Dankorpaskhas Pimpin Langsung Investigasi Penyebab Kematian Praka Yudha - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Sabtu, 27 Mei 2017
Search
ilustrasi (web)

Dankorpaskhas Pimpin Langsung Investigasi Penyebab Kematian Praka Yudha




BANDUNG, FOKUSJabar.com: Komandan Korps Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara memimpin langsung investigasi penyebab kematian Praka Y selaku anggota Paskhas Batalyon Komando 464 Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Kamis (11/5) kemarin.

“Sesuai perintah atasan, Dankopaskhas di Malang sejak Jumat pagi. Ini untuk mengecek langsung kebenaran yang terjadi dalam kasus tewasnya Praka Y,” kata Kepala Penerangan Korpaskhas TNI AU Letkol Pas Rifaid di Mako Korpaskhas, Margahayu, Kabupaten Bandung, Jumat (12/5/2017).

Dia menambahkan bahwa kronologis tewasnya Praka Y seperti yang dirilis Dinas Penerangan TNI AU dan dikeluarkan Kadispen TNI AU Marsekal Pertama (Marsma) TNI Jemi Trisonjaya yang dibacakan Kapen Korpaskhas menyebutkan, Praka Y tengah mengalami masalah hutang piutang.

“Korban mengalami masalah hutang piutang, lalu Kasiops Kapten Pas NP meminta tiga perwira remaja Paskhas, yakni Lettu MP, Letda AJ, dan Letda IH memberikan pembinaan kepada Praka Y perihal masalah hutang piutang tersebut,”  kata Kapen Korpaskhas kepada wartawan.

Selanjutnya, ketiga perwira itu menanyakan perihal uang itu untuk apa kepada Prakaa Y. Karena jawaban Praka Y selalu berbelit-belit,  akhirnya diberi tindakan dengan dikunci di salah satu kamar barak.

“Saat di kamar barak, Praka Y mencoba kabur melalui kaca nako, namun tertangkap kembali. Praka Y diamankan, saat diamankan Praka Y meminta izin ke kamar mandu kepada tiga perwira muda tersebut,” jelas dia.




Karena cukup lama di kamar mandi, salah satu perwira, yakni Letda AJ mencoba menggedor pintu kamar mandi tersebut dan Praka Y pun keluar. Setelah keluar, Letda AJ bertanya, kenapa kamu lama, sudah 10 menit. Tiba-tiba Praka Y menubruk Letda AJ sambil berlari ke kamar barak lalu membawa pisau komando. Melihat hal itu, Letda AJ kembali bertanya, kenapa kamu mau nyerang saya?.

“Praka Y menjawab, siap nggak ndan, saya mau bunuh diri sambil menusukan pisau komando ke perut sebelah kiri hingga tembus ke kanan,” jelas Letkol Pas Rifaid menjelaskan kronologis kejadian.

Saat Praka Y menusukan pisau komando, Letda AJ berteriak di dalam kamar barak, dan anggota lainnya berdatangan lalu memberikan pertolongan evakuasi ke Praka Y.

“Praka Y dibawa ke RSAU Abdulrachman Saleh untuk mendapat pertolongan pertama. Saat dibawa korban didampingi Letda Pas MP dan Letda Pas AJ. Di RSAU dokter menyatakan Praka Y meninggal dunia pukul 11.28 WIB,” paparnya.

Menyikapi kejadian tersebut, Kepala Staf TNI AU dan seluruh jajaran beserta jajaran Korpaskhas menyampaikan permohonan maaf dan turut berdukacita kepada keluarga Almarhum Praka Y.

“Kasau beserta jajaran meminta maaf atas kejadian ini, dan berjanji mengusut apa yang sebenarnya terjadi. Apabila diduga ketiga perwira ini terbukti bersalah, dan akan dijatuhi hukuman sesuai dengan Undang-undang yang berlaku. Saat ini kasus tersebut sudah ditangani jajaran POM AU beserta Korpaskhas untuk melakukan penyelidikan,” pungkasnya.

(Arief/LIN)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Terkait Bom Kampung Melayu, Tiga Orang Diamankan Densus 88

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tim Densus 88 Mabes Polri mengamankan tiga orang terduga teroris yang berkaitan dengan aksi bom bunuh diri, Rabu (24/5/2015) malam di Terminal...

Selengkapnya

ICMI Orwil Jabar Kutuk Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Hukum dan HAM Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Jawa Barat, Cecep Suhardiman mengutuk terjadinya bom bunuh diri...

Selengkapnya

Ini Kata Aher Soal Ledakan di Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengaku prihatin dan berbelasungkawa atas insiden yang terjadi di terminal Kampung Melayu, Jakarta,...

Selengkapnya

Olah TKP, Polisi Temukan Isi Panci di Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Pasca ledakan bom panci bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta, Polisi langsung memeriksa lokasi kejadian. Selain buku dan struk kecil, polisi...

Selengkapnya

Raja & Ratu Swedia Kagum dengan Angklung dan Bobotoh Viking

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Dalam kunjungan pertama kali ke Indonesia, khususnya Kota Bandung, Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia terpesona dengan alat musik...

Selengkapnya

Heboh! Terjadi Ledakan di Kampung Melayu Jakarta Timur, Diduga Bom Bunuh Diri

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Sebuah ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di sekitar Terminal Bus Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) sekira pukul...

Selengkapnya

Proses Hukum Kasus Dugaan Pelecehan Lambang Negara Harus Tetap Berjalan

GARUT,  FOKUSJabar. com : Terkait dugaan kasus pelecehan lambang negara yang terpampang dalam spanduk yang dikeluarkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik...

Selengkapnya

Tolak Jalan Tol ke BIJB, Bupati Majalengka akan Menghadap Presiden

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com : Bupati Majalengka, Sutrisno tetap menolak pembangunan jalan tol menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, bahkan dalam...

Selengkapnya

Jelang Ramadhan, Harga Bawang Putih di Bandung Diluar Kendali

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pasar Anyar, Astana Anyar Kota Bandung didatangi Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Perdagangan dan Industri serta PD Pasar Bermartabat, Senin...

Selengkapnya

Pasar Rakyat Wanaraja Layak Diresmikan Presiden

GARUT, FOKUSJabar.com : Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, Pasar Rakyat Wanaraja layak diresmikan Presiden, pasalnya, Pasar Rakyat Wanaraja ini pembangunannya...

Selengkapnya