Diduga Depresi, Napi Lapas Kelas 1 Kesambi - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Senin, 29 Mei 2017
Search
Diduga Depresi, Napi Lapas Kelas 1 Kesambi gantung diri. (FOKUSJabar/Panji)

Diduga Depresi, Napi Lapas Kelas 1 Kesambi




CIREBON, FOKUSJabar.com: Seorang Napi berinisial RHA di Lapas Kelas 1 Kesambi Kota Cirebon ditemukan tewas tergantung di ruang tahanannya, Rabu (15/3/2017).

RHA ditemukan oleh rekannya tewas ssekitar pukul 11.00 WIB. Plh Lapas Kelas 1 Kesambi Kota Cirebon Tjuk Suhardjo mengatakan, dari riwayat sakit, napi tersebut menderita depresi.

“Napi tersebut adalah tahanan dengan kasus pengeroyokan pasal 170 di Bandung,” kata Tjuk.

Pada kejadian itu, RHA ditemukan dalam kondisi gantung diri dengan seikat kain sarung di lehernya. Dia menyebutkan, kepergian RHA juga sudah diketahui pihak keluarga.

RHA yang dipindah dari tahanan Bandung, dikenal sebagai sosok yang suka menyendiri. Bahkan, tidak pernah berkomunikasi maupun bersosialisasi dengan sesama tahanan.

Tidak hanya itu, selama masa tahanan , RHA pun sering melukai diri sendiri bahkan kepada rekan sekamarnya.




“Bahkan RHA pernah menggedor kan kepalanya ke tembok kamar tahanan,” ungkap dia.

Sebelum mengakhiri hidupnya, RHA juga tengah dalam pengawasan klinik lapas lantaran kondisi kesehatan dan kejiwaannya yang sudah labil.

“Korban juga bahkan sudah hampir tidak mengenali siapa dirinya,” sebut Tjuk.

Kendati begitu, kronologis kepergian RHA belum diketahui secara rinci. Pihak Lapas dan kepolisian masih menyelidiki insiden itu.

(Panji/LIN)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu Sudah Lima Bulan Tinggal Di Garut

GARUT, FOKUSJabar.com : Jajaran Aparatur Kelurahan Lebakjaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, melakukan penggalian data identitas pelaku bom bunuh diri (AS)...

Selengkapnya

Makanan dan Minuman Ini Cocok Saat Puasa

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kebugaran tubuh ketika berpuasa sangat bergantung pada makanan dan minuman yang dikonsumsi saat buka dan sahur. Artinya, mengonsumsi makanan...

Selengkapnya

Terkait Bom Kampung Melayu, Tiga Orang Diamankan Densus 88

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tim Densus 88 Mabes Polri mengamankan tiga orang terduga teroris yang berkaitan dengan aksi bom bunuh diri, Rabu (24/5/2015) malam di Terminal...

Selengkapnya

ICMI Orwil Jabar Kutuk Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Hukum dan HAM Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Jawa Barat, Cecep Suhardiman mengutuk terjadinya bom bunuh diri...

Selengkapnya

Ini Kata Aher Soal Ledakan di Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengaku prihatin dan berbelasungkawa atas insiden yang terjadi di terminal Kampung Melayu, Jakarta,...

Selengkapnya

Olah TKP, Polisi Temukan Isi Panci di Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Pasca ledakan bom panci bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta, Polisi langsung memeriksa lokasi kejadian. Selain buku dan struk kecil, polisi...

Selengkapnya

Raja & Ratu Swedia Kagum dengan Angklung dan Bobotoh Viking

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Dalam kunjungan pertama kali ke Indonesia, khususnya Kota Bandung, Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia terpesona dengan alat musik...

Selengkapnya

Heboh! Terjadi Ledakan di Kampung Melayu Jakarta Timur, Diduga Bom Bunuh Diri

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Sebuah ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di sekitar Terminal Bus Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) sekira pukul...

Selengkapnya

Proses Hukum Kasus Dugaan Pelecehan Lambang Negara Harus Tetap Berjalan

GARUT,  FOKUSJabar. com : Terkait dugaan kasus pelecehan lambang negara yang terpampang dalam spanduk yang dikeluarkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik...

Selengkapnya

Tolak Jalan Tol ke BIJB, Bupati Majalengka akan Menghadap Presiden

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com : Bupati Majalengka, Sutrisno tetap menolak pembangunan jalan tol menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, bahkan dalam...

Selengkapnya