Polres Majalengka Amankan Delapan Ekor Satwa Langka, Kukang Jawa - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Sabtu, 27 Mei 2017
Search
Kasat Reskrim AKP Rina Perwitasari bersama PLT Dirjen Konservasi dan Sumber Daya Alam (KSDA) Kementrian Hidup dan Kehutanan, Bambang Hendoyono sedang melakukan pelepasliaran 15 Kukang Jawa, di Kawasan TNGC. Kamis (11/5/2017). (FOKUSJabar/Adim)

Polres Majalengka Amankan Delapan Ekor Satwa Langka, Kukang Jawa




MAJALENGKA, FOKUSJabar.com : Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka berhasil mengamankan delapan ekor satwa langka yang dilindungi, berjenis Kukang Jawa (Nyctycebus Javanicus) dari AS, warga Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka.

Kapolres Majalengka melalui Kasat Reskrim, AKP Rina Perwitasari mengatakan, pelaku telah terbukti melakukan penangkapan, pemeliharaan dan memperdagangkan primata berjenis Kukang Jawa yang keberadaanya dilindungi oleh negara. Pelaku menjual hewan yang aktip dimalam hari itu (Nokturnal) dengan harga Rp100 ribu/ekor.

“Pelaku menangkap Kukang tersebut pada malam hari di kebun milik warga, di daerah Gunung Desa Buah Kapas, Kecamatan Sindangwangi. Kami menangkap pelaku di rumahnya saat pelaku mempacking Kukang dan akan berangkat menjualnya ke luar kota,” tutur AKP Rina, saat mengikuti pelepasliaran 15 Kukang Jawa, di Blok Bintangot, Desa Seda, Kabupaten Kuninggan, tepatnya di Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai. Kamis (11/5/2017).

Menurutnya, pelaku terancam pidana paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar, karena melanggar pasal 21 ayat 2 huruf a Jo pasal 40 ayat 2, Undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistem, Jo Peraturan Pemerintah nomor 7 tahun 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa.

“Barang bukti yang diamankan, delapan ekor Kukang Jawa, dua buah kerannjang buah-buahan, senter batrei dan handpone. Berkas tersangka sudah dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Majalengka,” ujarnya.

AKP Rina menambahkan, berkat kerjasama Satreskrim Polres Majalengka dengan Kejari Majalengka, tidak berlama-lama menjadikan Kukang Jawa tersebut sebagai barang bukti, karena mengetahui satwa itu harus segera direhabilitasi dan dikembalikan ke habitatnya.




“Kalau didiamkan lama-lama di pihak berwajib, bisa jadi hewan itu mati, terlebih hewan ini mempunyai perlakuan khusus, karena dilindungi oleh negara,” imbuhnya.

Hadir dalam pelepasliaran itu, PLT Dirjen Konservasi dan Sumber Daya Alam (KSDA) Kementrian Hidup dan Kehutanan, Bambang Hendoyono, Kepala Balai TNGC, Padmo Wiyoso, Kepala Balai Besar KSDA, Sustyo Iriono, perwakilan Yayasan Internasional Animal Rescue (IAR), Widi Nugroho.

(Adim/Yun)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Terkait Bom Kampung Melayu, Tiga Orang Diamankan Densus 88

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tim Densus 88 Mabes Polri mengamankan tiga orang terduga teroris yang berkaitan dengan aksi bom bunuh diri, Rabu (24/5/2015) malam di Terminal...

Selengkapnya

ICMI Orwil Jabar Kutuk Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Hukum dan HAM Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Jawa Barat, Cecep Suhardiman mengutuk terjadinya bom bunuh diri...

Selengkapnya

Ini Kata Aher Soal Ledakan di Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengaku prihatin dan berbelasungkawa atas insiden yang terjadi di terminal Kampung Melayu, Jakarta,...

Selengkapnya

Olah TKP, Polisi Temukan Isi Panci di Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Pasca ledakan bom panci bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta, Polisi langsung memeriksa lokasi kejadian. Selain buku dan struk kecil, polisi...

Selengkapnya

Raja & Ratu Swedia Kagum dengan Angklung dan Bobotoh Viking

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Dalam kunjungan pertama kali ke Indonesia, khususnya Kota Bandung, Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia terpesona dengan alat musik...

Selengkapnya

Heboh! Terjadi Ledakan di Kampung Melayu Jakarta Timur, Diduga Bom Bunuh Diri

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Sebuah ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di sekitar Terminal Bus Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) sekira pukul...

Selengkapnya

Proses Hukum Kasus Dugaan Pelecehan Lambang Negara Harus Tetap Berjalan

GARUT,  FOKUSJabar. com : Terkait dugaan kasus pelecehan lambang negara yang terpampang dalam spanduk yang dikeluarkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik...

Selengkapnya

Tolak Jalan Tol ke BIJB, Bupati Majalengka akan Menghadap Presiden

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com : Bupati Majalengka, Sutrisno tetap menolak pembangunan jalan tol menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, bahkan dalam...

Selengkapnya

Jelang Ramadhan, Harga Bawang Putih di Bandung Diluar Kendali

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pasar Anyar, Astana Anyar Kota Bandung didatangi Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Perdagangan dan Industri serta PD Pasar Bermartabat, Senin...

Selengkapnya

Pasar Rakyat Wanaraja Layak Diresmikan Presiden

GARUT, FOKUSJabar.com : Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, Pasar Rakyat Wanaraja layak diresmikan Presiden, pasalnya, Pasar Rakyat Wanaraja ini pembangunannya...

Selengkapnya