Pentingnya Asuransi KTA untuk Kelangsungan Proses Pinjaman di Masa Depan - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Kamis, 17 Agustus 2017
Search
ilustrasi

Pentingnya Asuransi KTA untuk Kelangsungan Proses Pinjaman di Masa Depan

FokusJabar.com : Kewajiban seseorang yang meminjam uang adalah membayar lunas pinjaman. Namun yang namanya takdir, tidak pernah ada yang tahu kapan giliran kita meninggal. Seperti cerita-cerita di sinetron, ketika seorang ayah meninggal dunia padahal hutang belum dilunasi, maka anggota keluarga lainnya akan dikejar-kejar debt collector agar segera melunasi pinjaman.

Sering pula anggota keluarga yang masih hidup merasa pihak yang memberi pinjaman sangat kejam, akan tetapi mungkin memang begitulah ketentuan pihak pemberi pinjaman untuk mendapatkan uang yang telah dipinjamkan.

Pada realitanya, ada asuransi KTA (Kredit Tanpa Anggunan) yang bisa menjamin resiko kemungkinan peminjam meninggal dunia. Dengan adanya asuransi KTA, pihak pemberi pinjaman dan pihak yang diberikan pinjaman akan lebih tenang jika mengajukan pinjaman dana tanpa agunan.

Asuransi KTA sebenarnya sama saja dengan asuransi kredit secara umum. Layanan asuransi KTA ditawarkan oleh Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo). Jika kita meminjam uang pada pihak bank maka kita akan mendapatkan penawaran apakah akan mengambil asuransi KTA ini atau tidak.

Jika kita memilih untuk mengambil asuransi KTA maka seperti asuransi-asuransi lainnya, kita juga diwajibkan membayar premi. Misalnya jika Anda mengajukan KTA Tunaiku dari Amar Bank, biasanya nilai premi yang wajib kita bayarkan sudah dimasukkan ke dalam cicilan pinjaman yang secara rutin kita setorkan ke bank. Walaupun ada pula sebagian bank yang memang membebaskan nasabahnya dari kewajiban membayar asuransi kredit KTA.

Ketentuan dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) menyatakan bahwa asuransi kredit termasuk asuransi KTA akan memberikan perlindungan dan menjamin pelunasan pinjaman baik kreditur (pemberi pinjaman) maupun debitur (penerima kredit) jika :

– Debitur meninggal dunia karena kecelakaan atau sakit secara alami
– Debitur mengalami cacat permanen akibat kecelakaan sehingga tidak bisa melanjutkan pembayaran cicilan pinjaman.

Asuransi KTA juga menjamin pelunasan pinjaman jika debitur tidak dapat melunasi pinjaman akibat terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Untuk mengecek ketentuan lengkap tentang resiko apa saja yang dicover oleh perusahaan penyedia asuransi, tentunya kita harus mendapatkan draft dan memahami isi ketentuan polis asuransi KTA dari perusahaan asuransi tersebut.

Misalkan salah satu resiko menimpa kita, anggota keluarga kita sebagai ahli waris tidak akan mendapatkan warisan hutang dan aman dari kejaran debt collector. Hutang yang belum dilunasi akan ditanggung oleh pihak asuransi KTA.

Sedangkan usaha yang kita biayai dari pinjaman KTA juga aman, tanpa perlu kawatir akan ada penyitaan dari pihak bank. Semuanya terjamin kecuali kita yang sedang tertimpa resiko. Kemungkinan kita sedang sakit, cacat permanen, baru saja di-PHK atau mungkin sudah meninggal dunia.

Pentingnya mengambil asuransi KTA ketika kita mengambil pinjaman KTA sangatlah jelas. Namun tetap saja banyak nasabah yang mengambil KTA masih enggan mengambil asuransi KTA. Alasan mereka kerap kali menganggap pembayaran premi asuransi akan lebih memberatkan cicilan pinjaman KTA.

Tentu saja jika kita tetap keras tidak mau mengambil asuransi KTA, maka secara tidak langsung kita akan membebani keluarga/ ahli waris. Tanpa adanya asuransi KTA, jika kita tertimpa resiko maka anggota keluarga kita/ahli waris akan mendapatkan warisan hutang yang mesti mereka bayar lunas.

