabar.com : Berbagai tradisi unik dilakukan warga untuk menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)....

Selengkapnya

Bank bjb Mengaku Kecolongan Pencairan Dana di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Kisruh pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Campaka-Karangkamiri di Kecamatan Cigugur yang diduga anggaran pelaksanaanya...

Selengkapnya

Dishub Ciamis Rencanakan Angkot Online

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis berencana meluncurkan angkutan kota (angkot) berbasis aplikasi atau online. Angkot dengan trayek...

Selengkapnya

Anggota DPRD Jabar Ini Serius Kembangkan Olahraga di Kab Bogor

BOGOR,FOKUSJabar.com: Anggota DPRD Jawa Barat Didin Supriadin sangat serius mengembangkan potensi olahraga di Kabupaten Bogor. Hal itu tampak pada gelaran turnamen...

Selengkapnya

DPP Peta Garut: Pemda Mesti Segera Keluarkan Kebijakan Antisipasi Kemacetan di Bunderan Suci

GARUT, FOKUSJabar.com : Bagi sebagian masyarakat menganggap bahwa kemacetan lalu lintas adalah hal yang lumrah di sebuah kota besar. Penyebabnya, jumlah kendaraan tidak...

Selengkapnya

Beginilah Petugas TPHD Asal Jabar Membantu Jamaah Haji

MADINA, FOKUSJabar.com: Melalui SK Gubernur Jawa Barat, ada puluhan petugas yang dinamakan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Petugas ini dikelompokan bersama petugas...

Selengkapnya

Kasus KDRT Meningkat, P2TP2A Garut: Ini Faktor Penyebabnya

GARUT, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Advokasi, Pendampingan dan Pemulihan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Garut, Nitta K...

Selengkapnya

Peringati HUT ke-72 RI, LSM BAIS Bentangkan Bendera sepanjang 300 Meter di Rawayan Cilaki

GARUT, FOKUSJabar.com : Banyak cara dilakukan warga dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia. Diantaranya, pengibaran bendera dan menerbangkan...

Selengkapnya