Reforestasi Kawasan DAS Citarum dan Cimanuk Jabar Dimulai - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Kamis, 29 Juni 2017
Search
Foto Humas Jabar

Reforestasi Kawasan DAS Citarum dan Cimanuk Jabar Dimulai




JAKARTA, FOKUSJabar.com : Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) menyatakan kesiapannya selaku pemerintah daerah dalam melancarkan segala upaya untuk menormalisasi sungai atau pun memperbaiki ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dan Cimanuk di wilayah Jawa Barat.

Hal ini diungkapkan usai mendengar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar yang memastikan upaya reforestasi, atau penghutanan kembali lahan di DAS Citarum dan Cimanuk, akan dilaksanakan segera. Rencananya, upaya normalisasi tersebut akan dimulai April 2017 yang disampaikan Menteri usai rapat bersama Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, Gubernur Jawa Barat, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei, Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, serta Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo, di kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Kamis (16/03/2017).

“Jadwal kerjanya itu April awal atau minggu terakhir Maret ini,” ungkap Siti Nurbaya.

Menurut Siti Nurbaya, setidaknya kerusakan yang terjadi di lahan DAS Citarum adalah seluas 18.600 hektare. Sementara kerusakan yang terjadi di DAS Cimanuk hulu sekitar 9.400 hektar.

Adapun secara teknis, upaya reforestasi DAS di wilayah Citarum dan Cimanuk Jawa Barat, akan dimulai dengan penanaman secara konvensional, yaitu dengan membagikan bibit kepada masyarakat untuk ditanam di wilayah DAS.

Sementara untuk kawasan tak berpenghuni, akan dilakukan mekanisme “Aerial Seeding” atau pembibitan yang disebar menggunakan helikopter.




Siti juga menambahkan, akan dilakukan pula upaya perbaikan di hilir sungai, yaitu dengan membangun infrastruktur pendukung seperti bendungan, sumur resapan, dan lain sebagainya.

Aher secara khusus mengapresiasi, karena menurutnya ini adalah penyelesaian hulu yang paling besar.

“Biasanya memang di hilir yang banyak penyelesaiannya, pengerukan sungai itu yang sering jadi penyelesaian,” kata Aher.

Aher berharap, 3-4 tahun ke depan, bisa terlihat perubahan yang diharapkan.

“Prinsipnya, Jabar siap mensukseskan progam ini bersama-sama dengan kementerian dan lembaga terkait lainnya,” kata Aher.

Sementara itu, Direktur Jenderal Sumber Daya Air pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Imam Santoso menambahkan, untuk perbaikan di kawasan hilir, kementeriannya berencana membangun sejumlah curug atau tempat mengalirkan air dan waduk guna mencegah banjir.

“Di Bandung, kita tahu memang Bandung cekungan, kalau di Cieunteung, kita lakukan pembebasan tanahnya di sana ada 8 hektare, kita akan memompa airnya dari Cieunteung ke Citarum. Sedangkan Citarum sepanjang 32 km kita akan normalisasi,” papar Imam.

Selain itu, yang akan dibuat di Jawa Barat adalah membuat curug Jompong dari aliran Sungai Citarum, yaitu terowongan sepanjang 260 meter. Dengan harapan, penyempitan Sungai Citarum yang menyebabkan luapan air masuk dan menyebabkan banjir di Kota Bandung dapat tertanggulangi.

“Kita rencananya tahun 2017 ini sudah mulai Sungai Cieunteung, kemudian Sungai Citarum tahun 2018. Terowongan Curug Jompong kita mulai tahun 2017 ini juga. Jadi kita harap tahun 2019 semua sudah selesai,” Ungkapnya.

Kepala BNPB, Willem Rampangilei mengungkapkan, untuk upaya reforestasi di wilayah DAS, dan sejumlah pembangunan sarana pendukung yang direncanakan tersebut, dibutuhkan dana sekitar Rp320,6 milyar. Adapun dana tersebut, sesuai arahan Wapres RI Jusuf Kalla diambil dari dana cadangan penanggulangan bencana yang dimiliki BNPB.

