Kompetisi Ramadhan Cup, Sebuah Tradisi Kejuaraan di Bulan Puasa - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Sabtu, 19 Agustus 2017
Search

Kompetisi Ramadhan Cup, Sebuah Tradisi Kejuaraan di Bulan Puasa

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Gelaran kompetisi bola voli putri Kharisma Bumiputera Ramadhan Cup 2017 tuntas dengan menasbihkan Wahana Express Group sebagai kampiun usai mengalahkan Bahana Bina Pakuan A di babak final yang digelar di GOR Kharisma, Simpay Asih, Jalan Cijambe Kota Bandung, Minggu (18/6/2017). Bukan hanya sebuah kejuaraan, namun ajang Ramadhan Cup sendiri menjadi sebuah rutinitas dan tradisi yang digelar komunitas bola voli di Jabar, khususnya di Kota Bandung, setiap datangnya bulan suci Ramadhan.

Sebelum gelaran Kharisma Bumiputera Ramadhan Cup 2017, sudah didahului dengan beberapa gelaran Ramadhan Cup di setiap tahunnya. Gelaran kompetisi bola voli di setiap bulan suci Ramadhan sendiri setidaknya sudah digelar sejak tahun 1989 di sebuah lapangan bola voli Kejora, RW 02, Kelurahan Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, tepat di belakang stasiun KA lama Kiaracondong. Dengan titel ‘Ramadhan Cup Kejora’, kejuaraan bola voli ini menjadi sebuah rutinitas setiap bulan suci Ramadhan hadir yang hanya mempertandingkan kelompok putra. Kejuaraan bola voli ini pun menjadi lokasi ‘ngabuburit’ favorit, tidak hanya bagi warga Kota Bandung namun juga dari luar Kota Bandung yang sengaja hadir menonton laga para atlet bola voli.

Sebenarnya tidak ada yang ‘spesial’ dari gelaran bola voli Ramadhan Cup yang digelar di lapangan bola voli Kejora, RW 02, Kelurahan Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung. Namun, animo penonton selalu membludak pada gelaran yang digelar di pada waktu menjelang berbuka puasa. Salah satu yang menarik dari kejuaraan ini yakni dengan hadirnya beberapa pemain bola voli top Kota Bandung, Jabar, hingga nasional. Baik yang masih aktif maupun yang sudah jarang bermain. Sebut saja nama Andri Widiatmoko, Minar Rohman, Uus Susansyah, Rastoni, Octavian, Samsul Jais, Asep ‘Ipung’ Supriatna, Ijan Samsudin, Brian ALfianto, hingga Anwar Sadat. Gelaran Ramadhan Cup di lapangan Kejora pun berlangsung hingga edisi ke-23 dan harus berhenti di tahun 2015 karena digusurnya lapangan oleh sang pemilik, PT KAI.

Namun hilangnya kompetisi Ramadhan Cup di lapangan Kejora, tidak lantas kompetisi bola voli di bulan puasa ini hilang. Hadir kejuaraan bola voli Ramadhan Cup di lokasi lain seperti yang digelar PBV Alko pada tahun 2011 dan PBV Macan pada tahun 2011. Gelaran dua Ramadhan Cup tersebut digelar khusus untuk kelompok putri. Dan gelaran Ramadhan Cup yang diinisiasi PBV Macan ini berjalan hingga empat tahun dan diiikuti oleh beberapa pemain nasional putri. Nama pebola voli putri nasional seperti Amalia Fajrina, Yolla Yuliana, Wilda Nurfadhila, Aprilia Manganang, Novriali Yami, Yokbeth, Shanty Sulastri, Erry Widiastuti, hingga Siti Nurjanah sempat mengikuti kompetisi bola voli Ramadhan Macan Cup di lapangan bola voli PBV Macan, Jalan Buah Batu, Kota Bandung.

Setelah vakuum di tahun 2016, kini PBV Kharisma Bumiputera yang berada dibawah pengelolaan Yayasan Sarwo Foundation kembali menggaungkan kembali kegiatan kompetisi bola voli Ramadhan Cup di tahun 2017. Digelar sejak awal puasa, Minggu (28/5/2017), di GOR Kharisma, Simpay Asih, Jalan Cijambe Kota Bandung, gelaran Ramadhan Cup diikuti oleh sekitar 15 tim bola voli putri. Dan nama-nama pebolavoli nasionalk pun hadir meramaikan kegiatan. Seperti Dhessy Saptiarini Koswara, Legisya, Yasmin Nafisa, Pungky Afrieca, Komang Bumi Rekta, Normalita, hingga Rindy Puspaningrum.

Ketua Yayasan Sarwo Foundation, Saryanto Hadi menuturkan jika kegiatan kompetisi Ramadhan Cup 2017 ini merupakan yang pertama kali digelar PBV Kharisma Bumiputera. Kegiatan sendiri rencananya akan menjadi agenda rutin PBV Kharisma Bumiputera pada setiap bulan suci Ramadhan untuk kelompok putri.

Saryanto menambahkan, kegiatan bola voli, khususnya sebuah kompetisi, jarang digelar pada setiap bulan suci Ramadhan. Dengan kehadiran Ramadhan Cup sendiri, diharapkan siklus pembinaan olahraga bola voli terutama melalui sebuah kompetisi tetap tersedia bagi para atlet menguji kemampuan mereka.

