Deklarasi NasDem Terhadap Emil, Ubah Peta Politik di Jabar Jelang Pilgub 2018 - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Rabu, 29 Maret 2017
Search
PNS Kota Bandung Sudah Sejahtera, Emil: Kalau Masih Macem-(foto web)

Deklarasi NasDem Terhadap Emil, Ubah Peta Politik di Jabar Jelang Pilgub 2018

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil resmi diusung Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sebagai Calon Gubernur Jabar 2018 mendatang. Meski langkah Nasdem ini dinilai bagus, namun disayangkan karena sesuai aturan UU Pemilu, Nasdem hanya mempunyai 5 kursi di DPRD Jabar.




Menanggapi hal tersebut, Pengamat Politik dari Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universitas Padjadjaran (Unpad), Muradi menjelaskan, jika langkah Nasdem ini akan membuat partai lain berpikir dua kali untuk koalisi.

“Langkah Nasdem dengan mengambil momentum tersebut akan membuat partai lain berpikir dua kali untuk ikut dalam gerbong dukungan ke Ridwan Kamil. Sementara partai politik lain yang sejak awal ingin mengusung RK juga akan mengambil sikap yang sama. Situasi ini tentu akan menyandera RK dalam situasi politik yang tidak cukup nyaman,” jelas Muradi, Senin (20/3) di kampus Unpad.

Menurut Muradi, RK juga berpotensi tersandera oleh politik kepentingan dari Partai Nasdem.

“Meski dengan tegas membuka ruang koalisi, tetapi sebagai partai yang pertama kali mengusung dan mendeklarasikan RK sebagai bakal Cagub, Nasdem akan memilih untuk membangun daya tawar politik kepada partai-partai politik lainnya,” jelas Muradi.

Dengan didekalarasikannya Emil, Muradi melihat peta politik di Jabar akan berubah menjelang Pilgub 2018 mendatang.

“Partai-partai politik yang sejak awal menunggu waktu yang tepat kemudian melihat situasi tersebut bukan tidak mungkin akan membangun barisan yang lebih kokoh namun pragmatis, misalnya Partai Golkar dan PDIP yang kecil kemungkinannya melakukan koalisi dengan PKS, maka hal tersebut dimungkinkan mengusung calon yang dianggap bisa mematahkan posisi politik RK di Jabar untuk bisa memenangkan Pilgub Jabar 2018,” jelasnya.

Hal ini juga, akan berdampak pada hasil survey. Potensi hasil survey juga akan mengubah hasil dari yang selama ini beredar di jabar. Artinya jika sinisme menguat karena deklarasi yang terlalu dini untuk maju di jabar, maka posisi RK berpotensi secara bertahap akan goyah juga dan tergeser dari puncak.

“Situasi ini jika tidak dikelola dengan baik, maka nasib RK akan sama dengan seperti Dede Yusuf pada Pilgub 2013, secara sistematis tergeser terjun bebas, dan kalah pada Pilgub 2013. Padahal Dede yusuf sejak awal selalu memuncaki hasil survey,” pungkasnya.

(Arief/Yun)





TAG


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Empat Partai Sepakat Berkoalisi dalam Pilkada Ciamis

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Empat ketua partai di Kabupaten Ciamis, yaitu Partai Demokrat, Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Nasional Demokrasi...

Selengkapnya

Dinasehati Kang Icep, Anjar Asmara Semakin Yakin Nyalon Bupati Ciamis

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ciamis, Anjar Asmara (AA) memperlihatkan keseriusannya untuk maju menjadi Calon Bupati...

Selengkapnya

Anjar Asmara Memperkuat Silaturahmi dengan Pengusaha Muda

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Anjar Asmara (AA) terus melakukan penguatan silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat di Ciamis. Dalam seminggu ini didampingi pendukungnya,...

Selengkapnya

KPUD Kota Banjar Disulap Jadi “Puseur Atikan Demokrasi”

BANJAR, FOKUSJabar.com : Wali Kota Banjar, Hj Ade Uu Sukaesih meresmikan Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPUD Kota Banjar, Senin (27/03/2017). Rumah pintar pemilu tersebut...

Selengkapnya
Maskapai Aviastar Siap Menanggung Biaya Asuransi Korban

Jelang Nyepi, Penerbangan Bandung-Bali Tak Terganggu

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi, penerbangan menuju Pulau Bali dari Bandung hari ini tetap berlangsung secara normal. Manajer Operasional...

Selengkapnya

Ini Derita Iwan Korban Angin Puting Beliung di Banjar

BANJAR, FOKUSJabar.com: Iwan (35) warga RT 26 RW 10 Dusun Pasirleutik, Desa Mekarharaja, Kecamatan Purwaharja, hanya bisa pasrah. Rumahnya hancur lebur akibat angin...

Selengkapnya

Kemungkinan Besar Rudy-Helmi Kembali Berpasangan

GARUT, FOKUSJabar.com : Genderang “ perang “ Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 kini sudah menggema. Sejumlah Partai Politik (Parpol) mulai menjalin komunikasi...

Selengkapnya

Nasdem Kurang Meyakinkan, Emil Kasak-kusuk ke Independen

BANDUNG, FOKUSJABAR.COM :  Langkah Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil maju di Pilgub Jabar memang tengah menjadi sorotan, bahkan dikabarkan Emil sapaan akrab Wali Kota...

Selengkapnya

Netty Tanggapi Santai Wacana Politik Dinasti Aher

CIREBON, FOKUSJabar.com : Ketua P2TP2A Jawa Barat, Netty Prasetiyani Heryawan menanggapi santai kabar mengenai politik dinasti dari Gubernur Jabar yang juga suaminya...

Selengkapnya

Pemerintah Tegaskan 27 Maret Bukan Hari Cuti Bersama

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Netizen kini tengah diributkan tentang cuti bersama pada tanggal 27 Maret 2017 mendatang. Hari dimana tanggal tersebut merupakan tanggal yang...

Selengkapnya