“Bapak Wapres minta karena ini kan situasi darurat, kita butuh lebih cepat, sehingga kita sepakat dari Kementerian Keuangan, Bappenas, semua yang hadir rapat, anggarannya akan diambil dari dana cadangan penanggulangan bencana. Nilainya adalah Rp320,6 milyar dan itu sudah perintah Bapak Wapres bulan depan sudah harus mulai dikerjakan oleh Kementerian LHK dan Kementerian PUPR,” katanya.

Tetapi, Willem memaparkan, dana sebesar Rp320 milyar tersebut akan dibagi dua. Dengan perincian, untuk kegiatan serupa di Nusa Tenggara Barat (NTB) diperkirakan sebesar Rp62,9 milyar, dan untuk di Jawa Barat diperkirakan sekitar Rp 250 milyar.

(Vina/Yun)


TAG


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Disdik Jabar Siap Kembangkan Pendidikan Anti Terorisme

Antisipasi Teror, Polres Garut Perketat Pengamanan

GARUT, FOKUSJabar.com : Terkait ancaman aksi teror yang terjadi di Mapolda Sumatra Utara, Kapolda Jawa Barat instruksikan seluruh Kapolres untuk memperketat terhadap...

Selengkapnya

Jalan Menuju Objek Wisata di Garut Macet

GARUT, FOKUSJabar.com : Memasuki H+2 Hari Raya Idul Fitri 1438 H, jumlah kendaraan yang melintasi atau pu memasuki wilayah Kabupaten Garut terus mengalami peningkatan....

Selengkapnya

Yaris Seruduk Rumah, Satu Orang Tewas

GARUT, FOKUSJabar.com : Sebuah mobil Toyota Yaris berwarna hitam dengan Nopol B 1487 KMR menabrak salah satu rumah milik warga Kampung Pasirgoong, Desa Mulajaya,...

Selengkapnya

Tradisi Lebaran yang Terjaga Kelestariannya

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Hari raya Idul Fitri atau biasa disebut lebaran adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal. Masyarakat Indonesia menyambutnya...

Selengkapnya
Pelantikan Serentak Kepala Daerah Digelar Pertengahan Februari

Mendagri Ancam Sanksi Bagi PNS Bolos Usai Libur Lebaran

FOKUSJabar.com: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta seluruh staf di kementeriannya dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) kembali bekerja pada...

Selengkapnya

Nekad Berenang di area larangan, Pengunjung Pangandaran Tewas

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com: Dalam waktu dua hari, dua nyawa wisatawan melayang di Pangandaran. Pengungunjung yang mengalami kecelakaan rata-rata mereka yang tidak...

Selengkapnya

Pantai Rancabuaya Mengganas, Dua Orang Asal Bandung jadi Korban

GARUT, FOKUSJabar.com : Pantai Rancabuaya, Kabupaten Garut kembali mengganas. Kini dua wisatawan asal Ciparay, Bandung hilang digulung ombak. Kedua korban tersebut...

Selengkapnya

Mendapat Remisi Idul Fitri, 2 Narapidana Lapas IIB Ciamis Bebas

CIAMIS, FOKUSJabar.com: Ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis, pada hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah mendapat remisi. ” Total...

Selengkapnya

Korban Terdampak Banjir Bandang Garut Berlebaran di Tempat Pengungsian

GARUT, FOKUSJabar.com : Merayakan Lebaran adalah hal yang sangat membahagiakan bagi Umat Islam di dunia. Tradisinya, berkumpul dengan sanak saudara, saling tukar ampau...

Selengkapnya

Delman Tetap Beroperasi, Garut Dikepung Macet

GARUT, FOKUSJabar.com : Sehari menjelang hari raya Idul Fitri 1438 H sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Garut macet. Terlebih di malam takbiran, Kota Intan...

Selengkapnya