Netty Upgrade P2TP2A Jabar Jadi Pro Korban - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Kamis, 27 April 2017
Search
Ketua P2TP2A Provinsi Jawa Barat, Netty Heryawan (Humas/FOKUSJabar)

Netty Upgrade P2TP2A Jabar Jadi Pro Korban




BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan akan mengefektifkan kinerja para pendamping dan relawan pelayanan P2TP2A  Untuk memaksimalkan langkah tersebut, Netty menggandeng  Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jawa Barat.

“Jika dilihat selama ini kinerja P2TP2A Jabar sebenarnya sudah on the track, hanya saja pemahaman para pendampingnya belum maksimal,” ungkap Netty pada rapat kerja P2TP2A Jabar yang bertema “Pelayanan dan Penanganan Kekerasan Berpespektif Keberpihakan pada Korban” di Villa Lemon, Jl. Holtikultura No. 18 Lembang Kab. Bandung Barat, Jum’at (17/03/2017), bersama Kepala DP3AKB Jabar Dewi Sartika serta mantan ketua BP3AKB Jabar periode sebelumnya Nenny Kencanawati.

Agar dapat berperspektif pada penanganan korban, Netty ingin ada kesamaan pandangan tentang pengertian korban kekerasan, baik menurut UU PKDRT No 23 Tahun 2004 yang menyebutkan bahwa korban adalah orang yang mengalami kekerasan dan/atau ancaman kekerasan dalam lingkup rumah tangga, maupun menurut UU No 27 Tahun 2008 Tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi yang menyebutkan​ korban adalah perseorangan atau kelompok orang yang mengalami kekerasan fisik dan psikis.

“Prinsip yang harus dipahami adalah korban yang datang tidak harus selalu dalam keadaan terluka (luka luar),” tegas Netty.

Netty juga memaparkan, tiap-tiap​ korban punya tipe berdasarkan keterlibatannya dalam kekerasan, yaitu nonparticipating victims (korban yang tidak peduli terhadap upaya penanganan kejahatan), latent victims​ (orang yang memiliki sifat yang cenderung membuat dirinya menjadi korban), proactive victims (orang yang menimbulkan rangsangan terjadinya kejahatan), participating victims (orang yang perilakunya memudahkan dirinya menjadi korban), dan false victims (mereka yang menjadi korban karena perbuatan yang dibuatnya sendiri).

Ada pula tipe korban berdasarkan tanggung jawabnya, yaitu unrelated victims (korban tidak ada hubungan sama sekali dengan pelaku), provocative victims (orang yang secara aktif mendorong dirinya menjadi korban, misalnya perselingkuhan), participating victims (orang yang tidak berbuat kejahatan, tapi sikapnya mendorong dirinya menjadi korban), biologically weak victims (orang yang memiliki kelemahan fisik yang menyebabkan dirinya menjadi korban, seperti tunanetra, tunarungu, dan sebagainya), socially weak victims (orang yang mempunyai kedudukan sosial yang rendah), serta self victimizing victims (mereka yang menjadi korban karena perilaku yang dilakukannya sendiri, seperti narkoba, aborsi, dan prostitusi).




“Karena itu, untuk bisa memberikan pelayanan pada korban secara optimal, jangan lihat dari kronologis dan tipenya. Korban tetaplah korban, semua harus ditangani,” papar Netty.

Netty ingin seluruh pendamping, relawan dan pekerja sosial di P2TP2A Jabar memiliki kualifikasi all in one, yang mencakup karakter yakni moralitas beriman, jujur, berintegritas, berempati, welas asih, dan santun serta kinerja yang profesional, gigih, inisiatif, beradaptasi dan berjiwa pemimpin. Selain itu mereka juga harus memiliki kompetensi yang kreatif, kritis, komunikatif, dan kolaboratif, serta memiliki kemampuan literasi baik literasi budaya, teknologi, keuangan, ataupun kemampuan literasi media yang mumpuni.

(Agung/dar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Memperingati Hari Jadi Kabupaten ke-376, Angkot Soreang-Banjaran Hari ini Gratis!

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ada kabar gembira nih buat kamu yang tinggal di daerah Kabupaten Bandung. Pasalnya, hari ini angkot jurusan Soreang-Banjaran digratiskan loh!...

Selengkapnya

Ibu-ibu PAUD Siap Sosialisasikan Anjar Asmara

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Salah satu kelompok Ibu-Ibu yang telah melakukan silaturahmi dengan Kawan Anjar Asmara (AA), yaitu pengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)...

Selengkapnya

Gempa 7 SR Guncang Gedung Sate Pagi Ini

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gempa berkekuatan 7 SR mengguncang Gedung Sate Kota Bandung, ratusan PNS Pemprov Jabar berhamburan keluar gedung. Sejumlah PNS terluka dan...

Selengkapnya

Polisi Buru Penghubung PJTKI Ilegal Purwakarta Hingga ke Malaysia

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Saat ini Tim Ditreskrimum Polda Jabar, tengah memburu satu orang penghubung yang bekerja di PJTKI Ilegal asal Purwakarta. “Setelah...

Selengkapnya

Tiga Remaja Tewas Akibat Kebakaran di Pasir Jambu Kabupaten Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tiga orang remaja dinyatakn tewas akibat terjebak di dalam rumah saat terjadi kebakaran di Kampung Bojong Resmi, Desa Cukang Genteng, Kecamatan...

Selengkapnya
Anies : Pilkada Bukan Soal Nomor Urut

Berikut Beberapa Aturan Ahok yang Akan Dicabut Anies-Sandi

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Seperti diketahui paslon Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Selangkah lagi Anies-Sandi akan memimpin Jakarta...

Selengkapnya

Rumah Janda Tua di Pakenjeng Ambruk Akibat Gempa

GARUT, FOKUSJabar.com : Satu unit rumah di Kampung Tangsi, RW07, Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, bagian atapnya roboh akibat gempa bumi berkekuatan...

Selengkapnya

Ahmad Bajuri Sang Inisiator Konvensi Pilkada 2018

GARUT, FOKUSJabar.com : Konvensi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digagas Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC PD) Kabupaten Garut mendapat respon positif...

Selengkapnya

Pergoki Maling, Nenek Ini Dibacok

CIAMIS,FOKUSJabar.com: Nenek berusia 70 tahun asal Dusun Ciroyom, Desa Mandalare, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis dilarikan ke RSUD Kabupaten Tasikmalaya. Korban...

Selengkapnya

Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Puncak

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Tiga orang menjadi korban tewas kecelakaan beruntun di Jalan Raya Puncak, tepatnya di turunan Selarong, Sabtu (22/4/2017). Seperti yang...

Selengkapnya