3 Pejabat Disdik Jadi Tersangka, Bupati Garut Siapkan Pengacara - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Senin, 29 Mei 2017
Search
Bupati Garut, Rudy Gunawan, (Dok. FOKUSJabar.com)

3 Pejabat Disdik Jadi Tersangka, Bupati Garut Siapkan Pengacara




GARUT, FOKUSJabar.com : Setelah ditetapkan  sebagai tersangka dan dilakukan penahanan terhadap tiga orang pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Garut, karena kedapatan  melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat peraga bagi SMK.  Karenanya, Bupati Rudy Gunawan akan memberikan pendampingan hukum serta akan berupaya untuk mengajukan penangguhan penahanan.

Menurut Bupati Rudy, pihaknya sudah sejak lama mendapatkan laporan adanya dugaan tindak pidana korupsi di tubuh Disdik Garut, terutama yang dilakukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek pengadaan alat peraga simulasi bagi SMK 10 dan SMK 3. Yang mana alat-alat peraga tersebut tidak disampaikan tepat waktu, tetapi pembayarannya sudah dilaksanakan.

” Sebenarnya alat peraga itu ada, hanya saja sudah melampaui batas waktu yang telah ditentukan. Maka menjadi persoalan hukum,” katanya.

Kasus tersebut merupakan pembelajaran bagi kita semua, terutama bagi para pejabat yang dipercaya sebagai PPK yang menjalankan tugas fungsinya harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pihaknyan akan segera menggelar rapat internal. Yang mana salah satunya membahas, rencana penonaktifan ketiga tersangka. ” Kami akan langsung menggelar rapat internal, baik dengan Sekretaris Daerah dan Kepala BKD,” terang Rudy.

Namun dikarenakan dari empat tersangka tersebut terdapat tiga orang yang statusnya Pegawai Negeri Sipil (PNS), pihaknya akan memberikan pendampingan hukum, dengan menyediakan pengacara yang telah ditunjuk oleh lembaga Korpri. Selain menyediakan pengacara, pihaknya juga akan mengajukan upaya permohonan penangguhan penahanannya.




Secara terpisah, Johan Jauhari, Kuasa Hukum para tersangka mengatakan, dirinya menghormati hak subjektif dari jaksa untuk melakukan penahanan terhadap klien kami.

Namun disisi lain sangat menyesal adanya penahanan terhadap klien kami juga. Soalnya, mereka tidak mungkin akan melarikan diri serta menghilangkan alat bukti. ” Tidak mungkin melarikan dan menghilangkan alat bukti. Dimana seluruh alat bukti udah disita pihak Kejaksaan Negeri Garut,” ujarnya.

Dikatakan Johan, selama ini seluruh kliennya sangat kooperatif dalam setiap menjalani pemeriksaan. Namun kendati demikian pihaknya tetap akan terus berupaya agar mereka tidak ditahan, yakni dengan cara mengajukan penangguhan penahanan.

” Ya, kami akan menyampaikan surat penangguhan penahanan mereka, bahkan besok kami akan meminta Kepala Disdik, untuk menghadap ke Kejaksaan Negeri ( Kejari) Garut,” pungkasnya.

(Andian/Bam’s)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu Sudah Lima Bulan Tinggal Di Garut

GARUT, FOKUSJabar.com : Jajaran Aparatur Kelurahan Lebakjaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, melakukan penggalian data identitas pelaku bom bunuh diri (AS)...

Selengkapnya

Makanan dan Minuman Ini Cocok Saat Puasa

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kebugaran tubuh ketika berpuasa sangat bergantung pada makanan dan minuman yang dikonsumsi saat buka dan sahur. Artinya, mengonsumsi makanan...

Selengkapnya

Terkait Bom Kampung Melayu, Tiga Orang Diamankan Densus 88

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tim Densus 88 Mabes Polri mengamankan tiga orang terduga teroris yang berkaitan dengan aksi bom bunuh diri, Rabu (24/5/2015) malam di Terminal...

Selengkapnya

ICMI Orwil Jabar Kutuk Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Hukum dan HAM Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Jawa Barat, Cecep Suhardiman mengutuk terjadinya bom bunuh diri...

Selengkapnya

Ini Kata Aher Soal Ledakan di Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengaku prihatin dan berbelasungkawa atas insiden yang terjadi di terminal Kampung Melayu, Jakarta,...

Selengkapnya

Olah TKP, Polisi Temukan Isi Panci di Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Pasca ledakan bom panci bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta, Polisi langsung memeriksa lokasi kejadian. Selain buku dan struk kecil, polisi...

Selengkapnya

Raja & Ratu Swedia Kagum dengan Angklung dan Bobotoh Viking

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Dalam kunjungan pertama kali ke Indonesia, khususnya Kota Bandung, Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia terpesona dengan alat musik...

Selengkapnya

Heboh! Terjadi Ledakan di Kampung Melayu Jakarta Timur, Diduga Bom Bunuh Diri

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Sebuah ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di sekitar Terminal Bus Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) sekira pukul...

Selengkapnya

Proses Hukum Kasus Dugaan Pelecehan Lambang Negara Harus Tetap Berjalan

GARUT,  FOKUSJabar. com : Terkait dugaan kasus pelecehan lambang negara yang terpampang dalam spanduk yang dikeluarkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik...

Selengkapnya

Tolak Jalan Tol ke BIJB, Bupati Majalengka akan Menghadap Presiden

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com : Bupati Majalengka, Sutrisno tetap menolak pembangunan jalan tol menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, bahkan dalam...

Selengkapnya