Kuota Haji Jabar Bertambah, Pelayanan Jemaah Harus Ditingkatkan - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Jumat, 21 Juli 2017
Search

Kuota Haji Jabar Bertambah, Pelayanan Jemaah Harus Ditingkatkan

BEKASI, FOKUSJabar.com : Tahun ini pemerintah telah menetapkan kuota jemaah Calon Haji (Calhaj) untuk Provinsi Jawa Barat sebanyak 38.626 orang, atau bertambah hampir 10 ribu orang dari tahun lalu sebanyak 28.888 orang. Secara nasional, kuota jemaah Calhaj  asal Indonesia tahun ini bertambah sekitar 52 ribu orang, sehingga seluruhnya menjadi sekitar 221 ribu orang.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar pada pembukaan Kegiatan Pembinaan Ketua Rombongan (Karom) Jamaah Haji Jabar Tahun 1438H/ 2017 M Angkatan II, di Asrama Haji Jalan Kemakmuran No. 72 Bekasi, Selasa (20/06/2017).

Hal ini tentunya membawa konsekuensi terhadap sejumlah teknis penyelenggaraan Ibadah Haji tahun ini, satu diantaranya yaitu adanya penambahan jumlah kloter. Tahun lalu jumlah kloter secara nasional sebanyak 384, sedangkan tahun ini akan menjadi 500 kloter lebih.

“Selain itu, dari informasi yang kita peroleh, jumlah maktab jemaah Calhaj Indonesia juga mengalami penambahan dari tahun lalu yang hanya sekitar 50an Maktab, tahun ini menjadi sekitar 70 Maktab,” kata Deddy dalam rilisnya.

“Oleh karenanya, kita harus menjalin sinergi yang lebih kuat lagi untuk pelayanan yang lebih baik kepada para jemaah Calhaj Jawa Barat. Jika tahun lalu hasil survey BPS menunjukkan tingkat kepuasan jemaah terhadap pelayanan haji kita berada di angka yang cukup baik yaitu 83%, maka tahun ini diharapkan persentasenya dapat lebih meningkat,” sambung Deddy Mizwar.

Deddy juga mengatakan, penyelenggaraan Ibadah Haji memang menjadi kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun, namun karena jemaah Calhaj yang harus dilayani berbeda setiap tahunnya, ditambah lagi dengan adanya beberapa kebijakan baru yang ditetapkan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi,  maka dibutuhkan sejumlah langkah strategis untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan bagi para jemaah, terutama melalui penguatan kinerja petugas haji baik di tingkat pusat dan Arab Saudi maupun petugas haji di daerah.

Menurut Deddy, Pemprop Jabar sebagai daerah dengan jumlah jemaah Calhaj terbanyak di Indonesia, memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Kementerian Agama, terkait persiapan yang dilakukan di Arab Saudi untuk penyelenggaraan haji  tahun ini sudah mencapai hampir 100%.

Selain itu, Deddy pun menyampaikan terima kasih atas upaya terus-menerus yang dilakukan oleh Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah Calhaj Indonesia, mulai dari pemondokan atau hotel yang jaraknya semakin dekat, katering, fasilitas kesehatan, sarana transportasi yang tersedia 1×24 jam secara terjadwal baik di Mekah maupun Madinah, hingga perbaikan tenda dan sarana/prasarana lainnya di Arafah untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan dan kekhusyukan para jemaah, sekaligus juga untuk menjaga harkat, martabat serta nama baik bangsa Indonesia.

“Pada saat yang sama, kita pun tentu mengharapkan agar persiapan di dalam negeri, terutama menyangkut paspor dan visa dapat diselesaikan seluruhnya tepat waktu, dan juga tepat prosedur, baik kuota reguler maupun khusus, sehingga tidak ada jemaah Calhaj yang mengalami keterlambatan atau pun adanya penyusup atau jemaah haji ilegal yang menggunakan visa selain visa haji,” kata Deddy.

Jika tidak ada aral melintang, kloter pertama Indonesia akan diberangkatkan tanggal 28 Juli dan akan berlangsung kurang lebih selama satu bulan, sehingga kloter terakhir diperkirakan akan berangkat pada tanggal 28 Agustus.

