KBPPD Gerindra, Sunatra : Integritas Politik Emil Kurang Baik - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Selasa, 25 April 2017
Search

KBPPD Gerindra, Sunatra : Integritas Politik Emil Kurang Baik




BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Badan Pemenangan Pemilu Daerah DPD Gerindra Jawa Barat, Sunatra menilai pencalonan Ridwal Kamil (Emil) di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 mendatang tidak memiliki etika politik.
Selain itu, Gerindra juga akan meninggalkan Wali Kota Bandung karena menyepakati syarat ketiga untuk mendukung Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Emil juga tidak memiliki integritas politik yang kurang baik.
Pertama kita tidak diberitahu dukungan NasDem kepada Emil, karena bagaimanapun pada Pemilihan Wali Kota yang lalu diusung Partai Gerindra. Setidaknya ada bahasa. Kedua persyaratan Emil harus mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang.
“ Itu yang sangat memberatkan kami karena punya calon sendiri,” kata Sunatra, di Gedung DPRD Provinsi Jabar, Senin (20/3/2017).
Sunatra menegaskan, Gerinda sudah tidak melirik Emil untuk persiapan Pilgub. Bahkan, pihaknya sudah menyiapakan nama dari internal Partai dan melirik beberapa nama dari eksternal. Salah satunya, Deddy Mizwar (Demiz) yang kini menjabat Wakil Gubernur Jawa Barat.
“ Kalau menurut saya, sebaiknya Emil selesaikan dulu urusan di Kota Bandung,” ujar dia.
Menurut Sunatra, partai besar yang ikut NasDem mendukung Emil tidak ada harga diri. Bagaimana tidak, NasDem hanya memiliki lima kursi, sedangkan persyaratan untuk mengusung 20 persen dari 100 kursi yang ada di DPRD Jawa Barat.
“ Saya pikir tidak ada harga diri bagi partai besar jika ikut mendukung Emil bersama NasDem,” sebut Sunatra.
Sunarta menjelaskan, Bakal Calon (Balon) Gubernur Jawa Barat dari Gerindra akan keluar pada Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) yang akan digelar 8 April mendatang. Gerindra sendiri sudah menyiapkan wakilnya dari internal partai, mengingat hanya memiliki 11 kursi.
“ Jadi yang sulit itu membangun koalisi dan kita akan segera bahas itu. Hasilnya dalam Rapimda nanti,” tutur dia.
Sementra Pengurus DPW PKS Jabar, Haris Yuliana menanggapi santai gerakan NasDem mendukung Ridwan Kamil. Menurutnya, itu bagian dari strategi politik dan tidak berpengaruh. Selain itu, merupakan hak politik NasDem maupun Emil.
“ PKS Jabar juga sudah mengajukan nama ke DPP untuk Pilgub. Yakni, tiga orang dari internal partai dan dua orang eksternal. Saat ini sedang digodok pusat,” ujar Haris.
Hal senada dikatakan Sekretaris Umum Dewan Pengurus Daerah PDI Perjuangan, Abdi Yuhana, bentuk dukungan NasDem ke Emil itu bagian dari strategi politik. Bagi PDIP untuk maju mencalonkan Kepala Daerah ada sejumlah tahapan.
Perlu diketahui, ada tiga hal yang diperhatikan mengusung Balon Gubernur. Pertama, PDIP memiliki 20 kursi di legislatif sehingga bisa mengusung kapan dan siapa saja.
Kedua yang diperhatikan PDIP adalah evaluasi Pilkada 2008 dan 2013 ketika popularitas tidak menjamin kemenangan. Tahun 2008 lalu, pada saat itu popularitas Agum Gumelar sangat tinggi, namun pada waktunya kalah. Kemudian Dede Yusuf (2013) juga kalah oleh Ahmad Heryawan.
“ Evaluasi Pilkada sebelumnya sangat menjadi pertimbangan kami untuk Pilgub nanti,” ujar dia.
Terakhir, PDIP dalam Pilgub akan mengusung dari internal partai. Baik itu calon gubernur atau bahkan wakilnya karena sudah memenuhi syarat 20 persen.
“ Ada tahapan juga bahwa yang berniat untuk maju dari PDIP harus mendaftar dalam penjaringan Balon Gubernur yang akan dibuka bulan Mei mendatang. Penjaringan bisa mendaftar dari DPC, DPD maupun DPP. Dan yang memutuskannya, Ketua Umum,” katanya.
Terkait banyaknya gambar kader PDIP yang mengklaim akan maju di Pilgub Jabar, Abdi menjelaskan, hal itu perlu dipertanyakan kebenarannya. Terlebih sudah dengan pasangannya.
“ Gambar itu tidak benar. Kami belum merilis calon gubernur. Balon saja belum. Ini malah sudah dengan pasangannya,” tutur dia.
Sejauh ini sudah muncul nama Ineu Purwadewi, Ketua DPRD Jabar bersama Netty Prasetya Heryawan mencalonkan diri sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.
Kemudian juga ada gambar yang tersebar Ridwal Kamil dengan Rike Diah Pitaloka.
“ PDIP belum pada proses pencalonan dukungan atau bahkan pemasangan karena ada proses yang harus ditempuh,” pungkas dia.
(AS/Bam’s)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Anies : Pilkada Bukan Soal Nomor Urut

