Bupati Ogah Keluarkan SK, Ribuan Guru Honorer Garut Ancam Mogok Mengajar - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Rabu, 20 September 2017
Search
ilustrasi (web)

Bupati Ogah Keluarkan SK, Ribuan Guru Honorer Garut Ancam Mogok Mengajar

GARUT, FOKUSJabar.com : Ribuan tenaga guru honorer yang tergabung dalam Forum Aliansi Guru dan Karyawan (Fagar) Garut, mengancam mogok mengajar menyusul adanya pernyataan Bupati Rudy Gunawan yang ogah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) untuk guru honorer karena dianggap bertentangan dengan aturan.

Ketua Fagar Garut, Cecep Kurniadi membenarkan rencana aksi mogok mengajar.

” Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh guru honorer yang ada di Kabupaten Garut. Mereka akan melakukan aksi mogok mengajar,” katanya.

Menurutnya, keputusan Bupati sudah menyakitkan ribuan tenaga guru honorer. Soalnya, berdampak terhadap kesejahteraan guru.

Karenanya, para guru honorer terancam tidak akan menerima honor bulanan dari sekolah. Khususnya, yang diambil dari pos anggaran BOS.

Dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No 8 tahun 2017 tentang Juknis BOS, dikatakan, setiap guru honorer bisa menerima honornya dengan catatan memiliki SK guru honorer yang ditandatangani oleh Bupati. Saat ini yang terjadi di Kabupaten Garut, tidak ada satu orang guru honorer yang memiliki SK tersebut.

” Gerakan mogok mengajar ini, akan menjadi salah satu pemicu kemarahan guru honorer terhadap pemerintah yang di pimpin Rudy Gunawan,” tegasnya.

Dijelaskannya, Bupati harus tahu realita yang terjadi di dunia pendidikan saat ini, bahwa guru honorer secara yuridis berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku memang sangat lemah. Namun saja saat ini baik di sekolah negeri atau swasta, peran guru non PNS atau honorer, merupakan salah satu tenaga pendidik yang mendominasi dan memiliki paranan sangat penting dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Garut.

” Coba lihat, hampir seluruh sekolah di Garut, guru honorer sangat mendominasi keberadaannya dibandingkan guru yang berstatus PNS,” katanya.

Diakuinya, peranan guru honorer memiliki andil besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Jangan sampai Pemerintah Kabupaten Garut, menganggap remeh persoalan ini.

” Kami akan buktikan dengan kekuatan yang kami miliki, satu bulan kami akan lakukan mogok mengajar,” ancamnya.

Sementara salah satu guru honorer, Dudi, mengatakan, keputusan Bupati Garut, Rudy Gunawan, yang tidak mau mengeluarkan SK guru honorer, sangat menyakitkan kami yang selama ini mengabdikan diri sebagai guru, walaupun harus dibayar dengan tidak layak.

” Kami jelas merasa disakiti oleh Bupati Garut, seharusnya kami yang masih belum diangkat menjadi PNS, dirangkul dan diperhatikan. Tidak seperti sekarang ini sudah honor tidak layak, SK saja tidak mau mengeluarkan,” sesal Dudi, yang saat ini mengajar di Sekolah Dasar (SD) Padaasih 1 Kecamatan Pasirwangi.

(Andian/Bam’s)




Iklan Ciamis



One thought on “Bupati Ogah Keluarkan SK, Ribuan Guru Honorer Garut Ancam Mogok Mengajar

  1. ujang

    udah gaji kecil
    perbup seragam beda
    kerja & tanggung jawab gak beda sama PNS.

    sakitttttnya tuh di sini

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Mahasiswa Harus Bijaksana Hadapi Faham Radikalisme

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IAID Darussalam menggelar kegiatan seminar bertajuk Dialog Kabangsaan, menjaga Persatuan dan Kesatuan Indonesia...

Selengkapnya

Komunitas Hardolin Ciamis Siap Dukung Anjar Asmara

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Komunitas Hardolin Ciamis menyatakan dukungan kepada sosok muda Bakal Calon Bupati atau Wakil Bupati Ciamis, Anjar Asmara (AA). Hal tersbut...

Selengkapnya

Ketua The Jakmania Mendapat Sambutan Positif dari Bobotoh

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ulang tahun Bobotoh Maung Bandung Bersatu (Bomber) ke-16 di Pusat Pendidikan Keuangan (Pusdikku) TNI Angkatan Darat, kawasan Gegerkalong Hilir,...

Selengkapnya

Donasi Lampaui Target, Antusias Bobotoh dan Masyarakat Tetap Besar

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Aksi Koin Untuk PSSI yang dilakukan oleh Viking Persib Club (VPC) sudah mencapai target Rp50 juta, bahkan dalam sharinghappiness.org Rumah...

Selengkapnya

Polisi Selidiki Motif Pelaku Pencabulan 34 Anak di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Sebut saja Bunga, anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar ini mengaku pada orangtuanya jika dirinya telah diperlakukan asusila oleh...

Selengkapnya

Honda Jazz Tabrak Pemotor Hingga Tewas di Flyover Kiaracondong, Sopir Kabur

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Sekitar pukul 02.30 WIB dini hari tadi telah terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan layang atau flyover Kiaracondong tepatnya di atas Jalan PSM...

Selengkapnya

Dewan Minta RS TMC Hentikan Aturan Uang DP ke Pasien

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya dengan tegas memohon dan meminta pihak RS Tasik Medical Citratama (TMC) Tasikmalaya menghentikan aturan...

Selengkapnya

Gak Mau Diomelin CCTV Bandung Kaya Gini? Patuhi Aturan!

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Seperti diektahui bahwa kini di Kota Bandung sudah memiliki Area Traffic Control System (ATCS) yang memantau lalu lintas melalui CCTV. Nah,...

Selengkapnya

Puluhan Kios di Pasar Leles Ludes Dilalap Api

GARUT, FOKUSJabar.com : Akibat hembusan angin yang sangat kencang membuat kobaran api terus membesar. Puluhan kios di Pasar Leles, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut ludes...

Selengkapnya

Sempat Gangguan, Telkom: Seluruh ATM Indonesia Sudah Pulih

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Seperti diketahui bahwa ribuan ATM mengalami gangguan hampir di seluruh Indonesia akibat imbas dari anomali Satelit Telkom 1. Namun gangguan...

Selengkapnya