PKL Kuliner Purnawarman Kembali Berjualan di Trotoar dengan Tiga Kesepakatan - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Senin, 29 Mei 2017
Search

PKL Kuliner Purnawarman Kembali Berjualan di Trotoar dengan Tiga Kesepakatan




BANDUNG, FOKUSJabar.com : Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung mengaku sudah mendapatkan kesepakatan dengan para pedagang kaki lima (PKL) Kuliner Purnawarman. Pada hari ini, PKL Kuliner Purnawarman pun sudah menempati lahan relokasi sementara di tiga titik sepanjang Jalan Purnawarman.
Kepala Satpol PP Kota Bandung, Dadang Iriana menuturkan, dari tiga titik relokasi sementara tersebut, masing-masing titik akan ditempati sebanyak delapan sampai 10 pedagang. ‎Beberapa kesepakatan dengan para pedagang pun sudah disetujui Tim Satgasus PKL Kota Bandung.
“ Kesepatakan pertama terkait luas lahan ditiga titik yang akan digunakan pedagang yakni hanya sepertiga dari luas lahan pedestrian. Dengan demikian, ‎pejalan kaki tidak terganggu oleh aktivitas berdagang, termasuk fasilitas untuk kaum disabilitas masih dapat dipergunakan,” ujar Dadang saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Senin (20/3/2017).
Kesepatakan kedua dengan para pedagang yakni terkait waktu berjualan. Dadang menyebut, pihaknya dengan para pedagang telah menyepakati kalau aktifitas berjualan dibatasi mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.
“ Jika mereka menyalahi, maka kita langsung tertibkan. Contohnya, mereka berjualan di atas jam enam sore, ya kita tertibkan karena hal ini sudah disepakati bersama dan harus diikuti,” tambahnya.
Dan kesepakatan terakhir terkait barang dagangan milik setiap pedagang yang wajib dibawa pulang. Hal ini dilakukan untuk menghindarkan kesan kesemerawutan atau kesan kumuh. Pihaknya pun menegaskan, para pedagang bisa melaksanakan kesepakatan dan tidak lagi terjadi penambahan pedagang untuk menjaga kondusifitas di lapangan.
“ Dari catatan resmi Satgasus PKL Kota Bandung, jumlah pedagang sebanyak 28 pedagang. ‎Kita akan lakukan pengawasan dan monitoring. Jangan sampai, kondusifitas saat ini terganggu oleh kedatangan para pedagang baru yang berpotensi menimbulkan masalah,” tegasnya.
Sebelumnya, PKL kuliner Purnawarman Kota Bandung tidak bisa berjualan setelah pihak pengelola Bandung Elektronik Centre (BEC) mengunci rapat pintu masuk lahan relokasi yang rencananya dibuat gedung parkir bertingkat. Para pedagang pun melayangkan permintaan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan izin sementara untuk berjualan di tiga titik lokasi Jalan Purnawarman hingga proyek pembangunan rampung.
(Ageng/Bam’s)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu Sudah Lima Bulan Tinggal Di Garut

GARUT, FOKUSJabar.com : Jajaran Aparatur Kelurahan Lebakjaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, melakukan penggalian data identitas pelaku bom bunuh diri (AS)...

Selengkapnya

Makanan dan Minuman Ini Cocok Saat Puasa

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kebugaran tubuh ketika berpuasa sangat bergantung pada makanan dan minuman yang dikonsumsi saat buka dan sahur. Artinya, mengonsumsi makanan...

Selengkapnya

Terkait Bom Kampung Melayu, Tiga Orang Diamankan Densus 88

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tim Densus 88 Mabes Polri mengamankan tiga orang terduga teroris yang berkaitan dengan aksi bom bunuh diri, Rabu (24/5/2015) malam di Terminal...

Selengkapnya

ICMI Orwil Jabar Kutuk Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Hukum dan HAM Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Jawa Barat, Cecep Suhardiman mengutuk terjadinya bom bunuh diri...

Selengkapnya

Ini Kata Aher Soal Ledakan di Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengaku prihatin dan berbelasungkawa atas insiden yang terjadi di terminal Kampung Melayu, Jakarta,...

Selengkapnya

Olah TKP, Polisi Temukan Isi Panci di Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Pasca ledakan bom panci bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta, Polisi langsung memeriksa lokasi kejadian. Selain buku dan struk kecil, polisi...

Selengkapnya

Raja & Ratu Swedia Kagum dengan Angklung dan Bobotoh Viking

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Dalam kunjungan pertama kali ke Indonesia, khususnya Kota Bandung, Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia terpesona dengan alat musik...

Selengkapnya

Heboh! Terjadi Ledakan di Kampung Melayu Jakarta Timur, Diduga Bom Bunuh Diri

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Sebuah ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di sekitar Terminal Bus Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) sekira pukul...

Selengkapnya

Proses Hukum Kasus Dugaan Pelecehan Lambang Negara Harus Tetap Berjalan

GARUT,  FOKUSJabar. com : Terkait dugaan kasus pelecehan lambang negara yang terpampang dalam spanduk yang dikeluarkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik...

Selengkapnya

Tolak Jalan Tol ke BIJB, Bupati Majalengka akan Menghadap Presiden

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com : Bupati Majalengka, Sutrisno tetap menolak pembangunan jalan tol menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, bahkan dalam...

Selengkapnya