Berikut Beberapa Aturan Ahok yang Akan Dicabut Anies-Sandi

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Seperti diketahui paslon Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Selangkah lagi Anies-Sandi akan memimpin Jakarta...

Selengkapnya

Rumah Janda Tua di Pakenjeng Ambruk Akibat Gempa

GARUT, FOKUSJabar.com : Satu unit rumah di Kampung Tangsi, RW07, Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, bagian atapnya roboh akibat gempa bumi berkekuatan...

Selengkapnya

Ahmad Bajuri Sang Inisiator Konvensi Pilkada 2018

GARUT, FOKUSJabar.com : Konvensi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digagas Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC PD) Kabupaten Garut mendapat respon positif...

Selengkapnya

Pergoki Maling, Nenek Ini Dibacok

CIAMIS,FOKUSJabar.com: Nenek berusia 70 tahun asal Dusun Ciroyom, Desa Mandalare, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis dilarikan ke RSUD Kabupaten Tasikmalaya. Korban...

Selengkapnya

Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Puncak

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Tiga orang menjadi korban tewas kecelakaan beruntun di Jalan Raya Puncak, tepatnya di turunan Selarong, Sabtu (22/4/2017). Seperti yang...

Selengkapnya

Sosok RA Kartini Menginspirasi Perjalanan Hidup Hj Irma Bastaman

BANJAR, FOKUSJabar.com: Sosok Kartini bagi Dr Hj Irma Bastaman Harris MM, Plt Ketua DPC Partai Demokrat Ciamis adalah motivator para wantia Indonesia untuk terus...

Selengkapnya

Ahli Nujum: Perang Dunia III akan Pecah 13 Mei 2017

AMERIKA SERIKAT, FOKUSJabar.com : Clairvoyant Horacio Villegas, seorang pria yang mengaku ahli supranatural, pada 2015 meramalkan Donald Trump akan jadi Presiden AS dan...

Selengkapnya

Pemkot Surabaya Maju Lantaran Sistem Pajak Online

SURABAYA, FOKUSJabar.com : Hari ini Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) DPRD Garut, Jawa Barat melakukan study banding ke DPRD Kota...

Selengkapnya

PKS Jabar Nggan Sebut Netty Heryawan Jadi Cagub

BANDUNG, FOKUSJabar.com : DPW PKS Jawa Barat akan mengumumkan nama bakal calon gubernurnya untuk Pilgub Jabar 2018 mendatang. Namun pihaknya enggan menyebutkan siapa...

Selengkapnya

Polisi Amankan Benih Lobster Seharga Ratusan Juta dan Tangkap 9 Pelaku

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Polres Sukabumi berhasil mengungkap penyebaran benih lobster milik Kementerian Pertanian, yang hendak disebarkan masyarakat di wilayah...

Selengkapnya