Disdukcapil Kota Bandung Akui Masih Ada Calo Keliaran di Kantornya - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Jumat, 24 Maret 2017
Search
Foto by Ageng

Disdukcapil Kota Bandung Akui Masih Ada Calo Keliaran di Kantornya

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung mengaku, masih ada calo yang berkeliaran di sekitar kantornya di Jalan Seram Kota Bandung. Pihaknya pun terus berupaya memberantas keberadaan calo tersebut.




Kepala Disdukcapil Kota Bandung, Popong W Nuraeni menuturkan, ‎beberapa upaya sudah dilakukan dalam menekan keberadaan calo, salah satunya dengan menyiapkan tiga nomor telepon untuk layanan SMS antrean.

“Dulu kan antrean warga untuk mendapatkan pelayanan Disdukcapil sudah mulai pukul 05.00, mulai 12 Oktober 2016 lalu kita berlakukan sistem SMS antrean,” ujar Popong saat ditemui di kantornya, Sabtu (11/3/2017).

Untuk sistem SMS antrean tersebut, pihaknya menyiapkan setidaknya tiga nomor antrean sesuai dengan pelayanan yang dibutuhkan warga, yakni nomor telepon 082211558850 untuk pelayanan akta kelahiran, lalu nomor 082211558860 untuk pelayanan perbaikan data, pindah datang dan pindah keluar, serta nomor 087823352336 untuk pelayanan akta kematian, akta perceraian, akta perkawinan, akta pengesahan anak, akta pengangkatan anak, perbaikan akta, legalisasi, layanan WNA, serta surat keterangan.

“Jadi nanti warga mengirim SMS ke nomor tersebut sesuai dengan pelayanan yang dinginkan dengan format nama#nik#jenislayanan. ‎Nanti warga akan mendapatkan SMS jawaban untuk mendapatkan nomor antrean, datang jam berapa, hingga harus ke loket berapa,” terangnya.

Meski sudah menyiapkan sistem SMS antrean, Popong mengaku tidak serta merta mampu menekan keberadaan calo. Beberapa calo pun mensiasati sistem tersebut dengan mengambil nomor antrean melalui nomor telepon yang mereka miliki.

“Sampai ada calo yang memakai lima nomor telepon di lima HP berbeda untuk ambil nomor antrean. Dan kita pernah temukan itu dan calo tersebut pun mengakuinya, tapi tidak bisa melakukan tindakan karena bukan kewenangan kita,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk mau melakukan pengurusan ‎administrasi kependudukan secara pribadi dan tidak menggunakan pihak ketiga atau calo. Dengan sistem yang diberlakukan, pengurusan administrasi kependudukan lebih mudah, lebih cepat dan lebih nyaman tanpa harus mengeluarkan biaya berlebih dan waktu yang lama kalau menggunakan jasa calo.

‎”Kalau calo kan pasti tidak akan urus hanya satu orang tapi dikolektifkan dulu jadi dari sisi waktu pasti lebih lama. Belum lagi biaya yang dikeluarkan. Jadi kami imbau warga untuk mengurus dokumen kependudukan secara pribadi. Selain itu, kita pun terus mengingatkan petugas untuk menolak jasa calo dan kalau bisa tidak dilayani saja,” pungkasnya.

‎Dokumen kependudukan yang dilayani langsung oleh kantor Disdukcapil Kota Bandung mencapai sebanyak 28 jenis dan 13 jenis diantaranya langsung dilayani di loket. Namun khusus untuk pelayanan Kartu Keluarga dan e-KTP, dilayani langsung di setiap kecamatan di Kota Bandung tidak di kantor Disdukcapil Kota Bandung.

(Ageng/Yun)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Pemerintah Tegaskan 27 Maret Bukan Hari Cuti Bersama

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Netizen kini tengah diributkan tentang cuti bersama pada tanggal 27 Maret 2017 mendatang. Hari dimana tanggal tersebut merupakan tanggal yang...

Selengkapnya

PKS dan Demokrat Ingin Berkoalisi di Pilkada Ciamis 2018

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ciamis 2018 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat mulai menjajaki koalis. Calon...

Selengkapnya

17 Kasus Korupsi Berhasil Diungkap Kejari Kota Banjar

  BANJAR, FOKUSJabar.com: Kejaksaan Negeri Kota Banjar telah berhasil mengungkap 17 kasus korupsi sepanjang kepemimpinan Kejari Munaji SH. Akibat kasus korupsi itu...

Selengkapnya

Wagub Deddy Mizwar Terpopuler versi Survei Indo Barometer

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Nama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil masih menempati posisi teratas sebagai Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat dengan tingkat elektabilitas yang...

Selengkapnya

23 Maret Peristiwa ‘Bandoeng Laoetan Api’

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Tepat pada tanggal 23 Maret diperingati sebagai hari Bandung Lautan Api. Pada tanggal 23 Maret 1946 silam telah terjadi peristiwa kebakaran...

Selengkapnya

Bahaya! Kasus Penculikan Anak Merambah Perkampungan?

GARUT, FOKUSJabar.com : Isu penculikan anak yang marak di Media Sosial (Medsos) kini merambah ke perkampungan. Bahkan ternyata bukan hanya sekedar isu saja, namun memang...

Selengkapnya

Nasdem Jabar Siap Dukung Emil Meski di jalur Perseorangan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) Jabar Saan Mustofa menanggapi santai adanya isu gerakan dari rewalan...

Selengkapnya

Kejari Majalengka Mulai Perketat Pengawasan WNA

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com: Kejaksaan Negri (Kejari) Kabupaten Majalengka memperketat pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) yang beraktivitas di wilayah hukum...

Selengkapnya

Hati-Hati, Pegawai Honorer Jadi Target Penipuan CPNS

BANJAR, FOKUSJabar.com : Di hadapan polisi, A dan M mengaku kalau dirinya hanya pemain suruhan AJ (seorang oknum PNS), dalam aksi penipuan CPNS. Target mereka menyasar...

Selengkapnya

Emil Kecentilan, Pencalonannya Bikin PKS dan Gerindra Kecewa

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Deklarasi Ridwan Kamil sebagai Calon Gubernur Jabar 2018-2023 oleh Partai Nasdem menimbulkan kekecewaan dari partai pendukung saat Pilwalkot...

Selengkapnya