Oknum TNI Penganiaya Suporter saat PON, Divonis Percobaan 3 Bulan - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Kamis, 17 Agustus 2017
Search
Foto (Arief)

Oknum TNI Penganiaya Suporter saat PON, Divonis Percobaan 3 Bulan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Oknum anggota TNI AD yang melakukan penganiayaan kepada suporter saat pelaksanaan Pekan Olaraga Nasional (PON) ke 19 September 2016 lalu, dijatuhi hukuman percobaan selama tiga bulan.

Pelaku yang saat kejadian tengah bertugas sebagai tim pengamanan itu, dinyatakan bersalah karena melakukan penganiayaan terhadap warga sipil dalam hal ini suporter pendukung olahraga polo air asal Kontingen DKI Jakarta.

Sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua, Lettkol CHK Sugiarto dan dua hakim anggota, Mayor CHK (K) Kus Indra dan Mayor CHK Dedi dari Pengadilan Militer II-09 Bandung, digelar di Aula Denma Kodam III Silwangi, dalam percepatan sidang perkara yang dilakukan oleh anggota Kodam III Siliwangi, Kamis (6/4/2017).

Hakim Ketua menjelaskan, putusan ini sesuai dengan tingkat kesalahannya, sehingga kita putus hukuman percobaan selama tiga bulan kedepan.

“Terdakwa bersikap kooperatif selama persidangan, sehingga kita berikan hukuman percobaan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Hukum Kodam (Kakumdam) III / Siliwangi, Kolonel Asep Darmawan menyatakan, putusan terhadap anggota yang melakukan penganiayaan saat pelaksanaan PON itu sudah sesuai dengan perbuatannya.

“Sebelumnya oditur militer (penuntut umum) menuntut terdakwa tiga bulan hukuman kurungan. Terdakwa yang melakukan penganiayaan berasal dari salah satu satuan batalyon di jajaran Kodam Siliwangi,” jelasnya.

Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi, Kolonel Desi Ariyanto menjelaskan, kegiatan sidang percepatan perkara anggota Kodam ini, sesuai dengan intruksi Pangdam untuk menggelar percepatan sidang agar tugas anggota yang tengah mengalami perkara bisa segera kembali ke tugasnya.

“Kegiatan percepatan sidang perkara ini sebagai bentuk perhatian Kodam kepada anggota yang mempunyai perkara. Hal ini dimaksudkan untuk segera mengetahui keputusan hukum, agar anggota tersebut bisa kembali ke kesatuan untuk dinas kembali setelah diputus perkaranya, jika putusannya ringan. Jika berat maka proses pemecatan terhadap anggota bisa saja terjadi sesuai perkara yang dialami anggota tersebut,” paparnya.

(Arief/Yun)





TAG


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Gedung Intan Medina Garut Belum Bisa Menampung Seluruh PKL

Gedung PKL Intan Medina Garut Bakal Disewakan? Ratusan Pedagang Tak Terima

GARUT, FOKUSJabar.com : Beredar isu bahwa Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) Intan Medina Garut, lantai 2 bakal disewakan ke pihak perusahaan. Hal itu tentu saja membuat...

Selengkapnya

Sebelum Dikerjakan, bjb Pangandaran Cairkan Dana Pekerjaan Kontruksi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Pimpinan Cabang Bank bjb Pangandaran, Dede E Wahyudi mengakui kesalahan atas kecolongan pencairan dana pada pelaksanaan pekerjaan yang...

Selengkapnya

Dua Balon Raksasa Milik LSM BAIS Mengudara di Perbatasan Kabupaten Garut-Cianjur

GARUT, FOKUSJabar.com : Berbagai tradisi unik dilakukan warga untuk menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)....

Selengkapnya

Bank bjb Mengaku Kecolongan Pencairan Dana di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Kisruh pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Campaka-Karangkamiri di Kecamatan Cigugur yang diduga anggaran pelaksanaanya...

Selengkapnya

Dishub Ciamis Rencanakan Angkot Online

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis berencana meluncurkan angkutan kota (angkot) berbasis aplikasi atau online. Angkot dengan trayek...

Selengkapnya

Anggota DPRD Jabar Ini Serius Kembangkan Olahraga di Kab Bogor

BOGOR,FOKUSJabar.com: Anggota DPRD Jawa Barat Didin Supriadin sangat serius mengembangkan potensi olahraga di Kabupaten Bogor. Hal itu tampak pada gelaran turnamen...

Selengkapnya

DPP Peta Garut: Pemda Mesti Segera Keluarkan Kebijakan Antisipasi Kemacetan di Bunderan Suci

GARUT, FOKUSJabar.com : Bagi sebagian masyarakat menganggap bahwa kemacetan lalu lintas adalah hal yang lumrah di sebuah kota besar. Penyebabnya, jumlah kendaraan tidak...

Selengkapnya

Beginilah Petugas TPHD Asal Jabar Membantu Jamaah Haji

MADINA, FOKUSJabar.com: Melalui SK Gubernur Jawa Barat, ada puluhan petugas yang dinamakan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Petugas ini dikelompokan bersama petugas...

Selengkapnya

Kasus KDRT Meningkat, P2TP2A Garut: Ini Faktor Penyebabnya

GARUT, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Advokasi, Pendampingan dan Pemulihan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Garut, Nitta K...

Selengkapnya

Peringati HUT ke-72 RI, LSM BAIS Bentangkan Bendera sepanjang 300 Meter di Rawayan Cilaki

GARUT, FOKUSJabar.com : Banyak cara dilakukan warga dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia. Diantaranya, pengibaran bendera dan menerbangkan...

Selengkapnya