3 Pejabat Disdik Jadi Tersangka, Bupati Garut Siapkan Pengacara - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Jumat, 24 Maret 2017
Search
Bupati Garut, Rudy Gunawan, (Dok. FOKUSJabar.com)

3 Pejabat Disdik Jadi Tersangka, Bupati Garut Siapkan Pengacara

GARUT, FOKUSJabar.com : Setelah ditetapkan  sebagai tersangka dan dilakukan penahanan terhadap tiga orang pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Garut, karena kedapatan  melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat peraga bagi SMK.  Karenanya, Bupati Rudy Gunawan akan memberikan pendampingan hukum serta akan berupaya untuk mengajukan penangguhan penahanan.




Menurut Bupati Rudy, pihaknya sudah sejak lama mendapatkan laporan adanya dugaan tindak pidana korupsi di tubuh Disdik Garut, terutama yang dilakukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek pengadaan alat peraga simulasi bagi SMK 10 dan SMK 3. Yang mana alat-alat peraga tersebut tidak disampaikan tepat waktu, tetapi pembayarannya sudah dilaksanakan.

” Sebenarnya alat peraga itu ada, hanya saja sudah melampaui batas waktu yang telah ditentukan. Maka menjadi persoalan hukum,” katanya.

Kasus tersebut merupakan pembelajaran bagi kita semua, terutama bagi para pejabat yang dipercaya sebagai PPK yang menjalankan tugas fungsinya harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pihaknyan akan segera menggelar rapat internal. Yang mana salah satunya membahas, rencana penonaktifan ketiga tersangka. ” Kami akan langsung menggelar rapat internal, baik dengan Sekretaris Daerah dan Kepala BKD,” terang Rudy.

Namun dikarenakan dari empat tersangka tersebut terdapat tiga orang yang statusnya Pegawai Negeri Sipil (PNS), pihaknya akan memberikan pendampingan hukum, dengan menyediakan pengacara yang telah ditunjuk oleh lembaga Korpri. Selain menyediakan pengacara, pihaknya juga akan mengajukan upaya permohonan penangguhan penahanannya.

Secara terpisah, Johan Jauhari, Kuasa Hukum para tersangka mengatakan, dirinya menghormati hak subjektif dari jaksa untuk melakukan penahanan terhadap klien kami.

Namun disisi lain sangat menyesal adanya penahanan terhadap klien kami juga. Soalnya, mereka tidak mungkin akan melarikan diri serta menghilangkan alat bukti. ” Tidak mungkin melarikan dan menghilangkan alat bukti. Dimana seluruh alat bukti udah disita pihak Kejaksaan Negeri Garut,” ujarnya.

Dikatakan Johan, selama ini seluruh kliennya sangat kooperatif dalam setiap menjalani pemeriksaan. Namun kendati demikian pihaknya tetap akan terus berupaya agar mereka tidak ditahan, yakni dengan cara mengajukan penangguhan penahanan.

” Ya, kami akan menyampaikan surat penangguhan penahanan mereka, bahkan besok kami akan meminta Kepala Disdik, untuk menghadap ke Kejaksaan Negeri ( Kejari) Garut,” pungkasnya.

(Andian/Bam’s)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

PKS dan Demokrat Ingin Berkoalisi di Pilkada Ciamis 2018

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ciamis 2018 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat mulai menjajaki koalis. Calon...

Selengkapnya

Irvan R Faza Siap Dongkrak PAD Garut

GARUT, FOKUSJabar.com : Kabupaten Garut kaya akan potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dapat dijadikan peluang untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Berangkat...

Selengkapnya

17 Kasus Korupsi Berhasil Diungkap Kejari Kota Banjar

  BANJAR, FOKUSJabar.com: Kejaksaan Negeri Kota Banjar telah berhasil mengungkap 17 kasus korupsi sepanjang kepemimpinan Kejari Munaji SH. Akibat kasus korupsi itu...

Selengkapnya

Wagub Deddy Mizwar Terpopuler versi Survei Indo Barometer

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Nama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil masih menempati posisi teratas sebagai Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat dengan tingkat elektabilitas yang...

Selengkapnya

23 Maret Peristiwa ‘Bandoeng Laoetan Api’

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Tepat pada tanggal 23 Maret diperingati sebagai hari Bandung Lautan Api. Pada tanggal 23 Maret 1946 silam telah terjadi peristiwa kebakaran...

Selengkapnya

Bahaya! Kasus Penculikan Anak Merambah Perkampungan?

GARUT, FOKUSJabar.com : Isu penculikan anak yang marak di Media Sosial (Medsos) kini merambah ke perkampungan. Bahkan ternyata bukan hanya sekedar isu saja, namun memang...

Selengkapnya

Nasdem Jabar Siap Dukung Emil Meski di jalur Perseorangan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) Jabar Saan Mustofa menanggapi santai adanya isu gerakan dari rewalan...

Selengkapnya

Kejari Majalengka Mulai Perketat Pengawasan WNA

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com: Kejaksaan Negri (Kejari) Kabupaten Majalengka memperketat pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) yang beraktivitas di wilayah hukum...

Selengkapnya

Hati-Hati, Pegawai Honorer Jadi Target Penipuan CPNS

BANJAR, FOKUSJabar.com : Di hadapan polisi, A dan M mengaku kalau dirinya hanya pemain suruhan AJ (seorang oknum PNS), dalam aksi penipuan CPNS. Target mereka menyasar...

Selengkapnya

Emil Kecentilan, Pencalonannya Bikin PKS dan Gerindra Kecewa

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Deklarasi Ridwan Kamil sebagai Calon Gubernur Jabar 2018-2023 oleh Partai Nasdem menimbulkan kekecewaan dari partai pendukung saat Pilwalkot...

Selengkapnya