Ribuan Orang Tujuan Semarang, Yogyakarta dan Solo Ikut Mudik Gratis Pemprov Jabar - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Sabtu, 19 Agustus 2017
Search
Gubernur Jabar lepas ribuan pemudik tujuan Jawa Tengah

Ribuan Orang Tujuan Semarang, Yogyakarta dan Solo Ikut Mudik Gratis Pemprov Jabar

BANDUNG, FOKUSJabar.com :  Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) melepas bus mudik gratis di halaman depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, No22, Kota Bandung, Sabtu (17/6/2017) kemarin.

Gubernur Jawa Barat foto bersama para pemudik

Aher melalui Dinas Perhubungan, Pemprov Jawa Barat memberangkatkan sebanyak 2.612 orang peserta mudik gratis dengan tujuan Semarang, Yogyakarta dan Solo. Mereka diangkut 60 bus dari tiga lokasi pemberangkatan. Yakni, Kota Bandung, Bekasi dan Kota Sukabumi.

Aher melepas secara langsung mudik gratis di Kota Bandung dengan peserta 918 orang yang diangkut 22 bus. Di Kota Bekasi ada 1.219 orang peserta (28 bus) dan di Kota Sukabumi sebanyak 475 orang peserta (10 bus).

Aher berharap, melalui mudik gratis yang digelar untuk kelima kalinya ini bisa mengurangi kemacetan dan kecelakaan, khususnya kendaraan roda dua. Selain itu, Dishub Jabar juga menyediakan fasilitas truk untuk mengangkut kendaraan roda dua atau sepeda motor sehingga bisa mengurangi penggunaan bahan bakar minyak.

Gubernur Jawa Barat

“ Ini tentu salah satu upaya membantu masyarakat pulang dengan nyaman, termasuk juga menjadi satu upaya mengurangi mudik pakai motor,” kata Aher.

Aher mengaku, peminat program mudik ini meningkat setiap tahunnya. Untuk itu, dia ingin tahun depan bisa ditingkatkan menjadi 100 hingga 150 bus.

“ Saya mengimbau juga perusahaan-perusahaan di kawasan industri Bekasi, Karawang dan kawasan industri lainnya bisa membantu para karyawannya mudik bareng. Difasilitasi perusahaan sebagai bagian dari perhatian perusahaan,” tambah Aher.

Aher menekankan kepada para pengemudi agar berhati-hati dan tidak lalai saat di perjalanan. Ini penting karena pengemudi membawa tanggung jawab yaitu keselamatan para pemudik hingga sampai ke tempat tujuan.

“ Kepada para pengemudi di jalan hati-hati karena membawa keselamatan puluhan orang di dalam bus. Jangan sampai pengemudinya ugal-ugalan, lalai, atau ngantuk. Kalau jalan lengang jangan ngebut, biasa-biasa saja,” ujar Aher.

Kepala Dinas Perhugungan Jawa Barat, Dedi Taufik mengatakan meskipun tujuan utama Solo, Semarang dan Yogyakarta, tidak menutup kemungkinan pemudik bisa turun apabila tempat tujuan dilintasi rute yang dilalui. Hal ini pun diapresiasi para pemudik.

“ Tapi menutup kemungkinan yang rutenya terlintasi, tadi saya tanya ada yang menuju ke Cirebon. Yang tujuan Semarang kan berhenti di Cirebon dia (pemudik) ikut juga. Tadinya dia mau menggunakan roda dua tapi karena ada mudik gratis ini dari Pemprov Jabar dan diapresiasi oleh masyarakat,” papar Dedi.

Sementara itu, seorang pemudik Mada (35) asal Kendal, Jawa Tengah sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Pemprov Jawa Barat atas inisiasi program mudik gratis. Pria yang berprofesi sebagai pengajar di Kota Bandung ini menuturkan ingin memanfaatkan dengan baik program ini sekaligus menghemat biaya Lebaran.