Jika anggota keluarga tidak dapat melakukan pelunasan pinjaman KTA, asset yang dimiliki keluarga/ahli waris juga akan terancam disita oleh pihak bank selaku pemberi pinjaman.

Memang yang namanya KTA merupakan suatu produk kredit yang tidak menggunakan asset atau dokumen penting sebagai anggunan. Akan tetapi jika ada kredit macet dimana peminjam tidak dapat melunasi, maka bank tetap akan melakukan penyitaan asset, meskipun penyitaan akan melewati pengadilan terlebih dahulu.

Biasanya setiap perjanjian kredit dari bank sudah termasuk asuransi KTA. Sehingga kita tidak perlu proses pendaftaran membawa bermacam-macam dokumen. Kita hanya diminta lebih jeli dan teliti lagi tentang biaya premi yang langsung dijadikan satu dengan cicilan KTA.

Jika kita merasa kurang mendapatkan manfaat asuransi KTA ini, maka kita juga bisa mencari dan mengambil KTA di bank yang lain. Pilihan mengambil KTA di bank yang memiliki ketentuan membebaskan pembayaran premi asuransi KTA tentu juga lebih menguntungkan kita.

Yang perlu diingat, meskipun telah ada asuransi KTA, kita sebagai peminjam tetap memiliki kewajiban untuk membayar hingga lunas pinjaman KTA yang diberikan kepada kita.

 







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Gedung Intan Medina Garut Belum Bisa Menampung Seluruh PKL

Gedung PKL Intan Medina Garut Bakal Disewakan? Ratusan Pedagang Tak Terima

GARUT, FOKUSJabar.com : Beredar isu bahwa Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) Intan Medina Garut, lantai 2 bakal disewakan ke pihak perusahaan. Hal itu tentu saja membuat...

Selengkapnya

Sebelum Dikerjakan, bjb Pangandaran Cairkan Dana Pekerjaan Kontruksi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Pimpinan Cabang Bank bjb Pangandaran, Dede E Wahyudi mengakui kesalahan atas kecolongan pencairan dana pada pelaksanaan pekerjaan yang...

Selengkapnya

Dua Balon Raksasa Milik LSM BAIS Mengudara di Perbatasan Kabupaten Garut-Cianjur

GARUT, FOKUSJabar.com : Berbagai tradisi unik dilakukan warga untuk menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)....

Selengkapnya

Bank bjb Mengaku Kecolongan Pencairan Dana di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Kisruh pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Campaka-Karangkamiri di Kecamatan Cigugur yang diduga anggaran pelaksanaanya...

Selengkapnya

Dishub Ciamis Rencanakan Angkot Online

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis berencana meluncurkan angkutan kota (angkot) berbasis aplikasi atau online. Angkot dengan trayek...

Selengkapnya

Anggota DPRD Jabar Ini Serius Kembangkan Olahraga di Kab Bogor

BOGOR,FOKUSJabar.com: Anggota DPRD Jawa Barat Didin Supriadin sangat serius mengembangkan potensi olahraga di Kabupaten Bogor. Hal itu tampak pada gelaran turnamen...

Selengkapnya

DPP Peta Garut: Pemda Mesti Segera Keluarkan Kebijakan Antisipasi Kemacetan di Bunderan Suci

GARUT, FOKUSJabar.com : Bagi sebagian masyarakat menganggap bahwa kemacetan lalu lintas adalah hal yang lumrah di sebuah kota besar. Penyebabnya, jumlah kendaraan tidak...

Selengkapnya

Beginilah Petugas TPHD Asal Jabar Membantu Jamaah Haji

MADINA, FOKUSJabar.com: Melalui SK Gubernur Jawa Barat, ada puluhan petugas yang dinamakan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Petugas ini dikelompokan bersama petugas...

Selengkapnya

Kasus KDRT Meningkat, P2TP2A Garut: Ini Faktor Penyebabnya

GARUT, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Advokasi, Pendampingan dan Pemulihan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Garut, Nitta K...

Selengkapnya

Peringati HUT ke-72 RI, LSM BAIS Bentangkan Bendera sepanjang 300 Meter di Rawayan Cilaki

GARUT, FOKUSJabar.com : Banyak cara dilakukan warga dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia. Diantaranya, pengibaran bendera dan menerbangkan...

Selengkapnya