Oknum TNI Penganiaya Suporter saat PON, Divonis Percobaan 3 Bulan - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Senin, 22 Mei 2017
Search
Foto (Arief)

Oknum TNI Penganiaya Suporter saat PON, Divonis Percobaan 3 Bulan




BANDUNG, FOKUSJabar.com : Oknum anggota TNI AD yang melakukan penganiayaan kepada suporter saat pelaksanaan Pekan Olaraga Nasional (PON) ke 19 September 2016 lalu, dijatuhi hukuman percobaan selama tiga bulan.

Pelaku yang saat kejadian tengah bertugas sebagai tim pengamanan itu, dinyatakan bersalah karena melakukan penganiayaan terhadap warga sipil dalam hal ini suporter pendukung olahraga polo air asal Kontingen DKI Jakarta.

Sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua, Lettkol CHK Sugiarto dan dua hakim anggota, Mayor CHK (K) Kus Indra dan Mayor CHK Dedi dari Pengadilan Militer II-09 Bandung, digelar di Aula Denma Kodam III Silwangi, dalam percepatan sidang perkara yang dilakukan oleh anggota Kodam III Siliwangi, Kamis (6/4/2017).

Hakim Ketua menjelaskan, putusan ini sesuai dengan tingkat kesalahannya, sehingga kita putus hukuman percobaan selama tiga bulan kedepan.

“Terdakwa bersikap kooperatif selama persidangan, sehingga kita berikan hukuman percobaan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Hukum Kodam (Kakumdam) III / Siliwangi, Kolonel Asep Darmawan menyatakan, putusan terhadap anggota yang melakukan penganiayaan saat pelaksanaan PON itu sudah sesuai dengan perbuatannya.




“Sebelumnya oditur militer (penuntut umum) menuntut terdakwa tiga bulan hukuman kurungan. Terdakwa yang melakukan penganiayaan berasal dari salah satu satuan batalyon di jajaran Kodam Siliwangi,” jelasnya.

Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi, Kolonel Desi Ariyanto menjelaskan, kegiatan sidang percepatan perkara anggota Kodam ini, sesuai dengan intruksi Pangdam untuk menggelar percepatan sidang agar tugas anggota yang tengah mengalami perkara bisa segera kembali ke tugasnya.

“Kegiatan percepatan sidang perkara ini sebagai bentuk perhatian Kodam kepada anggota yang mempunyai perkara. Hal ini dimaksudkan untuk segera mengetahui keputusan hukum, agar anggota tersebut bisa kembali ke kesatuan untuk dinas kembali setelah diputus perkaranya, jika putusannya ringan. Jika berat maka proses pemecatan terhadap anggota bisa saja terjadi sesuai perkara yang dialami anggota tersebut,” paparnya.

(Arief/Yun)


TAG


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Saling Mendukung, AA dan Maung Bodas Gelar Bakti Sosial

CIAMIS,FOKUSJabar.com: – Yayasan Manusa Unggul Nu Boga Darah Siliwangi (Maung Bodas) bersama Bakal Calon Bupati Ciamis Anjar Asmara (AA)  menggelar kegiatan...

Selengkapnya

Tokoh Rancah Uwa Ugek Dukung Penuh AA

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Dukungan kepada Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ciamis, Banjar dan Pangandaran Anjar Asmara SH untuk maju dalam Pilkada...

Selengkapnya

Terkait Spanduk Burung Garuda, Bupati Rudy Minta Maaf

GARUT, FOKUSJabar.com : Terkait pemasangan spanduk yang dikeluarkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut bergambar burung Garuda yang...

Selengkapnya

Gambar Burung Garuda Tidak Utuh, Pelecehan Lambang Negara?

GARUT, FOKUSJabar.com : Sekretaris Komisi A DPRD Garut, Dadang Sudrajat menyangkan adanya spanduk bergambar burung Garuda yang tidak utuh karena tertutup sablon huruf....

Selengkapnya

Tak Akan Pilih Kasih, Jokowi Ajak TNI ‘Gebuk’ PKI dan Ormas Anti Pancasila

JAKARTA, FOKUSJabar.com: kata ‘Gebuk’ kembali digunakan oleh Presiden Joko Widodo ketika ada organisasi-organisasi yang anti-Pancasila di Indonesia. Bahkan...

Selengkapnya

Ketua PM Gatra, “Bupati Garut Silahkan Mundur”

GARUT,  FOKUSJabar. com : Santer pernyataan Bupati Garut,  Rudy Gunawan yang akan membangun sembilan  pabrik berskala besar di wilayah Garut Utara, menuai tanggapan...

Selengkapnya

LH Jabar Minta Pemerintah Audit Instansi Terkait Lahan Konservasi

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat Anang Sudarna meminta pemerintah pusat mengaudit instansi pemerintah terkait lahan-lahan...

Selengkapnya

Kecelakaan Maut Cipularang Akan Lanjut ke Ranah Hukum

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan bahwa insiden tabrakan beruntun di kilometer 91.300 Tol Cipularang,...

Selengkapnya

Wanita Tanpa Identitas Tersambar KA Kahuripan

GARUT, FOKUSJabar.com : Seorang wanita tanpa identitas tersambar Kereta Api (KA) Kahuripan di Kampung Dungusari, RT 01/09, Desa Wanakerta, Kecamatan Cibatu, Kabupaten...

Selengkapnya

DAK Tidak Cair, Pemkab Ciamis Bisa Dipidanakan?

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016 sudah lama ini belum cair. Praktisi hukum Hendra Sukarman mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis...

Selengkapnya