Ini Alasan Pengprov TI Jabar Kucurkan Bonus Tambahan Hingga Rp600 Juta Lebih - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Jumat, 26 Mei 2017
Search
ilustrasi

Ini Alasan Pengprov TI Jabar Kucurkan Bonus Tambahan Hingga Rp600 Juta Lebih




BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Jabar memberikan uang kadeudeuh bagi atlet, pelatih, dan ofisial tim Taekwondo setelah berhasil meraih 12 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016. Total uang kadeudeuh yang diberikan pun mencapai lebih dari Rp600 juta.

Ketua Umum Pengprov TI Jabar, Benny R Gautama menuturkan, perjuangan para atlet sangat berat untuk bisa meraih prestasi. Mereka harus berpisah dalam waktu yang cukup lama dengan orang tua, keluarga, hingga melupakan masa-masa muda tidak seperti teman-temannya yang lain.

“Kita pun sebagai pengurus kerap meminta lebih kepada atlet ini. Jadi sudah sangat wajar kalau kita memberikan mereka sedikit uang penghargaan atau uang kasih sayang sebagai bentuk apresiasi kita. Walau dari sisi jumlah tidak terlalu besar, setidaknya ada sedikit perhatian dari kami sebagai pengurus,” ujar Benny usai memberikan penghargaan bagi tim Taekwondo PON XIX Jabar di sela-sela pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Taekwondo ‘Piala Gubernur Jabar 2017’ di Laga Tangkas, komplek SPOrT Jabar, Arcamanik Kota Bandung, Jumat (19/5/2017).

Benny menambahkan, uang penghargaan bagi tim Taekwondo PON XIX Jabar yang diberikan di hadapan atlet-atlet taekwondo junior diharapkan bisa menambah motivasi atlet untuk lebih semangan berlatih. Dengan demikian, para atlet junior bisa mengikuti jejak langkah para seniornya dalam mencetak prestasi membanggakan di setiap even. Baik di ajang kejurda, kejurnas, PON, hingga even internasional.

“Pencapaian 12 medali emas di PON XIX ini bukan pekerjaan mudah begitupun untuk mempertahankan. Standar prestasi taekwondo jabar saat ini sudah tinggi, 12 emas. Dan Insha Allah, pada PON XX di Papua pada tahun 2020 mendatang bisa mempertahankannya atau meraih lebih dari itu,” tegasnya.

Pada PON XIX/2016 yang digelar di Gymnasium UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung, tim taekwondo Jabar berhasil menjadi juara umum. Tim taekwondo Jabar sendiri meraih 12 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu dari total 20 nomor yang dipertandingkan.




Atas prestasi yang diraih, Pengprov TI Jabar memberikan uang kadeudeuh bagi setiap personil di tim Taekwondo PON XIX Jabar. Untuk lima orang pelatih, masing-masing mendapatkan kadeudeuh sebesar Rp15 juta sedangkan bagi 15 pengurus yang menjadi ofisial tim diberikan uang kadeudeuh sebesar Rp10 juta masing-masing.

Sementara untuk atlet peraih medali emas, masing-masing mendapatkan uang kadeudeuh sebesar Rp30 juta. Kemudian atlet peraih medali perak masing-masing sebesar Rp10 juta‎, atlet peraih medali perunggu sebesar Rp5 juta, dan atlet yang gagal meraih medali sebesar Rp3 juta.

(Ageng/Yun)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Terkait Bom Kampung Melayu, Tiga Orang Diamankan Densus 88

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tim Densus 88 Mabes Polri mengamankan tiga orang terduga teroris yang berkaitan dengan aksi bom bunuh diri, Rabu (24/5/2015) malam di Terminal...

Selengkapnya

ICMI Orwil Jabar Kutuk Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Hukum dan HAM Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Jawa Barat, Cecep Suhardiman mengutuk terjadinya bom bunuh diri...

Selengkapnya

Ini Kata Aher Soal Ledakan di Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengaku prihatin dan berbelasungkawa atas insiden yang terjadi di terminal Kampung Melayu, Jakarta,...

Selengkapnya

Olah TKP, Polisi Temukan Isi Panci di Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Pasca ledakan bom panci bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta, Polisi langsung memeriksa lokasi kejadian. Selain buku dan struk kecil, polisi...

Selengkapnya

Raja & Ratu Swedia Kagum dengan Angklung dan Bobotoh Viking

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Dalam kunjungan pertama kali ke Indonesia, khususnya Kota Bandung, Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia terpesona dengan alat musik...

Selengkapnya

Heboh! Terjadi Ledakan di Kampung Melayu Jakarta Timur, Diduga Bom Bunuh Diri

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Sebuah ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di sekitar Terminal Bus Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) sekira pukul...

Selengkapnya

Proses Hukum Kasus Dugaan Pelecehan Lambang Negara Harus Tetap Berjalan

GARUT,  FOKUSJabar. com : Terkait dugaan kasus pelecehan lambang negara yang terpampang dalam spanduk yang dikeluarkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik...

Selengkapnya

Tolak Jalan Tol ke BIJB, Bupati Majalengka akan Menghadap Presiden

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com : Bupati Majalengka, Sutrisno tetap menolak pembangunan jalan tol menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, bahkan dalam...

Selengkapnya

Jelang Ramadhan, Harga Bawang Putih di Bandung Diluar Kendali

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pasar Anyar, Astana Anyar Kota Bandung didatangi Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Perdagangan dan Industri serta PD Pasar Bermartabat, Senin...

Selengkapnya

Pasar Rakyat Wanaraja Layak Diresmikan Presiden

GARUT, FOKUSJabar.com : Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, Pasar Rakyat Wanaraja layak diresmikan Presiden, pasalnya, Pasar Rakyat Wanaraja ini pembangunannya...

Selengkapnya