Ribuan Cangkir Kopi Jabar Gratis di #Ngopisaraosna Vol 1 - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Kamis, 27 Juli 2017
Search

Ribuan Cangkir Kopi Jabar Gratis di #Ngopisaraosna Vol 1

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Sebanyak 40 pegiat kopi yang terdiri dari petani dan produsen kopi Jabar memeriahkan gelaran #NgopiSaraosna Vol. 1 yang diadakan di halaman Gedung Sate, Jl. Diponegoro Bandung, Minggu (19/3/17). Mereka tidak hanya hadir, tapi juga membagikan kopi tubruk bercitarasa khas lahan masing-masing dengan gratis kepada pengunjung yang kebanyakan adalah para pecinta kopi.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) beserta istri, Netty Heryawan, dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar turut ambil bagian dalam menikmati orisinil kopi Jabar bersama sedikitnya 4000 pengunjung yang dimanjakan lidahnya. Turut hadir juga para asisten daerah dan kepala dinas di lingkungan Pemprov Jabar.

Sebagai salah satu pencinta kopi, Aher, tak henti-hentinya memuji kenikmatan kopi asal Jawa Barat yang mendapatkan predikat sebagai kopi terbaik di dunia, kopi Java Preanger dari Gunung Puntang.

“Dulu dinamakan Java Preanger Coffee yang terkenal di seluruh dunia. Meski asal muasalnya dari Kenya, langsung dibawa kesini (Jawa Barat) lewat jalur murni, mata rantai emas,” papar Aher dalam sambutannya.

“Tahun 1922 sempat punah karena penyakit tanaman, sekarang muncul kembali dan merebut gelar juara kopi terbaik dunia di bulan April tahun 2016 lalu di Atlanta.” pujinya bangga.

Dengan gamblang Aher menjelaskan manfaat kopi bagi tubuh, dengan catatan kopi dikonsumsi secara benar. Menurut Aher, kopi dapat memperkuat kinerja syaraf tubuh. Kopi juga menjadi obat herbal yang mencegah Alzheimer atau penyakit pikun. Minyak kopi yang sangat halus dan pekat dimanfaatkan sebagai bahan kosmetik yang bisa memperhalus kulit. Karenanya, isu bahwa kopi dapat menyebabkan penyakit jantung terbantahkan.

“Kopi yang membuat dada berdebar itu pasti ada kesalahan saat mengolahnya. Kopi juga bukan penyebab penyakit jantung, justru memperkuat syaraf jantung. Asalkan dikonsumsi jangan pakai gula,” kata Aher.

“Mari budayakan minum kopi asal Jawa Barat. Kopi sehat: jangan ada gula diantara kita,” tutupnya.

Pegiat kopi Kabupaten Bandung sekaligus pegiat kedai kopi Coffee First yang mengisi salah satu stand, Nanda Adi Nugraha, mengungkapkan ekspektasinya dengan acara ini dapat lebih meluaskan market para pengusaha kopi Jawa Barat. “Mudah-mudahan ada volume (kelanjutan acara) berikutnya dengan berbagai topik menarik seperti misal pembahasan mengenai inovasi-inovasi di dunia kopi yang dapat mengangkat lebih bagi kopi Jabar,” harapnya.

Acara ini mendapat apresiasi positif dari para pengunjung. Shera dan Dinda misalnya, pengunjung asal Cimahi ini mengaku sengaja datang untuk mencicipi kopi Puntang peraih gelar kopi terbaik dunia.

“Kita lihat info acaranya di IG (media sosial instagram), jadi sengaja datang. Kapan lagi kan, bisa ngicip kopi-kopi terbaik, gratis lagi.” seru mereka.

Ada juga Hilman yang datang ramai-ramai dengan sahabat-sahabatnya. Hilman sebelumnya tidak mengetahui acara Ngopi Saraosna ini, mereka baru tertarik untuk datang saat hendak ber-selfie di depan Gedung Sate usai berolahraga di Gasibu. Bahkan ia mengaku sebelumnya tidak pernah menyukai kopi, namun sekarang mulai tertarik mendalami seni mengolah biji kopi.

“Saya baru sekarang lihat pengolahan kopi dari masih bentuk biji sampai bisa diminum, ternyata asik banget. Rasanya juga beda banget sama kopi di warung-warung,” ujar mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (Unikom) ini.