Untuk itu, Deddy berpesan kepada para karom untuk lebih mempersiapkan diri masing-masing, baik dari segi kecakapan, tanggungjawab, responsiblitas, kerjasama dan juga persiapan fisik, sehingga nantinya dapat menjalankan tugas dengan baik dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada para jemaah, mulai dari keberangkatan, pada saat pelaksanaan, hingga kepulangan ke Tanah Air.

“Tugas berat ini tentunya perlu disikapi dengan penuh rasa syukur, ikhlas dan juga kesungguhan, karena para karom tidak saja menjalankan tugas negara, tetapi juga mengemban misi yang sangat mulia yaitu untuk melayani para Tamu Allah yang menunaikan Rukun Islam Kelima,” kata Deddy.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, A. Buchori mengatakan, kegiatan pembinaan ini diadakan sebagai upaya agar dipahaminya tugas pokok dan fungsi ketua rombongan (karom) dalam membantu ketua kloter, pada pelaksanaan Haji tahun 1438 H/ 2017.

“Adapun peserta sebanyak 558 orang dari 17 kabupaten/ kota se-Jawa Barat, kegiatan dilaksanakan tiga  hari, mulai 20-22 Juni 2017, di Asrama Haji Bekasi,” papar Buchori.

Para peserta Kegiatan Pembinaan Karom Jemaah Haji Provinsi Jawa Barat Tahun 1438 H/ 2017 M tersebut diantaranya berasal dari Kabupaten Majalengka, Pangandaran, Sumedang, Kota Cirebon, Bekasi, Cimahi, Kabupaten Kuningan, Kab. Bandung, Tasikmalaya, Bandung Barat, Garut, Kota Banjar, Kota Bandung, Kabupaten Ciamis, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Cirebon.

(Vina/Yun)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Ribuan Umat Islam Lakukan Aksi Penolakan Perppu Ormas

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Ribuan umat islam yang menbatasnakan Aliansi Aktifis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (Almumtaz) Tasikmalaya berkumpul di Bundaran Tugu...

Selengkapnya

Rani Permata Batal Nyalon Bupati di Garut Karena Satu Hal

GARUT, FOKUSJabar.com : Istri Diky Chandra, Ny. Rani Permata yang sejak awal digadang-gadang bakal mencalonkan diri di Pemilihan Bupati (Pilbup) Garut. Bahkan, dirinya...

Selengkapnya

PKB Ciamis Cari Pendamping Arief Ismail di Pilkada 2018

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ciamis 2018, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ciamis akan segera membuka pendaftaran...

Selengkapnya

Wagub Jabar Ajak Stakeholder Perkuat Program Upsus Siwab

GARUT, FOKUSJabar.com : Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar (Demiz) menyebut, tahun 2016 ketersediaan sapi siap potong tercatat sebanyak 214 ribu ekor atau setara...

Selengkapnya
Kantor HTI Jabar di Kota Bandung (foto: LIN)

Dibubarkan, HTI Jabar Tetap Mengaji dan Dakwah

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Jawa Barat mengaku akan tetap melakukan kegiatan organisasinya meski pemerintah telah resmi membubarkan...

Selengkapnya

DPD Golkar Jabar Terima Risalah Hasil Pleno DPP

BANDUNG, FOKUSJabar.com : DPD Partai Golkar Jawa Barat telah menerima risalah rapat hasil Rapat Pleno DPP Partai Golkar pascapenetapan Ketua Umum Partai Golkar, Setya...

Selengkapnya

PWI dan BNNK Ciamis Siap Bekerjasama Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika

CIAMIS, FOKUSjabar.com : Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Ciamis siap bekerjasama untuk mengantisipasi...

Selengkapnya

Tolak Ojek Online, Ratusan Sopir Angkutan Umum di Garut Demo

GARUT, FOKUSJabar.com : Tolak kehadiran Ojek Online yang rencananya akan beroperasi tahun ini, ratusan armada angkutan kota (angkot) dari berbagai jurusan di Kabupaten...

Selengkapnya

Di Garut, Pencairan Dana PKH Diwarnai Praktik Jual Paksa?

GARUT, FOKUSJabar.com : Dana Program Keluarga Harapan (PKH) cair, namun beberapa desa di Kecamatan Cibatu prosesnya diwarnai pemotongan oleh oknum pendamping. Pencairan...

Selengkapnya

Romi Minta Dzan Farid Angkat Kaki dari Kantor DPP PPP

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com : Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Romahurmuziy meminta PPP kubu Djan Farid untuk angkat kaki dari kantor DPP PPP di...

Selengkapnya