Besok, Tepat Jam 15.30 WIB, Aktivitas Pangandaran akan Berhenti Selama 3 Menit - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Minggu, 20 Agustus 2017
Search

Besok, Tepat Jam 15.30 WIB, Aktivitas Pangandaran akan Berhenti Selama 3 Menit

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Besok, Senin (17/07/2017) tepat pada pukul 15.30 WIB warga Pangandaran akan menghentikan segala sesuatu urusan dan aktivitasnya selama tiga menit.  Hal ini dilakukan untuk mengenang dan mendoakan korban bencana dasyat tsunami Pangandaran 11 tahun lalu.

Dikutip dari akun resmi Facebook Pusdalops Kabupaten Pangandaran, telah mengumumkan secara resmi imbauan tersebut yang ditujukan pada seluruh warga Kabupaten Pangandaran.

“Selama 3 menit tepat pukul 15.30 WIB, kami imbau warga seluruh Kabupaten Pangandaran untuk sejenak menghentikan segala aktivitasnya dan mengheningkan cipta, berdoa bersama untuk para korban bencana alam tsunami yang terjadi 11 tahun silam,” tulis pesan pribadi dari akun Facebook Pusdalops Kabupaten Pangandaran yang diterima redaksi FOKUSJabar.com,  Sabtu (15/07/2017).

Doa bersama akan dipusatkan di Tourism Information Center (TIC) yang berada di bundaran pintu masuk objek wisata Pangandaran dan dikabarkan akan dihadiri oleh sejumlah Organisasi Massa (Ormas) juga Organisasi Kepemudaan (OKP) seluruh Kabupaten Pangandaran.

17 Juli 2006 lalu, bumi Pangandaran dilanda kesedihan mendalam. Tak sedikit korban jiwa akibat gelombang tsunami setinggi 5 meter.

11 tahun tsunami Pangandaran. Sampai saat ini masih menyisakan duka dalam bagi masyarakat yang tinggal di Laut Selatan Jawa Barat ini. Tsunami Pangandaran menurut catatan dari berbagai sumber sudah merenggut 668 korban jiwa, 65 hilang (diasumsikan meninggal dunia) dan 9.299 lainnya luka-luka (WHO, 2007).

Bahkan, banyak pakar Sains yang mengatakan, tsunami Pangandaran merupakan tsunami dasyat tanpa gempa.

Berdasarkan data menerangkan, pada pukul 15.19 WIB sore itu, gempa berkekuatan 5 Skala Richter (SR) yang bersumber di Laut Selatan Pangandaran tidak disinyalir akan terjadi gempa. Bahkan, hasil penelitian Muhari dkk (2007) menyebutkan, rata-rata 40 persen masyarakat di Cilacap, Sukaresik, Wonoharjo, dan Pangandaran tidak merasakan adanya gempa sebelum tsunami datang. Sebanyak 40 persen lainnya merasakan gempa yang sangat lemah dan kurang dar 20 persen lainnya yang merasakan gempa cukup kuat.

Artinya, gempa bermagnitude 5 SR masuk dalam gempa Moderate dan tidak menimbulkan tsunami. Akan tetapi, tsunami Pangandaran mencapai tinggi 5 meter. Itulah alasan bencana alam Pangandaran tsunami dasyat tampa gempa.

(Boip/Yun)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Bendera Terbalik, DPR Nilai Ada Unsur Kesengajaan

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Insiden kurang terpuji terjadi saat pembukaan Sea Games 2017 yang tahun ini diselenggarakan Malaysia. Dalam buku panduan Sea Games 2017 bendera...

Selengkapnya

Bocah Inspiratif, Nafkahi Adiknya Dari Hasil Menjual Barang Rongsok

CIREBON, FOKUSJabar.com: Namanya Miki (16), bocah yatim piatu dari Kampung Pilang Tonggo, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon ini sepertinya tidak mengenal kata...

Selengkapnya

Empat Tahun DI Citameng 2 Tak Tersentuh Normalisasi, Petani Sukawening Garut Menjerit

GARUT, FOKUSJabar.com : Sudah hampir empat tahun lamanya, petani di Kecamatan Sukawening mengharapkan bantuan normalisasi/pengerukan Daerah Irigasi (DI) Citameng 2 dari...

Selengkapnya

DPD PKS Garut: Jika Hidup Harmonis Kenapa Mesti “ Bercerai “

GARUT, FOKUSJabar.com : Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 mendatang, seluruh Partai Politik (Parpol) di 16 Kabupaten/Kota di Jawa Barat saat ini...

Selengkapnya

Miris, Dekat Kantor Pemkab Bandung Barat Masih Ada Rutilahu Tanpa MCK

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.com: Berdekatan dengan komplek perkantoran pemerintah tidak menjamin lingkungan sekitarnya  terperhatikan. Hal itu terlihat dari masih adanya...

Selengkapnya

PSGC vs Persip Pekalongan: Pertahankan Trend Menang

CIAMIS, FOKUSjabar.com: PSGC Ciamis bakal menjalani laga tandang melawan Persip Pekalongan pada pekan ke-12 Liga2 Indonesia dari grup 3 Sabtu, 19 Agustus 2017 pukul...

Selengkapnya
Gedung Intan Medina Garut Belum Bisa Menampung Seluruh PKL

Gedung PKL Intan Medina Garut Bakal Disewakan? Ratusan Pedagang Tak Terima

GARUT, FOKUSJabar.com : Beredar isu bahwa Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) Intan Medina Garut, lantai 2 bakal disewakan ke pihak perusahaan. Hal itu tentu saja membuat...

Selengkapnya

Sebelum Dikerjakan, bjb Pangandaran Cairkan Dana Pekerjaan Kontruksi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Pimpinan Cabang Bank bjb Pangandaran, Dede E Wahyudi mengakui kesalahan atas kecolongan pencairan dana pada pelaksanaan pekerjaan yang...

Selengkapnya

Dua Balon Raksasa Milik LSM BAIS Mengudara di Perbatasan Kabupaten Garut-Cianjur

GARUT, FOKUSJabar.com : Berbagai tradisi unik dilakukan warga untuk menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)....

Selengkapnya

Bank bjb Mengaku Kecolongan Pencairan Dana di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Kisruh pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Campaka-Karangkamiri di Kecamatan Cigugur yang diduga anggaran pelaksanaanya...

Selengkapnya