Disdukcapil Kota Bandung Akui Masih Ada Calo Keliaran di Kantornya - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Rabu, 28 Juni 2017
Search
Foto by Ageng

Disdukcapil Kota Bandung Akui Masih Ada Calo Keliaran di Kantornya




BANDUNG, FOKUSJabar.com : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung mengaku, masih ada calo yang berkeliaran di sekitar kantornya di Jalan Seram Kota Bandung. Pihaknya pun terus berupaya memberantas keberadaan calo tersebut.

Kepala Disdukcapil Kota Bandung, Popong W Nuraeni menuturkan, ‎beberapa upaya sudah dilakukan dalam menekan keberadaan calo, salah satunya dengan menyiapkan tiga nomor telepon untuk layanan SMS antrean.

“Dulu kan antrean warga untuk mendapatkan pelayanan Disdukcapil sudah mulai pukul 05.00, mulai 12 Oktober 2016 lalu kita berlakukan sistem SMS antrean,” ujar Popong saat ditemui di kantornya, Sabtu (11/3/2017).

Untuk sistem SMS antrean tersebut, pihaknya menyiapkan setidaknya tiga nomor antrean sesuai dengan pelayanan yang dibutuhkan warga, yakni nomor telepon 082211558850 untuk pelayanan akta kelahiran, lalu nomor 082211558860 untuk pelayanan perbaikan data, pindah datang dan pindah keluar, serta nomor 087823352336 untuk pelayanan akta kematian, akta perceraian, akta perkawinan, akta pengesahan anak, akta pengangkatan anak, perbaikan akta, legalisasi, layanan WNA, serta surat keterangan.

“Jadi nanti warga mengirim SMS ke nomor tersebut sesuai dengan pelayanan yang dinginkan dengan format nama#nik#jenislayanan. ‎Nanti warga akan mendapatkan SMS jawaban untuk mendapatkan nomor antrean, datang jam berapa, hingga harus ke loket berapa,” terangnya.

Meski sudah menyiapkan sistem SMS antrean, Popong mengaku tidak serta merta mampu menekan keberadaan calo. Beberapa calo pun mensiasati sistem tersebut dengan mengambil nomor antrean melalui nomor telepon yang mereka miliki.




“Sampai ada calo yang memakai lima nomor telepon di lima HP berbeda untuk ambil nomor antrean. Dan kita pernah temukan itu dan calo tersebut pun mengakuinya, tapi tidak bisa melakukan tindakan karena bukan kewenangan kita,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk mau melakukan pengurusan ‎administrasi kependudukan secara pribadi dan tidak menggunakan pihak ketiga atau calo. Dengan sistem yang diberlakukan, pengurusan administrasi kependudukan lebih mudah, lebih cepat dan lebih nyaman tanpa harus mengeluarkan biaya berlebih dan waktu yang lama kalau menggunakan jasa calo.

‎”Kalau calo kan pasti tidak akan urus hanya satu orang tapi dikolektifkan dulu jadi dari sisi waktu pasti lebih lama. Belum lagi biaya yang dikeluarkan. Jadi kami imbau warga untuk mengurus dokumen kependudukan secara pribadi. Selain itu, kita pun terus mengingatkan petugas untuk menolak jasa calo dan kalau bisa tidak dilayani saja,” pungkasnya.

‎Dokumen kependudukan yang dilayani langsung oleh kantor Disdukcapil Kota Bandung mencapai sebanyak 28 jenis dan 13 jenis diantaranya langsung dilayani di loket. Namun khusus untuk pelayanan Kartu Keluarga dan e-KTP, dilayani langsung di setiap kecamatan di Kota Bandung tidak di kantor Disdukcapil Kota Bandung.

(Ageng/Yun)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Jalan Menuju Objek Wisata di Garut Macet

GARUT, FOKUSJabar.com : Memasuki H+2 Hari Raya Idul Fitri 1438 H, jumlah kendaraan yang melintasi atau pu memasuki wilayah Kabupaten Garut terus mengalami peningkatan....

Selengkapnya

Yaris Seruduk Rumah, Satu Orang Tewas

GARUT, FOKUSJabar.com : Sebuah mobil Toyota Yaris berwarna hitam dengan Nopol B 1487 KMR menabrak salah satu rumah milik warga Kampung Pasirgoong, Desa Mulajaya,...

Selengkapnya

Tradisi Lebaran yang Terjaga Kelestariannya

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Hari raya Idul Fitri atau biasa disebut lebaran adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal. Masyarakat Indonesia menyambutnya...

Selengkapnya
Pelantikan Serentak Kepala Daerah Digelar Pertengahan Februari

Mendagri Ancam Sanksi Bagi PNS Bolos Usai Libur Lebaran

FOKUSJabar.com: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta seluruh staf di kementeriannya dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) kembali bekerja pada...

Selengkapnya

Nekad Berenang di area larangan, Pengunjung Pangandaran Tewas

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com: Dalam waktu dua hari, dua nyawa wisatawan melayang di Pangandaran. Pengungunjung yang mengalami kecelakaan rata-rata mereka yang tidak...

Selengkapnya

Pantai Rancabuaya Mengganas, Dua Orang Asal Bandung jadi Korban

GARUT, FOKUSJabar.com : Pantai Rancabuaya, Kabupaten Garut kembali mengganas. Kini dua wisatawan asal Ciparay, Bandung hilang digulung ombak. Kedua korban tersebut...

Selengkapnya

Mendapat Remisi Idul Fitri, 2 Narapidana Lapas IIB Ciamis Bebas

CIAMIS, FOKUSJabar.com: Ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis, pada hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah mendapat remisi. ” Total...

Selengkapnya

Korban Terdampak Banjir Bandang Garut Berlebaran di Tempat Pengungsian

GARUT, FOKUSJabar.com : Merayakan Lebaran adalah hal yang sangat membahagiakan bagi Umat Islam di dunia. Tradisinya, berkumpul dengan sanak saudara, saling tukar ampau...

Selengkapnya

Delman Tetap Beroperasi, Garut Dikepung Macet

GARUT, FOKUSJabar.com : Sehari menjelang hari raya Idul Fitri 1438 H sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Garut macet. Terlebih di malam takbiran, Kota Intan...

Selengkapnya

H-3, Kepadatan Jalur Selatan Meningkat 40 Persen

GARUT, FOKUSJabar.com : Suasana arus mudik Jalur Selatan Jabar, di Jalan Raya Limbangan, Malangbong menuju Tasikmalaya dan Jawa Tengah hingga H-3 terpantau padat....

Selengkapnya