Penasehat Hukum Rizieq Punya Nama Lain Jika Mahfud MD Menolak Jadi Saksi Meringankan - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Minggu, 20 Agustus 2017
Search
Penasehat Hukum Rizieq Punya Nama Lain Jika Mahfud MD Menolak Jadi Saksi Meringankan. (foto web)

Penasehat Hukum Rizieq Punya Nama Lain Jika Mahfud MD Menolak Jadi Saksi Meringankan

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Dua tokoh ternama di Indonesia disiapkan menjadi saksi ahli dalam kasus yang menjerat Ketua FPI Rizieq Shihab.

Dua nama itu, yakni mantan Menkumham Yusril Ihza Mahendra dan manta Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.

Dari dua nama itu, Mahfud MD disebut-sebut keberatan dengan tawaran sebagai saksi meringankan tanpa alasan profesional.

“Kalau pak Yusril sudah sangat siap. Kalau pak Mahfud seperti keberatan,” kata penasehat hukum Rizieq, Sugito Atmo Prawiro, Sabtu (4/3/2017).

Kendati begitu, pihaknya masih mempunyai nama lain jika Mahfud MD menolak tawaran akhir tim penasihat hukum.

“Nanti mungkin bisa sama Nimatul Huda dari UII dosen tata negara, nanti bantu untuk jadi saksi ahli. Rencananya begitu,” kata dia.

Sebelumnya, Mahfud MD menolak menjadi saksi ahli kasus dugaan penghinaan terhadap pancasila yang menyeret pimpinan (FPI) Rizieq Shihab di Polda Jawa Barat.

Mahfud mengaku mengetahui niat tim kuasa hukum Rizieq untuk memintanya dari media. Namun Mahfud menegaskan bahwa sejak berhenti dari Ketua MK, dia tak bersedia menjadi saksi ahli di pengadilan.

“Pernah dulu hadir sebagai ahli di MK dalam perkara pengujian UU-KY karena diminta oleh KY sebagai lembaga negara dan dalam pengujian UU yang sifatnya abstrak. Bukan dalam kasus hukum yang konkret. