Reforestasi Kawasan DAS Citarum dan Cimanuk Jabar Dimulai - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Kamis, 27 April 2017
Search
Foto Humas Jabar

Reforestasi Kawasan DAS Citarum dan Cimanuk Jabar Dimulai




JAKARTA, FOKUSJabar.com : Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) menyatakan kesiapannya selaku pemerintah daerah dalam melancarkan segala upaya untuk menormalisasi sungai atau pun memperbaiki ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dan Cimanuk di wilayah Jawa Barat.

Hal ini diungkapkan usai mendengar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar yang memastikan upaya reforestasi, atau penghutanan kembali lahan di DAS Citarum dan Cimanuk, akan dilaksanakan segera. Rencananya, upaya normalisasi tersebut akan dimulai April 2017 yang disampaikan Menteri usai rapat bersama Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, Gubernur Jawa Barat, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei, Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, serta Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo, di kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Kamis (16/03/2017).

“Jadwal kerjanya itu April awal atau minggu terakhir Maret ini,” ungkap Siti Nurbaya.

Menurut Siti Nurbaya, setidaknya kerusakan yang terjadi di lahan DAS Citarum adalah seluas 18.600 hektare. Sementara kerusakan yang terjadi di DAS Cimanuk hulu sekitar 9.400 hektar.

Adapun secara teknis, upaya reforestasi DAS di wilayah Citarum dan Cimanuk Jawa Barat, akan dimulai dengan penanaman secara konvensional, yaitu dengan membagikan bibit kepada masyarakat untuk ditanam di wilayah DAS.

Sementara untuk kawasan tak berpenghuni, akan dilakukan mekanisme “Aerial Seeding” atau pembibitan yang disebar menggunakan helikopter.




Siti juga menambahkan, akan dilakukan pula upaya perbaikan di hilir sungai, yaitu dengan membangun infrastruktur pendukung seperti bendungan, sumur resapan, dan lain sebagainya.

Aher secara khusus mengapresiasi, karena menurutnya ini adalah penyelesaian hulu yang paling besar.

“Biasanya memang di hilir yang banyak penyelesaiannya, pengerukan sungai itu yang sering jadi penyelesaian,” kata Aher.

Aher berharap, 3-4 tahun ke depan, bisa terlihat perubahan yang diharapkan.

“Prinsipnya, Jabar siap mensukseskan progam ini bersama-sama dengan kementerian dan lembaga terkait lainnya,” kata Aher.

Sementara itu, Direktur Jenderal Sumber Daya Air pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Imam Santoso menambahkan, untuk perbaikan di kawasan hilir, kementeriannya berencana membangun sejumlah curug atau tempat mengalirkan air dan waduk guna mencegah banjir.

“Di Bandung, kita tahu memang Bandung cekungan, kalau di Cieunteung, kita lakukan pembebasan tanahnya di sana ada 8 hektare, kita akan memompa airnya dari Cieunteung ke Citarum. Sedangkan Citarum sepanjang 32 km kita akan normalisasi,” papar Imam.

Selain itu, yang akan dibuat di Jawa Barat adalah membuat curug Jompong dari aliran Sungai Citarum, yaitu terowongan sepanjang 260 meter. Dengan harapan, penyempitan Sungai Citarum yang menyebabkan luapan air masuk dan menyebabkan banjir di Kota Bandung dapat tertanggulangi.

“Kita rencananya tahun 2017 ini sudah mulai Sungai Cieunteung, kemudian Sungai Citarum tahun 2018. Terowongan Curug Jompong kita mulai tahun 2017 ini juga. Jadi kita harap tahun 2019 semua sudah selesai,” Ungkapnya.

Kepala BNPB, Willem Rampangilei mengungkapkan, untuk upaya reforestasi di wilayah DAS, dan sejumlah pembangunan sarana pendukung yang direncanakan tersebut, dibutuhkan dana sekitar Rp320,6 milyar. Adapun dana tersebut, sesuai arahan Wapres RI Jusuf Kalla diambil dari dana cadangan penanggulangan bencana yang dimiliki BNPB.

“Bapak Wapres minta karena ini kan situasi darurat, kita butuh lebih cepat, sehingga kita sepakat dari Kementerian Keuangan, Bappenas, semua yang hadir rapat, anggarannya akan diambil dari dana cadangan penanggulangan bencana. Nilainya adalah Rp320,6 milyar dan itu sudah perintah Bapak Wapres bulan depan sudah harus mulai dikerjakan oleh Kementerian LHK dan Kementerian PUPR,” katanya.

Tetapi, Willem memaparkan, dana sebesar Rp320 milyar tersebut akan dibagi dua. Dengan perincian, untuk kegiatan serupa di Nusa Tenggara Barat (NTB) diperkirakan sebesar Rp62,9 milyar, dan untuk di Jawa Barat diperkirakan sekitar Rp 250 milyar.

(Vina/Yun)


TAG


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Memperingati Hari Jadi Kabupaten ke-376, Angkot Soreang-Banjaran Hari ini Gratis!

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ada kabar gembira nih buat kamu yang tinggal di daerah Kabupaten Bandung. Pasalnya, hari ini angkot jurusan Soreang-Banjaran digratiskan loh!...

Selengkapnya

Ibu-ibu PAUD Siap Sosialisasikan Anjar Asmara

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Salah satu kelompok Ibu-Ibu yang telah melakukan silaturahmi dengan Kawan Anjar Asmara (AA), yaitu pengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)...

Selengkapnya

Gempa 7 SR Guncang Gedung Sate Pagi Ini

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gempa berkekuatan 7 SR mengguncang Gedung Sate Kota Bandung, ratusan PNS Pemprov Jabar berhamburan keluar gedung. Sejumlah PNS terluka dan...

Selengkapnya

Polisi Buru Penghubung PJTKI Ilegal Purwakarta Hingga ke Malaysia

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Saat ini Tim Ditreskrimum Polda Jabar, tengah memburu satu orang penghubung yang bekerja di PJTKI Ilegal asal Purwakarta. “Setelah...

Selengkapnya

Tiga Remaja Tewas Akibat Kebakaran di Pasir Jambu Kabupaten Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tiga orang remaja dinyatakn tewas akibat terjebak di dalam rumah saat terjadi kebakaran di Kampung Bojong Resmi, Desa Cukang Genteng, Kecamatan...

Selengkapnya
Anies : Pilkada Bukan Soal Nomor Urut

Berikut Beberapa Aturan Ahok yang Akan Dicabut Anies-Sandi

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Seperti diketahui paslon Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Selangkah lagi Anies-Sandi akan memimpin Jakarta...

Selengkapnya

Rumah Janda Tua di Pakenjeng Ambruk Akibat Gempa

GARUT, FOKUSJabar.com : Satu unit rumah di Kampung Tangsi, RW07, Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, bagian atapnya roboh akibat gempa bumi berkekuatan...

Selengkapnya

Ahmad Bajuri Sang Inisiator Konvensi Pilkada 2018

GARUT, FOKUSJabar.com : Konvensi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digagas Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC PD) Kabupaten Garut mendapat respon positif...

Selengkapnya

Pergoki Maling, Nenek Ini Dibacok

CIAMIS,FOKUSJabar.com: Nenek berusia 70 tahun asal Dusun Ciroyom, Desa Mandalare, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis dilarikan ke RSUD Kabupaten Tasikmalaya. Korban...

Selengkapnya

Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Puncak

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Tiga orang menjadi korban tewas kecelakaan beruntun di Jalan Raya Puncak, tepatnya di turunan Selarong, Sabtu (22/4/2017). Seperti yang...

Selengkapnya