Inspektorat Majelengka Periksa Semua Instansi Pemerintahan - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Minggu, 20 Agustus 2017
Search

Inspektorat Majelengka Periksa Semua Instansi Pemerintahan

MAJALENGKA,FOKUSJabar.com : Inspektorat Kabupaten Majalengka saat ini telah memeriksa 60 desa dari target 124 desa yang diduga bermasalah pada tahun 2017. Pemeriksaan meliputi aspek kebijakan, keuangan, aset dan kelembagaan.

Kepala Inspektorat Kabupaten Majalengka, H Sanwasi mengatakan, landasan hukum pemeriksaan terhadap desa, kecamatan dan semua OPD berdasarkan Surat Keputusan Bupati nomor: 700/KEP.350/Inspt/2016, tentang program kerja pengawasan tahunan (PKPT), Inspektorat Kabupaten Majalengka.

“Tahun 2016 kami hanya memeriksa 54 desa, tahun sekarang 124 desa, dan di tahun 2018 akan memeriksa semua desa se-Kabupaten Majalengka,” katanya, Kamis (20/4/2017).

Menurutnya, pemeriksaan hanya dilakukan 124 desa, alasannya karena kurangnya SDM. Maka demi memenuhi target semua desa akan diperiksa pada tahun depan.

“Perlu diketahui kedepan akan ada pengurangan aparatur pemeriksa, yang tadinya delapan orang selama tiga hari, mungkin menjadi tiga orang pemeriksa dengan maksimal pemeriksaan satu hari,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan sementara temuan lebih banyak ditemukan di tingkat desa, dibanding temuan di tingkat kecamatan maupun OPD. Hal itu dikarenakan persoalan desa lebih mudah dibanding temuan di kecamatan dan OPD.

“Kalau temuan di desa itu bervariasi, dan kami hanya melakukan pendeteksian dini, setelah itu berkordinasi dengan dinas terkait yakni Dinas Pemberdayaan Desa dan Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) di Pemda untuk dilakukan pembinaan,” katanya.

Selain memeriksa puluhan desa, pihaknya akan memeriksa juga 26 kantor kecamatan dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemkab Majalengka.

“Pemeriksaan di tingkat desa sudah dimulai hingga minggu ke-3 bulan Mei. Untuk kecamatan akan di mulai Juni mendatang, sedangkan tingkat OPD, Juli sampai Agustus akhir,” paparnya.

Dari semua hasil pemeriksaan nanti, lanjut Sanwasi akan dilaporkan pada kepala daerah. Jika ada yang minta data hasil pemeriksaan untuk kepentingan apa pun, harus ada izin dari kepala daerah.

“Kalau hasil pemeriksaan di tingkat desa, Inpsektorat diminta melaporkan ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), setiap triwulan sekali,” katanya.

Sanwasi mengaku, pihaknya sudah melakukan pemetaan pembinaan di tingkat desa hingga OPD. Di tingakt OPD sudah diberikan kavling pembinaan. Bahkan banyak kepala OPD yang sering berkonsultasi terkait berbagai kegiatan yang dilakukan di OPD masing-masing.

Dia berharap, setiap tahun hasil temuan pemeriksaan inspektorat lebih sedikit, karena itu menandakan profesionalisme aparatur pemerintahan dari tingkat desa hingga kabupaten meningkat.

“Barometer keberhasilan inspektorat itu temuan sedikit, dan apabila itu tercapai, itu keberhasilan semua elemen, bukan hanya Inspektorat,” katanya.

Pihaknya juga mendorong agar aparatur pemerintahan di Kabupaten majalengka bersikap profesional seusai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang ada, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti terjerat kasus hukum oleh pihak berwajib.

“Saya berharap setiap tahunnya temuan dari hasil pemeriksaan Inspektorat sedikit, karena barometer keberhasilan Inspektorat adalah sedikitnya ditemukan temuan, bahkan jangan sampai ditemukan kasus yang mendera aparatur pemerintahan Majalengka,” pungkasnya.

(Adim/Yun)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Bendera Terbalik, DPR Nilai Ada Unsur Kesengajaan

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Insiden kurang terpuji terjadi saat pembukaan Sea Games 2017 yang tahun ini diselenggarakan Malaysia. Dalam buku panduan Sea Games 2017 bendera...

Selengkapnya

Bocah Inspiratif, Nafkahi Adiknya Dari Hasil Menjual Barang Rongsok

CIREBON, FOKUSJabar.com: Namanya Miki (16), bocah yatim piatu dari Kampung Pilang Tonggo, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon ini sepertinya tidak mengenal kata...

Selengkapnya

Empat Tahun DI Citameng 2 Tak Tersentuh Normalisasi, Petani Sukawening Garut Menjerit

GARUT, FOKUSJabar.com : Sudah hampir empat tahun lamanya, petani di Kecamatan Sukawening mengharapkan bantuan normalisasi/pengerukan Daerah Irigasi (DI) Citameng 2 dari...

Selengkapnya

DPD PKS Garut: Jika Hidup Harmonis Kenapa Mesti “ Bercerai “

GARUT, FOKUSJabar.com : Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 mendatang, seluruh Partai Politik (Parpol) di 16 Kabupaten/Kota di Jawa Barat saat ini...

Selengkapnya

Miris, Dekat Kantor Pemkab Bandung Barat Masih Ada Rutilahu Tanpa MCK

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.com: Berdekatan dengan komplek perkantoran pemerintah tidak menjamin lingkungan sekitarnya  terperhatikan. Hal itu terlihat dari masih adanya...

Selengkapnya

PSGC vs Persip Pekalongan: Pertahankan Trend Menang

CIAMIS, FOKUSjabar.com: PSGC Ciamis bakal menjalani laga tandang melawan Persip Pekalongan pada pekan ke-12 Liga2 Indonesia dari grup 3 Sabtu, 19 Agustus 2017 pukul...

Selengkapnya
Gedung Intan Medina Garut Belum Bisa Menampung Seluruh PKL

Gedung PKL Intan Medina Garut Bakal Disewakan? Ratusan Pedagang Tak Terima

GARUT, FOKUSJabar.com : Beredar isu bahwa Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) Intan Medina Garut, lantai 2 bakal disewakan ke pihak perusahaan. Hal itu tentu saja membuat...

Selengkapnya

Sebelum Dikerjakan, bjb Pangandaran Cairkan Dana Pekerjaan Kontruksi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Pimpinan Cabang Bank bjb Pangandaran, Dede E Wahyudi mengakui kesalahan atas kecolongan pencairan dana pada pelaksanaan pekerjaan yang...

Selengkapnya

Dua Balon Raksasa Milik LSM BAIS Mengudara di Perbatasan Kabupaten Garut-Cianjur

GARUT, FOKUSJabar.com : Berbagai tradisi unik dilakukan warga untuk menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)....

Selengkapnya

Bank bjb Mengaku Kecolongan Pencairan Dana di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Kisruh pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Campaka-Karangkamiri di Kecamatan Cigugur yang diduga anggaran pelaksanaanya...

Selengkapnya