KONI Jabar Diminta Putuskan Nomor Pertandingan di Porda XIII - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Jumat, 21 Juli 2017
Search

KONI Jabar Diminta Putuskan Nomor Pertandingan di Porda XIII

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung mendesak KONI Jabar sebagai panitia pengarah (SC, Steering Committe) Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar XIII/2018 untuk secepatnya menetapkan jumlah nomor pertandingan di setiap cabang olahraga. Selain itu, beberapa ketentuan di cabang olahraga yang dipertandingkan di Porda Jabar XIII/2018 pun belum ada kepastian.

“Hingga saat ini, KONI Jabar sebagai SC masih belum juga memutuskan terkait jumlah nomor dan batasan usia atlet di setiap cabang olahraga yang dipertandingkan di Porda Jabar XIII. Ini secepatnya kita butuhkan karena kepastian nomor pertandingan ini akan berpengaruh pada jumlah atlet yang nanti akan kita kirim ke Porda Jabar XIII dan terkait juga pada penganggaran dana. Tidak hanya kami dari Kota Bandung, daerah lain pun pasti membutuhkan kepastian,” ujar Ketua KONI Kota Bandung, Aan Johana saat ditemui di sekretariat KONI Kota Bandung, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Minggu (16/7/2017).

Aan mengaku, pihaknya sudah mendapatkan isu-isu terkait jumlah nomor pertandingan dari setiap cabang olahraga berdasarkan informasi pihak pengurus provinsi cabang olahraga. Namun pihaknya masih belum bisa memegang hal tersebut karena keputusan terkait jumlah nomor cabang olahraga Porda Jabar XIII sendiri belum ada surat keputusan tetap.

“Kita masih belum bisa menyimpulkan berapa jumlah nomor pertandingan pasti saat Porda Jabar XIII nanti dan masih berupaya kumpulkan data-data. Data yang kami terima masih simpang siur,” tambahnya.

Berdasarkan informasi tersebut, pihaknya pun mendapatkan data terkait rencana pengurangan nomor di beberapa cabang olahraga di Porda Jabar XIII yang notabene merupakan nomor unggulan Kota Bandung. Diantaranya di cabang olahraga panahan, yang menurut penuturan pihak Pengprov Perpani Jabar mereka sudah mengajukan sebanyak 32 nomor seperti saat Porda Jabar XIII tahun 2014 di Kabupaten Bekasi. Namun untuk Porda Jabar XIII di Kabupaten Bogor pada Oktober 2018, pihaknya pun mendapatkan informasi terkait pengurangan sebanyak delapan nomor menjadi 24 nomor pertandingan.

“Dan dari delapan nomor yang dihilangnya itu, enam nomor diantaranya merupakan nomor andalan dimana Kota Bandung meraih medali emas saat Porda Jabar XII lalu dari total 13 medali emas dari cabang olahraga panahan,” tuturnya.

Lalu dari sisi pembatasan usia atlet, Aan mengaku mendapatkan informasi terkait pembatasan usia yang dinilainya kurang logis diterapkan di beberapa cabang olahraga. Seperti di cabang olahraga pencak silat yang pada Porda Jabar XIII dibatasi maksimal di usia 21. Padahal berdasarkan ketentuan dari pengurus pusat IPSI sendiri, usia maksimal atlet yang bisa berlaga di PON itu masih di usia 35 tahun.

“Untuk cabang olahraga pencak silat, atlet-atlet unggulan kita itu berada di usia diatas 21 tahun seperti di usia 25 tahun, 27 tahun atau 28 tahun. Ini kan aneh. Ini seperti hal yang direkayasa dan tidak sportif. Kalau terus seperti ini kenapa juga Porda diadakan. Bukankah Porda Jabar ini akan menjadi miniatur untuk PON,” tegasnya.

(ageng/dar)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Ribuan Umat Islam Lakukan Aksi Penolakan Perppu Ormas

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Ribuan umat islam yang menbatasnakan Aliansi Aktifis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (Almumtaz) Tasikmalaya berkumpul di Bundaran Tugu...

Selengkapnya

Rani Permata Batal Nyalon Bupati di Garut Karena Satu Hal

GARUT, FOKUSJabar.com : Istri Diky Chandra, Ny. Rani Permata yang sejak awal digadang-gadang bakal mencalonkan diri di Pemilihan Bupati (Pilbup) Garut. Bahkan, dirinya...

Selengkapnya

PKB Ciamis Cari Pendamping Arief Ismail di Pilkada 2018

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ciamis 2018, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ciamis akan segera membuka pendaftaran...

Selengkapnya

Wagub Jabar Ajak Stakeholder Perkuat Program Upsus Siwab

GARUT, FOKUSJabar.com : Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar (Demiz) menyebut, tahun 2016 ketersediaan sapi siap potong tercatat sebanyak 214 ribu ekor atau setara...

Selengkapnya
Kantor HTI Jabar di Kota Bandung (foto: LIN)

Dibubarkan, HTI Jabar Tetap Mengaji dan Dakwah

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Jawa Barat mengaku akan tetap melakukan kegiatan organisasinya meski pemerintah telah resmi membubarkan...

Selengkapnya

DPD Golkar Jabar Terima Risalah Hasil Pleno DPP

BANDUNG, FOKUSJabar.com : DPD Partai Golkar Jawa Barat telah menerima risalah rapat hasil Rapat Pleno DPP Partai Golkar pascapenetapan Ketua Umum Partai Golkar, Setya...

Selengkapnya

PWI dan BNNK Ciamis Siap Bekerjasama Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika

CIAMIS, FOKUSjabar.com : Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Ciamis siap bekerjasama untuk mengantisipasi...

Selengkapnya

Tolak Ojek Online, Ratusan Sopir Angkutan Umum di Garut Demo

GARUT, FOKUSJabar.com : Tolak kehadiran Ojek Online yang rencananya akan beroperasi tahun ini, ratusan armada angkutan kota (angkot) dari berbagai jurusan di Kabupaten...

Selengkapnya

Di Garut, Pencairan Dana PKH Diwarnai Praktik Jual Paksa?

GARUT, FOKUSJabar.com : Dana Program Keluarga Harapan (PKH) cair, namun beberapa desa di Kecamatan Cibatu prosesnya diwarnai pemotongan oleh oknum pendamping. Pencairan...

Selengkapnya

Romi Minta Dzan Farid Angkat Kaki dari Kantor DPP PPP

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com : Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Romahurmuziy meminta PPP kubu Djan Farid untuk angkat kaki dari kantor DPP PPP di...

Selengkapnya