KBPPD Gerindra, Sunatra : Integritas Politik Emil Kurang Baik - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Kamis, 27 Juli 2017
Search

KBPPD Gerindra, Sunatra : Integritas Politik Emil Kurang Baik

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Badan Pemenangan Pemilu Daerah DPD Gerindra Jawa Barat, Sunatra menilai pencalonan Ridwal Kamil (Emil) di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 mendatang tidak memiliki etika politik.
Selain itu, Gerindra juga akan meninggalkan Wali Kota Bandung karena menyepakati syarat ketiga untuk mendukung Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Emil juga tidak memiliki integritas politik yang kurang baik.
Pertama kita tidak diberitahu dukungan NasDem kepada Emil, karena bagaimanapun pada Pemilihan Wali Kota yang lalu diusung Partai Gerindra. Setidaknya ada bahasa. Kedua persyaratan Emil harus mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang.
“ Itu yang sangat memberatkan kami karena punya calon sendiri,” kata Sunatra, di Gedung DPRD Provinsi Jabar, Senin (20/3/2017).
Sunatra menegaskan, Gerinda sudah tidak melirik Emil untuk persiapan Pilgub. Bahkan, pihaknya sudah menyiapakan nama dari internal Partai dan melirik beberapa nama dari eksternal. Salah satunya, Deddy Mizwar (Demiz) yang kini menjabat Wakil Gubernur Jawa Barat.
“ Kalau menurut saya, sebaiknya Emil selesaikan dulu urusan di Kota Bandung,” ujar dia.
Menurut Sunatra, partai besar yang ikut NasDem mendukung Emil tidak ada harga diri. Bagaimana tidak, NasDem hanya memiliki lima kursi, sedangkan persyaratan untuk mengusung 20 persen dari 100 kursi yang ada di DPRD Jawa Barat.
“ Saya pikir tidak ada harga diri bagi partai besar jika ikut mendukung Emil bersama NasDem,” sebut Sunatra.
Sunarta menjelaskan, Bakal Calon (Balon) Gubernur Jawa Barat dari Gerindra akan keluar pada Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) yang akan digelar 8 April mendatang. Gerindra sendiri sudah menyiapkan wakilnya dari internal partai, mengingat hanya memiliki 11 kursi.
“ Jadi yang sulit itu membangun koalisi dan kita akan segera bahas itu. Hasilnya dalam Rapimda nanti,” tutur dia.
Sementra Pengurus DPW PKS Jabar, Haris Yuliana menanggapi santai gerakan NasDem mendukung Ridwan Kamil. Menurutnya, itu bagian dari strategi politik dan tidak berpengaruh. Selain itu, merupakan hak politik NasDem maupun Emil.
“ PKS Jabar juga sudah mengajukan nama ke DPP untuk Pilgub. Yakni, tiga orang dari internal partai dan dua orang eksternal. Saat ini sedang digodok pusat,” ujar Haris.
Hal senada dikatakan Sekretaris Umum Dewan Pengurus Daerah PDI Perjuangan, Abdi Yuhana, bentuk dukungan NasDem ke Emil itu bagian dari strategi politik. Bagi PDIP untuk maju mencalonkan Kepala Daerah ada sejumlah tahapan.
Perlu diketahui, ada tiga hal yang diperhatikan mengusung Balon Gubernur. Pertama, PDIP memiliki 20 kursi di legislatif sehingga bisa mengusung kapan dan siapa saja.
Kedua yang diperhatikan PDIP adalah evaluasi Pilkada 2008 dan 2013 ketika popularitas tidak menjamin kemenangan. Tahun 2008 lalu, pada saat itu popularitas Agum Gumelar sangat tinggi, namun pada waktunya kalah. Kemudian Dede Yusuf (2013) juga kalah oleh Ahmad Heryawan.
“ Evaluasi Pilkada sebelumnya sangat menjadi pertimbangan kami untuk Pilgub nanti,” ujar dia.
Terakhir, PDIP dalam Pilgub akan mengusung dari internal partai. Baik itu calon gubernur atau bahkan wakilnya karena sudah memenuhi syarat 20 persen.
“ Ada tahapan juga bahwa yang berniat untuk maju dari PDIP harus mendaftar dalam penjaringan Balon Gubernur yang akan dibuka bulan Mei mendatang. Penjaringan bisa mendaftar dari DPC, DPD maupun DPP. Dan yang memutuskannya, Ketua Umum,” katanya.
Terkait banyaknya gambar kader PDIP yang mengklaim akan maju di Pilgub Jabar, Abdi menjelaskan, hal itu perlu dipertanyakan kebenarannya. Terlebih sudah dengan pasangannya.
“ Gambar itu tidak benar. Kami belum merilis calon gubernur. Balon saja belum. Ini malah sudah dengan pasangannya,” tutur dia.
Sejauh ini sudah muncul nama Ineu Purwadewi, Ketua DPRD Jabar bersama Netty Prasetya Heryawan mencalonkan diri sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.
Kemudian juga ada gambar yang tersebar Ridwal Kamil dengan Rike Diah Pitaloka.
“ PDIP belum pada proses pencalonan dukungan atau bahkan pemasangan karena ada proses yang harus ditempuh,” pungkas dia.
(AS/Bam’s)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Penggunaan Logo Jawa Barat Disoal

