Kepala BP3 Provinsi Jawa Barat Wilayah 6: Sekolah Dilarang Pungut Biaya - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Jumat, 21 Juli 2017
Search
Kepala BP3 Provinsi Jabar wilayah 6 (FOKUSJabar/Andian)

Kepala BP3 Provinsi Jawa Barat Wilayah 6: Sekolah Dilarang Pungut Biaya

GARUT, FOKUSJabar.com : Memasuki tahun ajaran baru, semua sekolah mulai dari Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) melakukan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Namun hal tersebut tidak boleh dibarengi dengan pungutan biaya terhadap calon siswa.

Demikian diungkapkan Kepala Balai Pelayanan Pengawasan Pendidikan (BP3) Provinsi Jawa Barat Wilayah 6, Ai Nurhasan. Menurutnya dalam PPDB sekolah tidak diperbolehkan untuk memungut biaya.

” Untuk SMA/SMK tidak boleh ada pungutan,” kata Nurhasan kepada FOKUSJabar.com, Selasa (11/7/2017) malam melalui pesawat telpon.

Ditambahkannya, sekolah dalam PPDB tidak dibolehkan adanya pungutan, namun seandainya ada partisipasi orang tua siswa itu sah-sah saja.

” Kalau sumbangan sifatnya tidak mengikat itu sah-sah saja. Sedangkan pungutan bersifat top down, perintah, dan memaksa tidak diperbolehkan,” imbuhnya.

Diterangkannya, sumbangan atau partisipasi harus diawali dengan usulan kebutuhan sekolah yang dibahas Komite dan disepakati serta layak diajukan ke orang tua siswa.

” Melalui proses rapat dengan orangtua atau donatur selanjutnya komite membahas kemampuan sumbangan ke sekolah yang bersangkutan,” sebut Nurhasan.

Sehingga sumbangan tersebut merupakan kesepakatan bersama dan tidak ada paksaan. Terutama bagi siswa miskin yang kuota 20 persen dilarang ada beban pembiayaan.

Sebenarnya secara kasat mata, pungutan dan sumbangan hampir sama hanya beda di proses perencanaan serta  penyerahannya.

” Apabila ditemukan bukti penyimpangan sekolah, kita akan laporkan ke Inspektorat Provinsi untuk ditindak lanjuti.

Saat disinggung mengenai kuota siswa per kelas, jawab Nurhasan tidak ada batasan. Tapi imbauan dari Kemendikbud maksimal 36 siswa per kelas, minimal 20 untuk SMA dan 15 siswa untuk SMK.

” Jadi maksimal siswa satu kelas sebanyak 36 dan minimal 20 untuk SMA dan 15 untuk SMK,” pungkas Hasan.

(Andian/Bam’s)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Ribuan Umat Islam Lakukan Aksi Penolakan Perppu Ormas

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Ribuan umat islam yang menbatasnakan Aliansi Aktifis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (Almumtaz) Tasikmalaya berkumpul di Bundaran Tugu...

Selengkapnya

Rani Permata Batal Nyalon Bupati di Garut Karena Satu Hal

GARUT, FOKUSJabar.com : Istri Diky Chandra, Ny. Rani Permata yang sejak awal digadang-gadang bakal mencalonkan diri di Pemilihan Bupati (Pilbup) Garut. Bahkan, dirinya...

Selengkapnya

PKB Ciamis Cari Pendamping Arief Ismail di Pilkada 2018

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ciamis 2018, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ciamis akan segera membuka pendaftaran...

Selengkapnya

Wagub Jabar Ajak Stakeholder Perkuat Program Upsus Siwab

GARUT, FOKUSJabar.com : Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar (Demiz) menyebut, tahun 2016 ketersediaan sapi siap potong tercatat sebanyak 214 ribu ekor atau setara...

Selengkapnya
Kantor HTI Jabar di Kota Bandung (foto: LIN)

Dibubarkan, HTI Jabar Tetap Mengaji dan Dakwah

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Jawa Barat mengaku akan tetap melakukan kegiatan organisasinya meski pemerintah telah resmi membubarkan...

Selengkapnya

DPD Golkar Jabar Terima Risalah Hasil Pleno DPP

BANDUNG, FOKUSJabar.com : DPD Partai Golkar Jawa Barat telah menerima risalah rapat hasil Rapat Pleno DPP Partai Golkar pascapenetapan Ketua Umum Partai Golkar, Setya...

Selengkapnya

PWI dan BNNK Ciamis Siap Bekerjasama Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika

CIAMIS, FOKUSjabar.com : Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Ciamis siap bekerjasama untuk mengantisipasi...

Selengkapnya

Tolak Ojek Online, Ratusan Sopir Angkutan Umum di Garut Demo

GARUT, FOKUSJabar.com : Tolak kehadiran Ojek Online yang rencananya akan beroperasi tahun ini, ratusan armada angkutan kota (angkot) dari berbagai jurusan di Kabupaten...

Selengkapnya

Di Garut, Pencairan Dana PKH Diwarnai Praktik Jual Paksa?

GARUT, FOKUSJabar.com : Dana Program Keluarga Harapan (PKH) cair, namun beberapa desa di Kecamatan Cibatu prosesnya diwarnai pemotongan oleh oknum pendamping. Pencairan...

Selengkapnya

Romi Minta Dzan Farid Angkat Kaki dari Kantor DPP PPP

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com : Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Romahurmuziy meminta PPP kubu Djan Farid untuk angkat kaki dari kantor DPP PPP di...

Selengkapnya