Deklarasi NasDem Terhadap Emil, Ubah Peta Politik di Jabar Jelang Pilgub 2018 - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Sabtu, 19 Agustus 2017
Search
PNS Kota Bandung Sudah Sejahtera, Emil: Kalau Masih Macem-(foto web)

Deklarasi NasDem Terhadap Emil, Ubah Peta Politik di Jabar Jelang Pilgub 2018

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil resmi diusung Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sebagai Calon Gubernur Jabar 2018 mendatang. Meski langkah Nasdem ini dinilai bagus, namun disayangkan karena sesuai aturan UU Pemilu, Nasdem hanya mempunyai 5 kursi di DPRD Jabar.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Politik dari Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universitas Padjadjaran (Unpad), Muradi menjelaskan, jika langkah Nasdem ini akan membuat partai lain berpikir dua kali untuk koalisi.

“Langkah Nasdem dengan mengambil momentum tersebut akan membuat partai lain berpikir dua kali untuk ikut dalam gerbong dukungan ke Ridwan Kamil. Sementara partai politik lain yang sejak awal ingin mengusung RK juga akan mengambil sikap yang sama. Situasi ini tentu akan menyandera RK dalam situasi politik yang tidak cukup nyaman,” jelas Muradi, Senin (20/3) di kampus Unpad.

Menurut Muradi, RK juga berpotensi tersandera oleh politik kepentingan dari Partai Nasdem.

“Meski dengan tegas membuka ruang koalisi, tetapi sebagai partai yang pertama kali mengusung dan mendeklarasikan RK sebagai bakal Cagub, Nasdem akan memilih untuk membangun daya tawar politik kepada partai-partai politik lainnya,” jelas Muradi.

Dengan didekalarasikannya Emil, Muradi melihat peta politik di Jabar akan berubah menjelang Pilgub 2018 mendatang.

“Partai-partai politik yang sejak awal menunggu waktu yang tepat kemudian melihat situasi tersebut bukan tidak mungkin akan membangun barisan yang lebih kokoh namun pragmatis, misalnya Partai Golkar dan PDIP yang kecil kemungkinannya melakukan koalisi dengan PKS, maka hal tersebut dimungkinkan mengusung calon yang dianggap bisa mematahkan posisi politik RK di Jabar untuk bisa memenangkan Pilgub Jabar 2018,” jelasnya.

Hal ini juga, akan berdampak pada hasil survey. Potensi hasil survey juga akan mengubah hasil dari yang selama ini beredar di jabar. Artinya jika sinisme menguat karena deklarasi yang terlalu dini untuk maju di jabar, maka posisi RK berpotensi secara bertahap akan goyah juga dan tergeser dari puncak.

“Situasi ini jika tidak dikelola dengan baik, maka nasib RK akan sama dengan seperti Dede Yusuf pada Pilgub 2013, secara sistematis tergeser terjun bebas, dan kalah pada Pilgub 2013. Padahal Dede yusuf sejak awal selalu memuncaki hasil survey,” pungkasnya.

(Arief/Yun)





TAG


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Bocah Inspiratif, Nafkahi Adiknya Dari Hasil Menjual Barang Rongsok

CIREBON, FOKUSJabar.com: Namanya Miki (16), bocah yatim piatu dari Kampung Pilang Tonggo, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon ini sepertinya tidak mengenal kata...

Selengkapnya

Empat Tahun DI Citameng 2 Tak Tersentuh Normalisasi, Petani Sukawening Garut Menjerit

GARUT, FOKUSJabar.com : Sudah hampir empat tahun lamanya, petani di Kecamatan Sukawening mengharapkan bantuan normalisasi/pengerukan Daerah Irigasi (DI) Citameng 2 dari...

Selengkapnya

DPD PKS Garut: Jika Hidup Harmonis Kenapa Mesti “ Bercerai “

GARUT, FOKUSJabar.com : Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 mendatang, seluruh Partai Politik (Parpol) di 16 Kabupaten/Kota di Jawa Barat saat ini...

Selengkapnya

Miris, Dekat Kantor Pemkab Bandung Barat Masih Ada Rutilahu Tanpa MCK

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.com: Berdekatan dengan komplek perkantoran pemerintah tidak menjamin lingkungan sekitarnya  terperhatikan. Hal itu terlihat dari masih adanya...

Selengkapnya

PSGC vs Persip Pekalongan: Pertahankan Trend Menang

CIAMIS, FOKUSjabar.com: PSGC Ciamis bakal menjalani laga tandang melawan Persip Pekalongan pada pekan ke-12 Liga2 Indonesia dari grup 3 Sabtu, 19 Agustus 2017 pukul...

Selengkapnya
Gedung Intan Medina Garut Belum Bisa Menampung Seluruh PKL

Gedung PKL Intan Medina Garut Bakal Disewakan? Ratusan Pedagang Tak Terima

GARUT, FOKUSJabar.com : Beredar isu bahwa Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) Intan Medina Garut, lantai 2 bakal disewakan ke pihak perusahaan. Hal itu tentu saja membuat...

Selengkapnya

Sebelum Dikerjakan, bjb Pangandaran Cairkan Dana Pekerjaan Kontruksi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Pimpinan Cabang Bank bjb Pangandaran, Dede E Wahyudi mengakui kesalahan atas kecolongan pencairan dana pada pelaksanaan pekerjaan yang...

Selengkapnya

Dua Balon Raksasa Milik LSM BAIS Mengudara di Perbatasan Kabupaten Garut-Cianjur

GARUT, FOKUSJabar.com : Berbagai tradisi unik dilakukan warga untuk menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)....

Selengkapnya

Bank bjb Mengaku Kecolongan Pencairan Dana di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Kisruh pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Campaka-Karangkamiri di Kecamatan Cigugur yang diduga anggaran pelaksanaanya...

Selengkapnya

Dishub Ciamis Rencanakan Angkot Online

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis berencana meluncurkan angkutan kota (angkot) berbasis aplikasi atau online. Angkot dengan trayek...

Selengkapnya