BUMN Tak Becus Kelola Alam, Layak Dibubarkan - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Rabu, 28 Juni 2017
Search

BUMN Tak Becus Kelola Alam, Layak Dibubarkan




BANDUNG, FOKUSJabar.com: Wakil Gunernur Jawa Barat Deddy Mizwar menilai, perusahaan BUMN yang tidak becus mengelola alam bahkan membuat kerusakan lahan layak dibubarkan.

Sebab, pengelolaan yang tidak maksimal itu berpotensi ancaman bencana lebih besar.

Demikian ditegaskan Deddy menyusul luasan Jabar yang mencapai 3,7 juta hektar itu 1,1 juta hektarnya dikuasai instansi pemerintah, seperti BKSDA, Perhutani , PTPN.

Banyak lahan konservasi malah tidak dikelola dengan baik. Padahal potensinya sangat bagus, baik untuk masyarakat maupun Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Meski tidak men-generalisasi semua perusahaan BUMN, namun Wagub Jabar mengatakan bahwa tidak sedikit laga. Konservasi yang dimiliki instansi pemerintah itu cenderung dibiarkan.

“Ini terjadi karena keterbatasan personel untuk pengawasan, sedangkan kewenangannya sangat luas,” jelas Deddy.




Kasus yang kerap terjadi adalah lahan berubah fungsi menjadi ladang holtikultura sehingga tidak ada lagi daerah resapan air.

Sepertihalnya kawasan Pangalengan. Di kawasan itu, sekitar 600 hektar botak dan menjadi lahan sayur , akibatnya longsor. Begitupun dengan hulu sungai Cimanuk, Kabupaten Garut.

“Kalau tidak bisa mengelola, bubarkan saja (BUMN pengelola lahan). Layak kok, daripada menjadi ancaman,” tegasnya.

Namun, jika hal itu tidak memungkinkan, alternatif lain adalah instansi pemerintah yang memiliki lahan konservasi tetapi tidak bisa mengelola dengan baik, maka bisa bekerjasama dengan lembaga usaha atau masyarakat sekitar. Kerjasama ini bisa dikembangkan dalam hal membangun potensi pariwisata.

Alasannya, pariwisata merupakan potensi penghasil devisa yang cenderung terus naik dibandingkan industri migas, batubara dan sawit.

Pengelolaan wisata dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Warga sekitar pun terbantu memiliki penghasilan tambahan karena ikut dalam pengelolaannya. Pemerintah pun akan mendapat kontribusi PAD.

“Lihat Gunung Guntur sekarang diambilin batunya karena hanya dijadikan lahan konservasi. Padahal kalau jadi wisata alam, lahan konservasi pasti dijaga alamnya. Karenanya dibantu pengelolaannya dengan pihak ketiga,” tutur dia.

(LIN)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Jalan Menuju Objek Wisata di Garut Macet

GARUT, FOKUSJabar.com : Memasuki H+2 Hari Raya Idul Fitri 1438 H, jumlah kendaraan yang melintasi atau pu memasuki wilayah Kabupaten Garut terus mengalami peningkatan....

Selengkapnya

Yaris Seruduk Rumah, Satu Orang Tewas

GARUT, FOKUSJabar.com : Sebuah mobil Toyota Yaris berwarna hitam dengan Nopol B 1487 KMR menabrak salah satu rumah milik warga Kampung Pasirgoong, Desa Mulajaya,...

Selengkapnya

Tradisi Lebaran yang Terjaga Kelestariannya

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Hari raya Idul Fitri atau biasa disebut lebaran adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal. Masyarakat Indonesia menyambutnya...

Selengkapnya
Pelantikan Serentak Kepala Daerah Digelar Pertengahan Februari

Mendagri Ancam Sanksi Bagi PNS Bolos Usai Libur Lebaran

FOKUSJabar.com: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta seluruh staf di kementeriannya dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) kembali bekerja pada...

Selengkapnya

Nekad Berenang di area larangan, Pengunjung Pangandaran Tewas

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com: Dalam waktu dua hari, dua nyawa wisatawan melayang di Pangandaran. Pengungunjung yang mengalami kecelakaan rata-rata mereka yang tidak...

Selengkapnya

Pantai Rancabuaya Mengganas, Dua Orang Asal Bandung jadi Korban

GARUT, FOKUSJabar.com : Pantai Rancabuaya, Kabupaten Garut kembali mengganas. Kini dua wisatawan asal Ciparay, Bandung hilang digulung ombak. Kedua korban tersebut...

Selengkapnya

Mendapat Remisi Idul Fitri, 2 Narapidana Lapas IIB Ciamis Bebas

CIAMIS, FOKUSJabar.com: Ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis, pada hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah mendapat remisi. ” Total...

Selengkapnya

Korban Terdampak Banjir Bandang Garut Berlebaran di Tempat Pengungsian

GARUT, FOKUSJabar.com : Merayakan Lebaran adalah hal yang sangat membahagiakan bagi Umat Islam di dunia. Tradisinya, berkumpul dengan sanak saudara, saling tukar ampau...

Selengkapnya

Delman Tetap Beroperasi, Garut Dikepung Macet

GARUT, FOKUSJabar.com : Sehari menjelang hari raya Idul Fitri 1438 H sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Garut macet. Terlebih di malam takbiran, Kota Intan...

Selengkapnya

H-3, Kepadatan Jalur Selatan Meningkat 40 Persen

GARUT, FOKUSJabar.com : Suasana arus mudik Jalur Selatan Jabar, di Jalan Raya Limbangan, Malangbong menuju Tasikmalaya dan Jawa Tengah hingga H-3 terpantau padat....

Selengkapnya