Lembah Pajamben Ikon Kota Banjar - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Senin, 29 Mei 2017
Search
Lembah Penjamben Kota Banjar. (FOKUSJabar/BOIP)

Lembah Pajamben Ikon Kota Banjar




BANJAR, FOKUSJabar.com: Menghabiskan perjalanan selama 15 menit dari pusat Kota Banjar, dengan jaraknya hanya 7 km dari alun-alun Banjar akan terbayar dengan spot yang dimiliki Lembah Pajamben ini. Melalui hutan bambu, akan menambah penasaran anda sehingga akan merasa bagaimana sensasi berada diatas Lembah Pajamben.

Letak geografis yang strategis membuat lembah yang berada di Desa Binangun, Kecamatan Pataruman tersebut, manambah kesan dan memiliki daya magnet kuat yang belum dijumpai ditampat mana pun di Jawa Barat. Banyak yang mengira, lembah ini hanya sebuah tempat dengan kondisi padang rumput tebal. Suasana ketika masuk pun, anda akan disambut dengan tulisan pepatah sunda yang membuat orang bernafsu untuk segera sampai ke Lembah Panjamben ini.

Lembah Pajamben, warga Banjar menyebutnya. Sebelum populis dengan nama itu, lembah ini memiliki nama asli yaitu Batu Gending dengan arti batu yang dipercayai sering mengeluarkan suara gamelan sunda yang sewaktu-waktu muncul dan tidak ada yang mengetahui kapan suara itu berbunyi.

Terkesan tak memiliki nilai jual tinggi, lembah ini pun disulap menjadi kawasan wisata menarik bagi para pengunjung, tua maupun remaja yang hobi berfoto selfie. Karena tempat yang sangat tinggi apabila berada di Lembah Pajamben ini, akan milihat indahnya panorama alam kota Banjar dari atas. Hamparan sawah, serta pegunungan sebagai batas pandang akan mebuat Anda tak bosa berada ditempat ini.

Usut punya usut, dibukanya Lembah Pajamben ini memiliki makna tersirat. Dijadikan tempat kajian sejarah budaya Banjar menjadi ruh lembah ini. Pengembangan perekonomian masyarakat serta pemberdayaan pemuda selalu didikaitkan dengan latar belakang dibukanya lembah itu.

“Ini berawal dari ide gagasan saya, yang saat itu, ingin memberdayakan masyarakat dan pemuda di kampung saya. Mendapat dukunngan dari pemuda dan pemerintah setempat, tepatnya satu bulan yang lalu kami membangun Batu Gending ini menjadi lembah Penjamben,” ungkap penggagas Lembah Pajamben, Hendi Hermadi, Minggu (12/03/2017).




Kata dia, pembangunan ranggon dan menara yang terbuat dari bambu, merupakan bagian kecil nyawa lembah ini. Sejatinya, ia menginginkan tempat ini dijadikan wisata edukasi, kuliner serta rekreasi bagi siapa saja yang ingin mengetahui sejarah, budaya Banjar.

Niat tulusnya itu, tak lekang oleh sebuah imbalan bahkan dirinya saat pertama kali membangun penjamben ini harus mengeluarkan kocekan isi dompetnya untuk menciptakan sebuah karya. Hendi bermimpi, pemberdayaan pemuda serta masyarakat di Kota Banjar, terwakili oleh semangat untuk menciptakan eko wisata di Lembah Penjamben.

“Ini belum tahap sempurna. Karena, niat saya ingin menjadikan Lembah Pajamben menjadi wisata edukasi, kuliner khas sunda, serta rekreasi bagi yang cinta akan keindahan alam. Kemudian, saya akanj membangun sembuah bale sawala (balai pertemuan) dimana tempat tersebut, merupakan tempat sebagai kajian budaya sejarah Banjar. Saya meyakini dengan kita mengenal sejarah serta budaya sunda khusunya, akan mengembalikan kembali rasa cinta terhadap daerahnya,” pungkasnya.

(BOIP/Bam’s)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu Sudah Lima Bulan Tinggal Di Garut

GARUT, FOKUSJabar.com : Jajaran Aparatur Kelurahan Lebakjaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, melakukan penggalian data identitas pelaku bom bunuh diri (AS)...

Selengkapnya

Makanan dan Minuman Ini Cocok Saat Puasa

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kebugaran tubuh ketika berpuasa sangat bergantung pada makanan dan minuman yang dikonsumsi saat buka dan sahur. Artinya, mengonsumsi makanan...

Selengkapnya

Terkait Bom Kampung Melayu, Tiga Orang Diamankan Densus 88

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tim Densus 88 Mabes Polri mengamankan tiga orang terduga teroris yang berkaitan dengan aksi bom bunuh diri, Rabu (24/5/2015) malam di Terminal...

Selengkapnya

ICMI Orwil Jabar Kutuk Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Hukum dan HAM Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Jawa Barat, Cecep Suhardiman mengutuk terjadinya bom bunuh diri...

Selengkapnya

Ini Kata Aher Soal Ledakan di Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengaku prihatin dan berbelasungkawa atas insiden yang terjadi di terminal Kampung Melayu, Jakarta,...

Selengkapnya

Olah TKP, Polisi Temukan Isi Panci di Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Pasca ledakan bom panci bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta, Polisi langsung memeriksa lokasi kejadian. Selain buku dan struk kecil, polisi...

Selengkapnya

Raja & Ratu Swedia Kagum dengan Angklung dan Bobotoh Viking

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Dalam kunjungan pertama kali ke Indonesia, khususnya Kota Bandung, Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia terpesona dengan alat musik...

Selengkapnya

Heboh! Terjadi Ledakan di Kampung Melayu Jakarta Timur, Diduga Bom Bunuh Diri

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Sebuah ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di sekitar Terminal Bus Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) sekira pukul...

Selengkapnya

Proses Hukum Kasus Dugaan Pelecehan Lambang Negara Harus Tetap Berjalan

GARUT,  FOKUSJabar. com : Terkait dugaan kasus pelecehan lambang negara yang terpampang dalam spanduk yang dikeluarkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik...

Selengkapnya

Tolak Jalan Tol ke BIJB, Bupati Majalengka akan Menghadap Presiden

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com : Bupati Majalengka, Sutrisno tetap menolak pembangunan jalan tol menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, bahkan dalam...

Selengkapnya