Ini Penyebab Banjir di Kawasan Jalan Raya Bandung - Garut - Sumedang - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Kamis, 27 Juli 2017
Search
Banjir terparah di California selama seratus tahun belakangan ini terjadi karena meluapnya Sungai Coyote Creek akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut selama beberapa hari. (Elijah Nouvelage/Getty Images North America/AFP)

Ini Penyebab Banjir di Kawasan Jalan Raya Bandung – Garut – Sumedang

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Banjir di kawasan Jalan Raya Bandung – Garut Sumedang, tepatnya di daerah sekitaran PT. Kahatex Rancaekek akan terselesaikan selama dua tahun. Hal itu sesuai master plan dan perencanaan dari Balai Besar Wilayah Sungai Citarum.

Proses pengerjaan normalisasi sungai dan proses program bebas banjir Rancaekek dimulai tahun 2016. Maka Rancaekek diprediksi akan bebas banjir sekitar akhir tahun 2018.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar (Demiz) mengatakan, banjir di Rancaekek bukan soal sungai yang tertutup pabrik Kahatex saja, namun ada beberapa hal lain pemicu banjir. Karenanya, harus ada normalisasi sepanjang sungai yang berada di kawasan Rancaekek.

“ Tidak bisa dipercepat karena dua tahun itu merupakan perencanaan semua program pengerjaan sehingga harus diikuti. Secara teknis ada di BBWS,” ujar Demiz di Gedung DPRD Provinsi Jabar, Senin (20/3/2017).

Menurut dia, dua tahun tersebut terdapat permasalahan anggaran yang baru bisa digunakan sekarang karena bersumber dari pemerintah pusat yang menggunakan dana pinjaman. Meski begitu, normalisasi sudah berlangsung dari tahun lalu.

“ Memang ada keterlambatan dana, namun program terus berlangsung,” ujarnya.
Terkait pembogkaran bangunan yang berada di atas sungai sudah dilakukan dan sebagian sudah terbongkar sesuai dengan komitmen awal bahwa pihak Kahatex bersedia melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang ada di atas sungai tanpa membebankan pemerintah, sesuai perjanjian dengan Wakil Presiden, Jusuf Kalla beberapa waktu yang lalu.

“ Sudah dilakukan pembongkaran oleh Kahatex sesaui dengan perjanjian awal. Saat ini proses pembongkaran diawasi oleh kami. Berdasarkan hasil laporan Dinas Pengendalian, sudah sebagain dibongkar dan akan terus dilanjutkan,” kata Deddy.

Kepala Dinas Pengendalian Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Anang Sudarna membenarkan ada pembongkaran bangunan di atas sungai Cikijing. Pembongkaran itu baru di bagian hilir, bukan dibagian yang memang menjadi penyebab banjir.

“ Saya langsung memantau ke lapangan dan memang ada bagian dibongkar, namun bukan bagian yang rawan banjir. Bangunan dibagian penyebab banjir masih dibiarkan,” katanya.

Anang menjelaskan, pembongkaran yang sudah dilakukan Kahatex saat ini tidak berpengaruh. Terbukti, masih terjadi banjir. Seharusnya pembongkaran diawali dari daerah penyebab banjir.
“ Harus segera dibongkar semua, Kahatex jangan mau enaknya saja, sementara masyarakat menderita,” tutur dia.

(AS/Bam’s)








TAG


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Penggunaan Logo Jawa Barat Disoal

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Beredar larangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk tidak membeli hewan qurban dari Kuningan karena keras dan susah dipotong...

Selengkapnya

11 Manfaat Jagung untuk Kesehatan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Jagung (Zea mays ssp. mays) adalah salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat. Bagi penduduk Amerika Tengah dan Selatan, bulir jagung...

Selengkapnya

Puluhan Warga Cirebon, Tasikmalaya dan Garut, Daftar Jadi Penghuni Luar Angkasa

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Sedikitnya 68 orang warga Cirebon, Tasikmalaya dan Garut telah mendaftarkan dirinya untuk pindah kewarganegaraan. Mereka mendaftarkan diri...

Selengkapnya

Pemkab Garut Tutup Lokasi Tambang Pasir Ilegal

GARUT, FOKUSJabar.com: Pemerintah Kabupaten Garut bersama Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam menutup lokasi tambang Galian C di Blok Cipanas, Jalan Baru,...

Selengkapnya

Minta Keadilan, Ratusan Honorer K-2 Geruduk Pemkab Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.com: Ratusan tenaga honorer kategori-2 mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Rabu (26/7/2017). Mereka datang untuk mengadukan nasibnya yang selama...

Selengkapnya

Warga Temukan Kerangka Setelah Sosok Gaib Datang

MAJALENGKA,FOKUSJabar.com: Sebelum menemukan kerangka manusia di Gunung Ciremai, warga Airlangga sudah diberi tanda sebelum bulan Ramadhan dan baru kali ini bisa...

Selengkapnya

Kerangka di Gunung Ciremai Dievakuasi

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com: Kerangka manusia dari seorang pendaki gunung Ciremai yang ditemukan sudah menjadi kerangka berhasil dievakuasi tim gabungan dari TNI, Polhut,...

Selengkapnya

Medsos Bisa Digunakan Sebagai Media Kampanye pada Pilwalkot Bandung 2018

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan kebijakan terkait penggunaan media sosial (Medsos) sebagai salah satu bentu kampanye bagi pasangan...

Selengkapnya

Gila! Brian Sloan Gelar Kontes Kecantikan Vagina

BANDUNG, FOKUSJabar.com :  Kontes kecantikan memperebutkan gelar ratu sejagat mungkin sudah sangat umum diadakan. Para wanita cantik dari belahan penjuru dunia bersaing...

Selengkapnya

Pilbup,Petahana dan Mantan Bupati Garut “Berebut” Rekomendasi Ketum Gerindra

GARUT, FOKUSJabar.com: Jelang Pemilihan Bupati (Pilbup) Garut 2018 mendatang, sebanyak 8 pendaftar mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Bupati (Balonbup) ke Dewan...

Selengkapnya