“Kita gelar kegiatan ini hanya ingin ikut mengembangkan potensi bola voli di Jabar, khususnya di Kota Bandung. Kita ingin ‎ikut menyumbang ke masyarakat terutama masyarakat bola voli,” ujar Saryanto saat ditemui di sela-sela babak final Kharisma Bumiputera Ramadhan Cup 2017 di GOR Kharisma, Simpay Asih, Jalan Cijambe Kota Bandung, Minggu (18/6/2017).

Kegiatan sendiri disambut antusias para pebolavoli dalam menjaga kondisi mereka. Baik secara fisik maupun performa tim. Seperti yang diungkapkan salah seorang pemain asal Wahana Express Group, Legisya.

“Main di kompetisi Ramadhan Cup saat kita berpuasa, memang berbeda. Salah satunya bagaimana mengatur kondisi fisik yang lebih lemas karena sedang berpuasa. Namun dengan adanya Ramadhan Cup ini kita bisa menjaga kondisi kita. Baik kondisi secara pribadi maupun tim. Sekaligus ngabuburit juga,” ujar Legisya.

Hal senada juga diungkapkan salah satu pelatih, Zoelni Hilnanda. Bagi pelatih tim putri Alko ini, kegiatan kompetisi di Ramadhan Cup sendiri bisa menjadi ajang berkomunikasi dengan komunitas bola voli di Jabar, khususnya Bandung, juga menjadi ajang pembinaan bagi atlet.

“Di bulan puasa kan jarang kompetisi atau kejuaraan. Jadi ajang ini bisa menjadi bahan evaluasi kita dalam pembinaan atlet. Sekaligus menyatukan tim dan memberikan pengalaman bertanding bagi atlet-atlet junior karena biasanya para pemain senior pun hadir. Dan ini cukup menguntungkan,” tegas Zoelni.

Pada edisi perdana kompetisi bola voli putri Kharisma Bumiputera Ramadhan Cup 2017 sendiri, Wahana Express Group tampil sebagai jawara setelah menumbangkan Bahana Bina Pakuan A di laga final, Minggu (18/6/2017). Wahan Express Group sendiri berhasil mengalahkan Bahan Bina Pakuan A dengan skor 3-0 (25-20, 25-20, 25-13).

(ageng/bam’s)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Miris, Dekat Kantor Pemkab Bandung Barat Masih Ada Rutilahu Tanpa MCK

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.com: Berdekatan dengan komplek perkantoran pemerintah tidak menjamin lingkungan sekitarnya  terperhatikan. Hal itu terlihat dari masih adanya...

Selengkapnya

PSGC vs Persip Pekalongan: Pertahankan Trend Menang

CIAMIS, FOKUSjabar.com: PSGC Ciamis bakal menjalani laga tandang melawan Persip Pekalongan pada pekan ke-12 Liga2 Indonesia dari grup 3 Sabtu, 19 Agustus 2017 pukul...

Selengkapnya
Gedung Intan Medina Garut Belum Bisa Menampung Seluruh PKL

Gedung PKL Intan Medina Garut Bakal Disewakan? Ratusan Pedagang Tak Terima

GARUT, FOKUSJabar.com : Beredar isu bahwa Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) Intan Medina Garut, lantai 2 bakal disewakan ke pihak perusahaan. Hal itu tentu saja membuat...

Selengkapnya

Sebelum Dikerjakan, bjb Pangandaran Cairkan Dana Pekerjaan Kontruksi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Pimpinan Cabang Bank bjb Pangandaran, Dede E Wahyudi mengakui kesalahan atas kecolongan pencairan dana pada pelaksanaan pekerjaan yang...

Selengkapnya

Dua Balon Raksasa Milik LSM BAIS Mengudara di Perbatasan Kabupaten Garut-Cianjur

GARUT, FOKUSJabar.com : Berbagai tradisi unik dilakukan warga untuk menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)....

Selengkapnya

Bank bjb Mengaku Kecolongan Pencairan Dana di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Kisruh pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Campaka-Karangkamiri di Kecamatan Cigugur yang diduga anggaran pelaksanaanya...

Selengkapnya

Dishub Ciamis Rencanakan Angkot Online

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis berencana meluncurkan angkutan kota (angkot) berbasis aplikasi atau online. Angkot dengan trayek...

Selengkapnya

Anggota DPRD Jabar Ini Serius Kembangkan Olahraga di Kab Bogor

BOGOR,FOKUSJabar.com: Anggota DPRD Jawa Barat Didin Supriadin sangat serius mengembangkan potensi olahraga di Kabupaten Bogor. Hal itu tampak pada gelaran turnamen...

Selengkapnya

DPP Peta Garut: Pemda Mesti Segera Keluarkan Kebijakan Antisipasi Kemacetan di Bunderan Suci

GARUT, FOKUSJabar.com : Bagi sebagian masyarakat menganggap bahwa kemacetan lalu lintas adalah hal yang lumrah di sebuah kota besar. Penyebabnya, jumlah kendaraan tidak...

Selengkapnya

Beginilah Petugas TPHD Asal Jabar Membantu Jamaah Haji

MADINA, FOKUSJabar.com: Melalui SK Gubernur Jawa Barat, ada puluhan petugas yang dinamakan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Petugas ini dikelompokan bersama petugas...

Selengkapnya