Inspektorat Majelengka Periksa Semua Instansi Pemerintahan - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Kamis, 27 April 2017
Search

Inspektorat Majelengka Periksa Semua Instansi Pemerintahan




MAJALENGKA,FOKUSJabar.com : Inspektorat Kabupaten Majalengka saat ini telah memeriksa 60 desa dari target 124 desa yang diduga bermasalah pada tahun 2017. Pemeriksaan meliputi aspek kebijakan, keuangan, aset dan kelembagaan.

Kepala Inspektorat Kabupaten Majalengka, H Sanwasi mengatakan, landasan hukum pemeriksaan terhadap desa, kecamatan dan semua OPD berdasarkan Surat Keputusan Bupati nomor: 700/KEP.350/Inspt/2016, tentang program kerja pengawasan tahunan (PKPT), Inspektorat Kabupaten Majalengka.

“Tahun 2016 kami hanya memeriksa 54 desa, tahun sekarang 124 desa, dan di tahun 2018 akan memeriksa semua desa se-Kabupaten Majalengka,” katanya, Kamis (20/4/2017).

Menurutnya, pemeriksaan hanya dilakukan 124 desa, alasannya karena kurangnya SDM. Maka demi memenuhi target semua desa akan diperiksa pada tahun depan.

“Perlu diketahui kedepan akan ada pengurangan aparatur pemeriksa, yang tadinya delapan orang selama tiga hari, mungkin menjadi tiga orang pemeriksa dengan maksimal pemeriksaan satu hari,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan sementara temuan lebih banyak ditemukan di tingkat desa, dibanding temuan di tingkat kecamatan maupun OPD. Hal itu dikarenakan persoalan desa lebih mudah dibanding temuan di kecamatan dan OPD.




“Kalau temuan di desa itu bervariasi, dan kami hanya melakukan pendeteksian dini, setelah itu berkordinasi dengan dinas terkait yakni Dinas Pemberdayaan Desa dan Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) di Pemda untuk dilakukan pembinaan,” katanya.

Selain memeriksa puluhan desa, pihaknya akan memeriksa juga 26 kantor kecamatan dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemkab Majalengka.

“Pemeriksaan di tingkat desa sudah dimulai hingga minggu ke-3 bulan Mei. Untuk kecamatan akan di mulai Juni mendatang, sedangkan tingkat OPD, Juli sampai Agustus akhir,” paparnya.

Dari semua hasil pemeriksaan nanti, lanjut Sanwasi akan dilaporkan pada kepala daerah. Jika ada yang minta data hasil pemeriksaan untuk kepentingan apa pun, harus ada izin dari kepala daerah.

“Kalau hasil pemeriksaan di tingkat desa, Inpsektorat diminta melaporkan ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), setiap triwulan sekali,” katanya.

Sanwasi mengaku, pihaknya sudah melakukan pemetaan pembinaan di tingkat desa hingga OPD. Di tingakt OPD sudah diberikan kavling pembinaan. Bahkan banyak kepala OPD yang sering berkonsultasi terkait berbagai kegiatan yang dilakukan di OPD masing-masing.

Dia berharap, setiap tahun hasil temuan pemeriksaan inspektorat lebih sedikit, karena itu menandakan profesionalisme aparatur pemerintahan dari tingkat desa hingga kabupaten meningkat.

“Barometer keberhasilan inspektorat itu temuan sedikit, dan apabila itu tercapai, itu keberhasilan semua elemen, bukan hanya Inspektorat,” katanya.

Pihaknya juga mendorong agar aparatur pemerintahan di Kabupaten majalengka bersikap profesional seusai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang ada, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti terjerat kasus hukum oleh pihak berwajib.

“Saya berharap setiap tahunnya temuan dari hasil pemeriksaan Inspektorat sedikit, karena barometer keberhasilan Inspektorat adalah sedikitnya ditemukan temuan, bahkan jangan sampai ditemukan kasus yang mendera aparatur pemerintahan Majalengka,” pungkasnya.

(Adim/Yun)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Memperingati Hari Jadi Kabupaten ke-376, Angkot Soreang-Banjaran Hari ini Gratis!

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ada kabar gembira nih buat kamu yang tinggal di daerah Kabupaten Bandung. Pasalnya, hari ini angkot jurusan Soreang-Banjaran digratiskan loh!...

Selengkapnya

Ibu-ibu PAUD Siap Sosialisasikan Anjar Asmara

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Salah satu kelompok Ibu-Ibu yang telah melakukan silaturahmi dengan Kawan Anjar Asmara (AA), yaitu pengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)...

Selengkapnya

Gempa 7 SR Guncang Gedung Sate Pagi Ini

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gempa berkekuatan 7 SR mengguncang Gedung Sate Kota Bandung, ratusan PNS Pemprov Jabar berhamburan keluar gedung. Sejumlah PNS terluka dan...

Selengkapnya

Polisi Buru Penghubung PJTKI Ilegal Purwakarta Hingga ke Malaysia

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Saat ini Tim Ditreskrimum Polda Jabar, tengah memburu satu orang penghubung yang bekerja di PJTKI Ilegal asal Purwakarta. “Setelah...

Selengkapnya

Tiga Remaja Tewas Akibat Kebakaran di Pasir Jambu Kabupaten Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tiga orang remaja dinyatakn tewas akibat terjebak di dalam rumah saat terjadi kebakaran di Kampung Bojong Resmi, Desa Cukang Genteng, Kecamatan...

Selengkapnya
Anies : Pilkada Bukan Soal Nomor Urut

Berikut Beberapa Aturan Ahok yang Akan Dicabut Anies-Sandi

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Seperti diketahui paslon Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Selangkah lagi Anies-Sandi akan memimpin Jakarta...

Selengkapnya

Rumah Janda Tua di Pakenjeng Ambruk Akibat Gempa

GARUT, FOKUSJabar.com : Satu unit rumah di Kampung Tangsi, RW07, Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, bagian atapnya roboh akibat gempa bumi berkekuatan...

Selengkapnya

Ahmad Bajuri Sang Inisiator Konvensi Pilkada 2018

GARUT, FOKUSJabar.com : Konvensi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digagas Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC PD) Kabupaten Garut mendapat respon positif...

Selengkapnya

Pergoki Maling, Nenek Ini Dibacok

CIAMIS,FOKUSJabar.com: Nenek berusia 70 tahun asal Dusun Ciroyom, Desa Mandalare, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis dilarikan ke RSUD Kabupaten Tasikmalaya. Korban...

Selengkapnya

Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Puncak

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Tiga orang menjadi korban tewas kecelakaan beruntun di Jalan Raya Puncak, tepatnya di turunan Selarong, Sabtu (22/4/2017). Seperti yang...

Selengkapnya