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Beredar larangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk tidak membeli hewan qurban dari Kuningan karena keras dan susah dipotong...

Selengkapnya

11 Manfaat Jagung untuk Kesehatan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Jagung (Zea mays ssp. mays) adalah salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat. Bagi penduduk Amerika Tengah dan Selatan, bulir jagung...

Selengkapnya

Puluhan Warga Cirebon, Tasikmalaya dan Garut, Daftar Jadi Penghuni Luar Angkasa

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Sedikitnya 68 orang warga Cirebon, Tasikmalaya dan Garut telah mendaftarkan dirinya untuk pindah kewarganegaraan. Mereka mendaftarkan diri...

Selengkapnya

Pemkab Garut Tutup Lokasi Tambang Pasir Ilegal

GARUT, FOKUSJabar.com: Pemerintah Kabupaten Garut bersama Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam menutup lokasi tambang Galian C di Blok Cipanas, Jalan Baru,...

Selengkapnya

Minta Keadilan, Ratusan Honorer K-2 Geruduk Pemkab Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.com: Ratusan tenaga honorer kategori-2 mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Rabu (26/7/2017). Mereka datang untuk mengadukan nasibnya yang selama...

Selengkapnya

Warga Temukan Kerangka Setelah Sosok Gaib Datang

MAJALENGKA,FOKUSJabar.com: Sebelum menemukan kerangka manusia di Gunung Ciremai, warga Airlangga sudah diberi tanda sebelum bulan Ramadhan dan baru kali ini bisa...

Selengkapnya

Kerangka di Gunung Ciremai Dievakuasi

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com: Kerangka manusia dari seorang pendaki gunung Ciremai yang ditemukan sudah menjadi kerangka berhasil dievakuasi tim gabungan dari TNI, Polhut,...

Selengkapnya

Medsos Bisa Digunakan Sebagai Media Kampanye pada Pilwalkot Bandung 2018

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan kebijakan terkait penggunaan media sosial (Medsos) sebagai salah satu bentu kampanye bagi pasangan...

Selengkapnya

Gila! Brian Sloan Gelar Kontes Kecantikan Vagina

BANDUNG, FOKUSJabar.com :  Kontes kecantikan memperebutkan gelar ratu sejagat mungkin sudah sangat umum diadakan. Para wanita cantik dari belahan penjuru dunia bersaing...

Selengkapnya

Pilbup,Petahana dan Mantan Bupati Garut “Berebut” Rekomendasi Ketum Gerindra

GARUT, FOKUSJabar.com: Jelang Pemilihan Bupati (Pilbup) Garut 2018 mendatang, sebanyak 8 pendaftar mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Bupati (Balonbup) ke Dewan...

Selengkapnya