“Alhamdulillah kita sangat bersyukur sekali, dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ada program seperti ini. Berterimakasih sekali, semoga pelaksanaannya lancar. Semoga tahun depan tambah ramai dan tambah banyak yang ikut (mudik gratis),” tutur Mada.

Mada juga berharap program mudik gratis bisa dilakukan oleh lembaga atau pemerintah daerah lain. Menurutnya, mudik gratis bisa efektif mengurangi kemacetan dan kecelakaan apabila partisipasi masyarakat besar.

“ Saya kira cukup meyakinkan kalau memang reaksi atau partisipasi dari masyarakat bagus ya. Cuman kayaknya untuk saat ini kurang, karena pemudik yang membawa motor baru tiga truk motor yang dibawa. Kalau tahun depan lebih banyak mungkin bisa mengurangi kemacetan dan lebih berhasil lagi (mengurangi kemacetan dan kecelakaan),” pungkas Mada.

(Bam’s)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Miris, Dekat Kantor Pemkab Bandung Barat Masih Ada Rutilahu Tanpa MCK

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.com: Berdekatan dengan komplek perkantoran pemerintah tidak menjamin lingkungan sekitarnya  terperhatikan. Hal itu terlihat dari masih adanya...

Selengkapnya

PSGC vs Persip Pekalongan: Pertahankan Trend Menang

CIAMIS, FOKUSjabar.com: PSGC Ciamis bakal menjalani laga tandang melawan Persip Pekalongan pada pekan ke-12 Liga2 Indonesia dari grup 3 Sabtu, 19 Agustus 2017 pukul...

Selengkapnya
Gedung Intan Medina Garut Belum Bisa Menampung Seluruh PKL

Gedung PKL Intan Medina Garut Bakal Disewakan? Ratusan Pedagang Tak Terima

GARUT, FOKUSJabar.com : Beredar isu bahwa Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) Intan Medina Garut, lantai 2 bakal disewakan ke pihak perusahaan. Hal itu tentu saja membuat...

Selengkapnya

Sebelum Dikerjakan, bjb Pangandaran Cairkan Dana Pekerjaan Kontruksi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Pimpinan Cabang Bank bjb Pangandaran, Dede E Wahyudi mengakui kesalahan atas kecolongan pencairan dana pada pelaksanaan pekerjaan yang...

Selengkapnya

Dua Balon Raksasa Milik LSM BAIS Mengudara di Perbatasan Kabupaten Garut-Cianjur

GARUT, FOKUSJabar.com : Berbagai tradisi unik dilakukan warga untuk menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)....

Selengkapnya

Bank bjb Mengaku Kecolongan Pencairan Dana di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Kisruh pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Campaka-Karangkamiri di Kecamatan Cigugur yang diduga anggaran pelaksanaanya...

Selengkapnya

Dishub Ciamis Rencanakan Angkot Online

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis berencana meluncurkan angkutan kota (angkot) berbasis aplikasi atau online. Angkot dengan trayek...

Selengkapnya

Anggota DPRD Jabar Ini Serius Kembangkan Olahraga di Kab Bogor

BOGOR,FOKUSJabar.com: Anggota DPRD Jawa Barat Didin Supriadin sangat serius mengembangkan potensi olahraga di Kabupaten Bogor. Hal itu tampak pada gelaran turnamen...

Selengkapnya

DPP Peta Garut: Pemda Mesti Segera Keluarkan Kebijakan Antisipasi Kemacetan di Bunderan Suci

GARUT, FOKUSJabar.com : Bagi sebagian masyarakat menganggap bahwa kemacetan lalu lintas adalah hal yang lumrah di sebuah kota besar. Penyebabnya, jumlah kendaraan tidak...

Selengkapnya

Beginilah Petugas TPHD Asal Jabar Membantu Jamaah Haji

MADINA, FOKUSJabar.com: Melalui SK Gubernur Jawa Barat, ada puluhan petugas yang dinamakan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Petugas ini dikelompokan bersama petugas...

Selengkapnya