Demiz Tidak Masalah Pengkrucutan Balon Gubernur PKS. Netty, "Kami Kader Terlatih" - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Rabu, 28 Juni 2017
Search
Wakil Gubenur Jabar Deddy Mizwar. (foto web)

Demiz Tidak Masalah Pengkrucutan Balon Gubernur PKS. Netty, “Kami Kader Terlatih”




BANDUNG, FOKUSJabar.com : Wakil Gubenur Jabar, Deddy Mizwar menganggap tidak masalah pengkerucutan nama bakal calon gubenur 2018 dari Partai Keadialan Sejahtera (PKS) dari tiga nama menjadi dua, yaitu Netty Prasetiyani Heryawan dan Ahmad Syaikhu.

Mantan aktor kawakan tersebut, malah menanggapai santai mendengar kabar itu, menurut Deddy, mesikipun PKS sudah menyiapkan dua nama untuk pemilihan gubernur (pilgub) 2018 nanti, namun secara resmi belum ada calon gubernur. Bukan hanya PKS, dari partai lain juga belum ada nama calon yang resmi.

“Semua masih cair. Ini masih wacana-wacana, belum ada satu pun bentuk keputusan DPP. Kita lihat saja,” kata Deddy, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (17/5/2017).

Menurut Deddy, meskipun sudah ada nama yang diajukan untuk menjadi calon gubernur, tapi keputusan ada di pengurus pusat, sedangkan hingga saat ini keputusan tersebut belum ada. Telebih lagi PKS tidak bisa mengusung sendiri, artinya harus koalisi untuk mengusung karena persyaratan yang mengharuskan 20% keberadaan di legislatif.

“Harus realistis, bagaimana partai koalisi melihat individu yang ditawarkan. Jangan-jangan saya juga enggak kepilih kan,” ucap Deddy.

Terkait istri Gubernur, Netty Prasetya yang berniat untuk mencalonkan diri, menurut Deddy hal itu menjadi pertimbangan dirinya, akan tetapi PKS belum memutuskan siapa yang akan menjadi calon, karena saat ini baru sebatas mengajukan nama untuk menjadi bakal calon.




“Bisa menjadi pertimbangan saya namun kan belum pasti, ada keputusan DPP yang akan menentukan siapa yang akan menjadi calon dari PKS,” ucap Deddy.

Diakuinya, pihaknya terus  melakukan komunikasi politik ke sejumlah partai seperti PKS, PBB, Gerindra, Demokrat, dan PAN. Komunikasi dengan partai tersebut juga bukan hanya Pilgub namun berbagai pembahasan.

“Bahas macam-macam. Nanti dengan Demokrat akan ada kegiatan di Garut tanggal 21 ini,” ucapnya.

Deddy menegaskan, Pilgub Jabar 2018 mendatang masih dinamis sehingga masih bisa berubah-ubah. Langkah yang dilakukan hingga saat ini adalah komunikasi politik dengan baik dengan berbagai partai.

“Semuanya masih cair, dengan Demokrat misalnya saya bicara banyak hal. Soal calon-calon juga dibicarakan,” tuturnya.

Sementara istri Gubenur Jabar, Ahmad Heryawan yang juga kader terbaik dari PKS, Netty Prasetiyani Heryawan diajukan sebagai calon Gubenur Jabar oleh PKS bersama Ahmad Syaikhu setelah menumbangkan sejumlah nama seperti Tate Komarudin.

Kemudian ketika singgung terkait poltik dinasti, Netty menjelaskan, jika politik dinasty itu adalah meneruskan tongkat kempemimpinan yang dipaksakan, artinya calon yang diberikan melanjutkan tongkat kempemimpan tersebut tidak memiliki kapasitas dan kemampuan.

“Politik dinasti itu dikatakan kalau seseorang nggak punya pengalaman, kemampuan kemudian dipaksakan,” kata Netty.

Terkait banyaknya isu politik dinasty yang menerpanya, dia menanggapi dengan santai dan tidak mempermasalahkan itu jika selama itu ada dukungan dari partai dan masyarakat.

“Kalau kita di PKS memang punya prinsip, kami bukan kader terbaik tapi kami kader terlatih, jadi memang kita dibiasakan melatih diri membangun kepantasan untuk ditugaskan dimana pun kita berada dalam berbagai peran,” tutunya.

(AS/Yun)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Jalan Menuju Objek Wisata di Garut Macet

GARUT, FOKUSJabar.com : Memasuki H+2 Hari Raya Idul Fitri 1438 H, jumlah kendaraan yang melintasi atau pu memasuki wilayah Kabupaten Garut terus mengalami peningkatan....

Selengkapnya

Yaris Seruduk Rumah, Satu Orang Tewas

GARUT, FOKUSJabar.com : Sebuah mobil Toyota Yaris berwarna hitam dengan Nopol B 1487 KMR menabrak salah satu rumah milik warga Kampung Pasirgoong, Desa Mulajaya,...

Selengkapnya

Tradisi Lebaran yang Terjaga Kelestariannya

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Hari raya Idul Fitri atau biasa disebut lebaran adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal. Masyarakat Indonesia menyambutnya...

Selengkapnya
Pelantikan Serentak Kepala Daerah Digelar Pertengahan Februari

Mendagri Ancam Sanksi Bagi PNS Bolos Usai Libur Lebaran

FOKUSJabar.com: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta seluruh staf di kementeriannya dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) kembali bekerja pada...

Selengkapnya

Nekad Berenang di area larangan, Pengunjung Pangandaran Tewas

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com: Dalam waktu dua hari, dua nyawa wisatawan melayang di Pangandaran. Pengungunjung yang mengalami kecelakaan rata-rata mereka yang tidak...

Selengkapnya

Pantai Rancabuaya Mengganas, Dua Orang Asal Bandung jadi Korban

GARUT, FOKUSJabar.com : Pantai Rancabuaya, Kabupaten Garut kembali mengganas. Kini dua wisatawan asal Ciparay, Bandung hilang digulung ombak. Kedua korban tersebut...

Selengkapnya

Mendapat Remisi Idul Fitri, 2 Narapidana Lapas IIB Ciamis Bebas

CIAMIS, FOKUSJabar.com: Ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis, pada hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah mendapat remisi. ” Total...

Selengkapnya

Korban Terdampak Banjir Bandang Garut Berlebaran di Tempat Pengungsian

GARUT, FOKUSJabar.com : Merayakan Lebaran adalah hal yang sangat membahagiakan bagi Umat Islam di dunia. Tradisinya, berkumpul dengan sanak saudara, saling tukar ampau...

Selengkapnya

Delman Tetap Beroperasi, Garut Dikepung Macet

GARUT, FOKUSJabar.com : Sehari menjelang hari raya Idul Fitri 1438 H sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Garut macet. Terlebih di malam takbiran, Kota Intan...

Selengkapnya

H-3, Kepadatan Jalur Selatan Meningkat 40 Persen

GARUT, FOKUSJabar.com : Suasana arus mudik Jalur Selatan Jabar, di Jalan Raya Limbangan, Malangbong menuju Tasikmalaya dan Jawa Tengah hingga H-3 terpantau padat....

Selengkapnya