Terlalu Dini Terima Pinangan NasDem, Emil Berpotensi Blunder Politik - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Minggu, 20 Agustus 2017
Search
Ridwan Kamil. (foto web)

Terlalu Dini Terima Pinangan NasDem, Emil Berpotensi Blunder Politik

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Pusat Studi Politik & Keamanan (PSPK) Universitas Padjadjaran (Unpad) Muradi menilai, deklarasi dukungan politik Partai Nasdem kepada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk maju sebagai Calon Gubernur Jabar 2018-2023 pada Pilkada Serentak 2018, Minggu (19/3/2017), berpotensi blunder.

Menurut dia, itu berpotensi blunder politik bagi masa depan karir politik Ridwan Kamil). Langkah terlalu dini menerima pinangan untuk dicalonkan sebagai cagub pada Pilgub Jabar 2018 mendatang menjadi potensi masalah yang tidak sedikit.

“Setidaknya ada lima alasan mengapa potensi Emil melakukan blunder politik dengan terlalu dini menerima pinangan Nasdem untuk dicalonkan sebagai cagub pada Pilgub Jabar 2018 mendatang,” ujar Muradi kepada wartawan, Minggu (19/3/2017).

Pertama, deklarasi yang dilakukan akan membuat warga Kota Bandung merasa ditinggalkan. Dengan sisa waktu kurang dari dua tahun, kehadiran Emil pada deklarasi tersebut menyiratkan ambisi politik dari seorang Emil yang menggebu.

“Secara etika politik, lebih baik Emil tetap fokus menuntaskan program kerjanya di Bandung meski tetap harus membangun komunikasi dengan partai-partai politik dan relawan dalam kerangka Pilgub Jabar 2018. Pascadeklarasi ini, akan membawa konsekuensi mengganggu konsentrasi Emil dalam menjalankan peran dan fungsinya sebagai kepala daerah di Kota Bandung,” terangnya.

Alasan kedua, lanjut Muradi, deklarasi tersebut secara eksplisit menutup ruang koalisi bersama dalam pengajuan Emil sebagai bakal cagub Jabar 2018.

Dengan hanya lima kursi di DPRD Jabar, Muradi pun menilai jika keberadaan NasDem tidak akan bisa mengajukan sendiri dalam mengusung Emil. Artinya, Partai Nasdem perlu dukungan dari partai lain untuk bisa mengusung Emil sebagai Cagub Jabar di Pilgub Jabar 2018.

“Langkah NasDem dengan mengambil momentum tersebut akan membuat partai politik lain berpikir dua kali untuk ikut dalam gerbong dukungan ke Emil. Sementara partai politik lain yang sejak awal ingin mengusung Emil pun akan mengambil sikap yang sama. Situasi ini tentu akan menyandera Emil dalam situasi politik yang tidak cukup nyaman,” tuturnya.

Alasan ketiga, Emil berpotensi tersandera politik kepentingan dari Partai NasDem meski partai pimpinan Surya Paloh itu menegaskan tetap membuka ruang bagi dukungan bersama untuk Emil.

Namun sebagai partai yang pertama kali mengusung dan mendeklarasikan sebagai bakal Cagub, NasDem akan memilih untuk membangun daya tawar politik kepada partai politik lainnya.

Keempat, pascadeklarasi tersebut, akan mengubah peta politik di Jabar. Partai politik yang sejak awal menunggu waktu tepat, melihat situasi tersebut bukan tidak mungkin akan membangun barisan yang lebih kokoh namun pragmatis.

Misalnya Partai Golkar dan PDIP yang kecil kemungkinan melakukan koalisi dengan PKS, namun hal tersebut dimungkinkan untuk mengusung calon yang dianggap bisa mematahkan posisi politik Emil di Jabar.

Dan alasan kelima, karena peta berubah, maka potensi hasil survei pun akan mengubah hasil dari yang selama ini beredar di Jabar. Artinya, jika sinisme menguat karena deklarasi yang terlalu dini untuk maju di Jabar, maka posisi Emil berpotensi secara bertahap akan goyah dan tergeser dari puncak.

“Situasi ini jika tidak dikelola dengan baik, maka nasib Emil akan sama seperti Dede Yusuf pada Pilgub Jabar 2013 yang secara sistematis tergeser terjun bebas dan kalah pada Pilgub 2013, padahal Dede Yusuf sejak awal selalu memuncaki hasil survei,” pungkasnya.

(Ageng/LIN)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Bendera Terbalik, DPR Nilai Ada Unsur Kesengajaan

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Insiden kurang terpuji terjadi saat pembukaan Sea Games 2017 yang tahun ini diselenggarakan Malaysia. Dalam buku panduan Sea Games 2017 bendera...

Selengkapnya

Bocah Inspiratif, Nafkahi Adiknya Dari Hasil Menjual Barang Rongsok

CIREBON, FOKUSJabar.com: Namanya Miki (16), bocah yatim piatu dari Kampung Pilang Tonggo, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon ini sepertinya tidak mengenal kata...

Selengkapnya

Empat Tahun DI Citameng 2 Tak Tersentuh Normalisasi, Petani Sukawening Garut Menjerit

GARUT, FOKUSJabar.com : Sudah hampir empat tahun lamanya, petani di Kecamatan Sukawening mengharapkan bantuan normalisasi/pengerukan Daerah Irigasi (DI) Citameng 2 dari...

Selengkapnya

DPD PKS Garut: Jika Hidup Harmonis Kenapa Mesti “ Bercerai “

GARUT, FOKUSJabar.com : Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 mendatang, seluruh Partai Politik (Parpol) di 16 Kabupaten/Kota di Jawa Barat saat ini...

Selengkapnya

Miris, Dekat Kantor Pemkab Bandung Barat Masih Ada Rutilahu Tanpa MCK

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.com: Berdekatan dengan komplek perkantoran pemerintah tidak menjamin lingkungan sekitarnya  terperhatikan. Hal itu terlihat dari masih adanya...

Selengkapnya

PSGC vs Persip Pekalongan: Pertahankan Trend Menang

CIAMIS, FOKUSjabar.com: PSGC Ciamis bakal menjalani laga tandang melawan Persip Pekalongan pada pekan ke-12 Liga2 Indonesia dari grup 3 Sabtu, 19 Agustus 2017 pukul...

Selengkapnya
Gedung Intan Medina Garut Belum Bisa Menampung Seluruh PKL

Gedung PKL Intan Medina Garut Bakal Disewakan? Ratusan Pedagang Tak Terima

GARUT, FOKUSJabar.com : Beredar isu bahwa Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) Intan Medina Garut, lantai 2 bakal disewakan ke pihak perusahaan. Hal itu tentu saja membuat...

Selengkapnya

Sebelum Dikerjakan, bjb Pangandaran Cairkan Dana Pekerjaan Kontruksi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Pimpinan Cabang Bank bjb Pangandaran, Dede E Wahyudi mengakui kesalahan atas kecolongan pencairan dana pada pelaksanaan pekerjaan yang...

Selengkapnya

Dua Balon Raksasa Milik LSM BAIS Mengudara di Perbatasan Kabupaten Garut-Cianjur

GARUT, FOKUSJabar.com : Berbagai tradisi unik dilakukan warga untuk menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)....

Selengkapnya

Bank bjb Mengaku Kecolongan Pencairan Dana di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Kisruh pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Campaka-Karangkamiri di Kecamatan Cigugur yang diduga anggaran pelaksanaanya...

Selengkapnya