Ini Alasan Pengprov TI Jabar Kucurkan Bonus Tambahan Hingga Rp600 Juta Lebih - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Senin, 22 Mei 2017
Search
ilustrasi

Ini Alasan Pengprov TI Jabar Kucurkan Bonus Tambahan Hingga Rp600 Juta Lebih




BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Jabar memberikan uang kadeudeuh bagi atlet, pelatih, dan ofisial tim Taekwondo setelah berhasil meraih 12 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016. Total uang kadeudeuh yang diberikan pun mencapai lebih dari Rp600 juta.

Ketua Umum Pengprov TI Jabar, Benny R Gautama menuturkan, perjuangan para atlet sangat berat untuk bisa meraih prestasi. Mereka harus berpisah dalam waktu yang cukup lama dengan orang tua, keluarga, hingga melupakan masa-masa muda tidak seperti teman-temannya yang lain.

“Kita pun sebagai pengurus kerap meminta lebih kepada atlet ini. Jadi sudah sangat wajar kalau kita memberikan mereka sedikit uang penghargaan atau uang kasih sayang sebagai bentuk apresiasi kita. Walau dari sisi jumlah tidak terlalu besar, setidaknya ada sedikit perhatian dari kami sebagai pengurus,” ujar Benny usai memberikan penghargaan bagi tim Taekwondo PON XIX Jabar di sela-sela pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Taekwondo ‘Piala Gubernur Jabar 2017’ di Laga Tangkas, komplek SPOrT Jabar, Arcamanik Kota Bandung, Jumat (19/5/2017).

Benny menambahkan, uang penghargaan bagi tim Taekwondo PON XIX Jabar yang diberikan di hadapan atlet-atlet taekwondo junior diharapkan bisa menambah motivasi atlet untuk lebih semangan berlatih. Dengan demikian, para atlet junior bisa mengikuti jejak langkah para seniornya dalam mencetak prestasi membanggakan di setiap even. Baik di ajang kejurda, kejurnas, PON, hingga even internasional.

“Pencapaian 12 medali emas di PON XIX ini bukan pekerjaan mudah begitupun untuk mempertahankan. Standar prestasi taekwondo jabar saat ini sudah tinggi, 12 emas. Dan Insha Allah, pada PON XX di Papua pada tahun 2020 mendatang bisa mempertahankannya atau meraih lebih dari itu,” tegasnya.

Pada PON XIX/2016 yang digelar di Gymnasium UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung, tim taekwondo Jabar berhasil menjadi juara umum. Tim taekwondo Jabar sendiri meraih 12 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu dari total 20 nomor yang dipertandingkan.




Atas prestasi yang diraih, Pengprov TI Jabar memberikan uang kadeudeuh bagi setiap personil di tim Taekwondo PON XIX Jabar. Untuk lima orang pelatih, masing-masing mendapatkan kadeudeuh sebesar Rp15 juta sedangkan bagi 15 pengurus yang menjadi ofisial tim diberikan uang kadeudeuh sebesar Rp10 juta masing-masing.

Sementara untuk atlet peraih medali emas, masing-masing mendapatkan uang kadeudeuh sebesar Rp30 juta. Kemudian atlet peraih medali perak masing-masing sebesar Rp10 juta‎, atlet peraih medali perunggu sebesar Rp5 juta, dan atlet yang gagal meraih medali sebesar Rp3 juta.

(Ageng/Yun)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Saling Mendukung, AA dan Maung Bodas Gelar Bakti Sosial

CIAMIS,FOKUSJabar.com: – Yayasan Manusa Unggul Nu Boga Darah Siliwangi (Maung Bodas) bersama Bakal Calon Bupati Ciamis Anjar Asmara (AA)  menggelar kegiatan...

Selengkapnya

Tokoh Rancah Uwa Ugek Dukung Penuh AA

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Dukungan kepada Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ciamis, Banjar dan Pangandaran Anjar Asmara SH untuk maju dalam Pilkada...

Selengkapnya

Terkait Spanduk Burung Garuda, Bupati Rudy Minta Maaf

GARUT, FOKUSJabar.com : Terkait pemasangan spanduk yang dikeluarkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut bergambar burung Garuda yang...

Selengkapnya

Gambar Burung Garuda Tidak Utuh, Pelecehan Lambang Negara?

GARUT, FOKUSJabar.com : Sekretaris Komisi A DPRD Garut, Dadang Sudrajat menyangkan adanya spanduk bergambar burung Garuda yang tidak utuh karena tertutup sablon huruf....

Selengkapnya

Tak Akan Pilih Kasih, Jokowi Ajak TNI ‘Gebuk’ PKI dan Ormas Anti Pancasila

JAKARTA, FOKUSJabar.com: kata ‘Gebuk’ kembali digunakan oleh Presiden Joko Widodo ketika ada organisasi-organisasi yang anti-Pancasila di Indonesia. Bahkan...

Selengkapnya

Ketua PM Gatra, “Bupati Garut Silahkan Mundur”

GARUT,  FOKUSJabar. com : Santer pernyataan Bupati Garut,  Rudy Gunawan yang akan membangun sembilan  pabrik berskala besar di wilayah Garut Utara, menuai tanggapan...

Selengkapnya

LH Jabar Minta Pemerintah Audit Instansi Terkait Lahan Konservasi

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat Anang Sudarna meminta pemerintah pusat mengaudit instansi pemerintah terkait lahan-lahan...

Selengkapnya

Kecelakaan Maut Cipularang Akan Lanjut ke Ranah Hukum

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan bahwa insiden tabrakan beruntun di kilometer 91.300 Tol Cipularang,...

Selengkapnya

Wanita Tanpa Identitas Tersambar KA Kahuripan

GARUT, FOKUSJabar.com : Seorang wanita tanpa identitas tersambar Kereta Api (KA) Kahuripan di Kampung Dungusari, RT 01/09, Desa Wanakerta, Kecamatan Cibatu, Kabupaten...

Selengkapnya

DAK Tidak Cair, Pemkab Ciamis Bisa Dipidanakan?

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016 sudah lama ini belum cair. Praktisi hukum Hendra Sukarman mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis...

Selengkapnya