Jabar Kahiji di Tanah Papua Bukan Hal yang Tidak Mungkin - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Jumat, 21 Juli 2017
Search
Jabar Kahiji di Tanah Papua Bukan Hal yang Tidak Mungkin. (FOKUSJabar/Ageng)

Jabar Kahiji di Tanah Papua Bukan Hal yang Tidak Mungkin

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pencapaian spektakuler Jawa Barat di tahun 2016 dengan meraih gelar juara umum Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX, dinilai praktisi olahraga Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Amung Ma’mun, harus mampu dipertahankan pada saat PON XX tahun 2020 di Papua. Setidaknya ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mempertahankan prestasi Jabar Kahiji di Tanah Papua.

“Jadi apa pun kendala yang dihadapi, semua jajaran keolahragaan Jabar ini harus bisa menjaga reputasi Jabar di 2016 yang sulit diperoleh dengan mempertahankannya seoptimal mungkin di tahun 2020 nanti di Papua,” kata Amung saat ditemui di Gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Selasa (20/6/2017).

Amung menegaskan, apa yang sudah dilakukan Jabar saat mempersiapkan untuk PON XIX/2016, dipastikan dipelajari oleh Papua dan provinsi pesaing lain. Untuk itu, dirinya menyarankan agar kolaborasi antara Pemprov Jabar dengan Papua pun harus berjalan lebih baik.

“Ini harus berjalan di semua lini, bukan hanya aspek olahraga saja. Jabar harus memberikan gambaran konkrit bagaimana bisa sukses di PON XIX dan tentu saja kita dorong PON di Papua bisa sukses juga. Tidak hanya dari sisi penyelenggaraan tapi juga dari sukses prestasi. Kolaborasi itu jadi kata kuncinya,” terangnya.

Selain itu, lanjut Amung, salah satu kunci untuk bisa mempertahankan prestasi Jabar Kahiji, yakni berjalannya simpul-simpul pembinaan di Jabar. Ajang Porda sebagai titik kulminasi pembinaan di daerah harus dipelihara dengan baik.

“Dan tentu saja pimpinan Koni serta jajaran olahraga perlu didukung oleh kesetiaan dari para atlet dan insan olahraga. Membawa nama Jabar itu bukan sesuatu hal yang begitu saja, lahir sebagai insan olahraga Jabar itu harus tertanam dalam jiwa sehingga lebih berharga membela nama baik Jabar dibandingkan dengan yang lain-lain,” tegasnya.

Jika jiwa kesetiaan dan korsa tersebut sudah tertanam, hal yang perlu dilakukan yakni dengan memeliharanya dalam sebuah sistem pembinaan yang baik. Tak hanya itu, kolaborasi yang sudah dilakukan dengan pihak Gyeong San Buk Do, Korea Selatan menjadi sebuah aset yang harus dipertahankan dan berkelanjutan.

“Hal lain yang juga harus bisa diperhatikan, yakni pemetaan persaingan dan kekuatan setiap provinsi di setiap cabang olahraga dan nomor pertandingan,” katanya.

Dengan melakukan pemetaan kekuatan dari sejak dini di setiap tahun, persaingan setiap daerah pun sudah bisa diprediksi. Dengan pemetaan sejak awal, korelasinya diatas 75 persen untuk mengetahui peta kekuatan setiap daerah.

“Kita tidak boleh tinggal diam dengan kondisi sekarang, terus diupdate terkait informasi aktual dari setiap nomor, cabor dan saingan setiap daerah. Dan itu harus menjadi pengetahuan setiap pelatih cabang olahraga sehingga saat mereka memahami maka bisa menyiapkan proses pelatihan yang baik. Kalau itu semua dilakukan, bukan sebuah impian saja kalau Jabar Kahiji bisa dipertahankan di Papua,” pungkasnya.

(Ageng/Yun)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Ribuan Umat Islam Lakukan Aksi Penolakan Perppu Ormas

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Ribuan umat islam yang menbatasnakan Aliansi Aktifis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (Almumtaz) Tasikmalaya berkumpul di Bundaran Tugu...

Selengkapnya

Rani Permata Batal Nyalon Bupati di Garut Karena Satu Hal

GARUT, FOKUSJabar.com : Istri Diky Chandra, Ny. Rani Permata yang sejak awal digadang-gadang bakal mencalonkan diri di Pemilihan Bupati (Pilbup) Garut. Bahkan, dirinya...

Selengkapnya

PKB Ciamis Cari Pendamping Arief Ismail di Pilkada 2018

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ciamis 2018, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ciamis akan segera membuka pendaftaran...

Selengkapnya

Wagub Jabar Ajak Stakeholder Perkuat Program Upsus Siwab

GARUT, FOKUSJabar.com : Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar (Demiz) menyebut, tahun 2016 ketersediaan sapi siap potong tercatat sebanyak 214 ribu ekor atau setara...

Selengkapnya
Kantor HTI Jabar di Kota Bandung (foto: LIN)

Dibubarkan, HTI Jabar Tetap Mengaji dan Dakwah

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Jawa Barat mengaku akan tetap melakukan kegiatan organisasinya meski pemerintah telah resmi membubarkan...

Selengkapnya

DPD Golkar Jabar Terima Risalah Hasil Pleno DPP

BANDUNG, FOKUSJabar.com : DPD Partai Golkar Jawa Barat telah menerima risalah rapat hasil Rapat Pleno DPP Partai Golkar pascapenetapan Ketua Umum Partai Golkar, Setya...

Selengkapnya

PWI dan BNNK Ciamis Siap Bekerjasama Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika

CIAMIS, FOKUSjabar.com : Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Ciamis siap bekerjasama untuk mengantisipasi...

Selengkapnya

Tolak Ojek Online, Ratusan Sopir Angkutan Umum di Garut Demo

GARUT, FOKUSJabar.com : Tolak kehadiran Ojek Online yang rencananya akan beroperasi tahun ini, ratusan armada angkutan kota (angkot) dari berbagai jurusan di Kabupaten...

Selengkapnya

Di Garut, Pencairan Dana PKH Diwarnai Praktik Jual Paksa?

GARUT, FOKUSJabar.com : Dana Program Keluarga Harapan (PKH) cair, namun beberapa desa di Kecamatan Cibatu prosesnya diwarnai pemotongan oleh oknum pendamping. Pencairan...

Selengkapnya

Romi Minta Dzan Farid Angkat Kaki dari Kantor DPP PPP

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com : Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Romahurmuziy meminta PPP kubu Djan Farid untuk angkat kaki dari kantor DPP PPP di...

Selengkapnya