“Kalau nanti diadakan lagi, saya pasti datang lagi. Tiap tahun diadakan, tiap tahun juga saya pasti datang,” ujarnya.
Budaya Kopi Jabar

Pegiat Kopi Puntang sebagai insiator acara, Ayi Sutedja mengatakan gelaran ini memang dikhususkan untuk membangkitkan lagi budaya meminum kopi di masyarakat Jawa Barat. “Jawa Barat penghasil kopi kualitas premium, tapi sayang sekali masyarakat Jabar banyak yang tidak mengetahui kalau kopi asli Jabar itu mendapat pengakuan di tingkat internasional,” katanya.

Untuk itu, bersama Q (Quality) Grader, dan Pemprov Jabar melalui Biro Humas dan Protokol, dan Biro Umum Setda Jabar menggagas acara yang dimaksudkan menjadi trigger bagi geliat kopi Jabar. “Ada anggapan minum kopi adalah produk luar negeri. Padahal, Indonesia memiliki budaya asli seruput kopi dari sejak jaman nenek moyang. Kopi tubruk atau menyeduh kopi dengan cara ‘ditubrukkan’ langsung dengan air panas adalah cara terbaik menikmati kopi asli Indonesia,” jelas Ayi panjang lebar.

Selain kesempatan untuk mencicipi berbagai jenis kopi dari hampir seluruh daerah di Jawa Barat, digelar juga public cupping atau uji coba kualitas kopi dari tiga macam jenis biji kopi (biji yang masih hijau, biji yang sudah merah/matang, dan biji busuk).

Q Grader Jawa Barat, Acek, mengatakan acara ini juga sebagai wahana edukasi bagi para petani kopi untuk menghasilkan kopi yang bernilai tinggi. “Kualitas kopi tergantung pada treatment sebelum dan sesudah panen. Bagaimana para petani ini mengenali biji kopi yang matang, cara menjemur, hingga proses roasting. Itu semua turut menentukan kualitas kopi.

(Agung)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

11 Manfaat Jagung untuk Kesehatan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Jagung (Zea mays ssp. mays) adalah salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat. Bagi penduduk Amerika Tengah dan Selatan, bulir jagung...

Selengkapnya

Puluhan Warga Cirebon, Tasikmalaya dan Garut, Daftar Jadi Penghuni Luar Angkasa

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Sedikitnya 68 orang warga Cirebon, Tasikmalaya dan Garut telah mendaftarkan dirinya untuk pindah kewarganegaraan. Mereka mendaftarkan diri...

Selengkapnya

Pemkab Garut Tutup Lokasi Tambang Pasir Ilegal

GARUT, FOKUSJabar.com: Pemerintah Kabupaten Garut bersama Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam menutup lokasi tambang Galian C di Blok Cipanas, Jalan Baru,...

Selengkapnya

Minta Keadilan, Ratusan Honorer K-2 Geruduk Pemkab Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.com: Ratusan tenaga honorer kategori-2 mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Rabu (26/7/2017). Mereka datang untuk mengadukan nasibnya yang selama...

Selengkapnya

Warga Temukan Kerangka Setelah Sosok Gaib Datang

MAJALENGKA,FOKUSJabar.com: Sebelum menemukan kerangka manusia di Gunung Ciremai, warga Airlangga sudah diberi tanda sebelum bulan Ramadhan dan baru kali ini bisa...

Selengkapnya

Kerangka di Gunung Ciremai Dievakuasi

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com: Kerangka manusia dari seorang pendaki gunung Ciremai yang ditemukan sudah menjadi kerangka berhasil dievakuasi tim gabungan dari TNI, Polhut,...

Selengkapnya

Medsos Bisa Digunakan Sebagai Media Kampanye pada Pilwalkot Bandung 2018

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan kebijakan terkait penggunaan media sosial (Medsos) sebagai salah satu bentu kampanye bagi pasangan...

Selengkapnya

Gila! Brian Sloan Gelar Kontes Kecantikan Vagina

BANDUNG, FOKUSJabar.com :  Kontes kecantikan memperebutkan gelar ratu sejagat mungkin sudah sangat umum diadakan. Para wanita cantik dari belahan penjuru dunia bersaing...

Selengkapnya

Pilbup,Petahana dan Mantan Bupati Garut “Berebut” Rekomendasi Ketum Gerindra

GARUT, FOKUSJabar.com: Jelang Pemilihan Bupati (Pilbup) Garut 2018 mendatang, sebanyak 8 pendaftar mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Bupati (Balonbup) ke Dewan...

Selengkapnya

Dua Wanita Kakak Beradik Tewas Setelah Melompat dari Apartemen

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Dua wanita kakak beradik  tewas di tempat setelah meloncat dari lantai 5A Apartemen Gateway, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, (24/7/2017),...

Selengkapnya