Polisi Amankan Benih Lobster Seharga Ratusan Juta dan Tangkap 9 Pelaku - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Sabtu, 27 Mei 2017
Search

Polisi Amankan Benih Lobster Seharga Ratusan Juta dan Tangkap 9 Pelaku




BANDUNG, FOKUSJabar.com : Polres Sukabumi berhasil mengungkap penyebaran benih lobster milik Kementerian Pertanian, yang hendak disebarkan masyarakat di wilayah Sukabumi.

Digagalkannya penyebaran benih lobster bernilai ratusan juta rupiah ini, berdasarkan laporan dari Balai Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia, karena tidak melakukan karantina terhadap benih tersebut sehingga melanggar pasal 16 ayat 1 jo pasal 88 UU RI no 31 tahun 2004 tentang perikanan, ssebagaim,ana telah dirubah dengan UU RI no. 45 thn 2009 tentang perubahan atas UU RI no 31 tahun 2004 tentang perikanan dan pasal 7, 9 jo pasal 31 ayat 1 UU RI no 19 tahun 1992 tentang karantina hewan dan tumbuhan jo pasal 55 ayat 1 KUHP.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, pengungkapan ini langsung dilakukan Polres Sukabumi dengan menangkap pelaku di wilayab Cikidang, Kabupaten Sukabumi.

“Pelakunya dua orang, dan berhasil kita amankan dalam waktu cepat saat melakukan pengiriman. Kejadiannya tanggal 17 April lalu, dan berhasil diungkap Rabu kemarin,” papar Yusri kepada wartawan, Kamis (20/4/2017).

Yusri menambahkan, benih-benih tersebut rencananya akan dibawa ke Bogor. Diduga pelaku akan menjual kembali kepada orang yang membutuhkan.

“Harganya kan lumayan mahal, dugaannya akan dijual lagi. Sementara ini kita terus mendalami motifnya apa,” katanya.




Kedua pelaku tersebut yaitu E dan J, dilakukan saat pengiriman ke daerah Bogor dengan menggunakan Honda Mobilio warna putih dan berhasil diamankan di daerah Cikidang, Senin (17/4/2017) sekira pukul 20.00 WIB, dengan barang bukti tiga dus berisi kurang lebih 6.000 ekor benur.

Dari penangkapan di wilayah Cikidang, Polisi melakukan pengembangan terkait penyimpanan benih tersebut.

“Kami tidak percaya begitu saja, sehingga dilakukan penelusuran ke daerah Bogor dan dapat diamankan tujuh orang yang berada di tempat penampungan/gudang di daerah Kecamatan Cimahpar, Bogor, mereka adalah Andi als Nyunyu, Ruslan, Dikdik, Imron, Fikitendi, Robi dan Juhenda selaku pengepak di gudang dengan barang bukti kurang lebih 30 ribu ekor benur,” jelasnya.

Total tersangka dalam kasus penjualan benur ini, berjumlah sembilan orang. Saat ini kesembilan orang tersangka ditahan di Mapolres Sukabumi.

(Arief/Yun)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Terkait Bom Kampung Melayu, Tiga Orang Diamankan Densus 88

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tim Densus 88 Mabes Polri mengamankan tiga orang terduga teroris yang berkaitan dengan aksi bom bunuh diri, Rabu (24/5/2015) malam di Terminal...

Selengkapnya

ICMI Orwil Jabar Kutuk Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Hukum dan HAM Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Jawa Barat, Cecep Suhardiman mengutuk terjadinya bom bunuh diri...

Selengkapnya

Ini Kata Aher Soal Ledakan di Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengaku prihatin dan berbelasungkawa atas insiden yang terjadi di terminal Kampung Melayu, Jakarta,...

Selengkapnya

Olah TKP, Polisi Temukan Isi Panci di Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Pasca ledakan bom panci bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta, Polisi langsung memeriksa lokasi kejadian. Selain buku dan struk kecil, polisi...

Selengkapnya

Raja & Ratu Swedia Kagum dengan Angklung dan Bobotoh Viking

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Dalam kunjungan pertama kali ke Indonesia, khususnya Kota Bandung, Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia terpesona dengan alat musik...

Selengkapnya

Heboh! Terjadi Ledakan di Kampung Melayu Jakarta Timur, Diduga Bom Bunuh Diri

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Sebuah ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di sekitar Terminal Bus Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) sekira pukul...

Selengkapnya

Proses Hukum Kasus Dugaan Pelecehan Lambang Negara Harus Tetap Berjalan

GARUT,  FOKUSJabar. com : Terkait dugaan kasus pelecehan lambang negara yang terpampang dalam spanduk yang dikeluarkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik...

Selengkapnya

Tolak Jalan Tol ke BIJB, Bupati Majalengka akan Menghadap Presiden

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com : Bupati Majalengka, Sutrisno tetap menolak pembangunan jalan tol menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, bahkan dalam...

Selengkapnya

Jelang Ramadhan, Harga Bawang Putih di Bandung Diluar Kendali

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pasar Anyar, Astana Anyar Kota Bandung didatangi Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Perdagangan dan Industri serta PD Pasar Bermartabat, Senin...

Selengkapnya

Pasar Rakyat Wanaraja Layak Diresmikan Presiden

GARUT, FOKUSJabar.com : Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, Pasar Rakyat Wanaraja layak diresmikan Presiden, pasalnya, Pasar Rakyat Wanaraja ini pembangunannya...

Selengkapnya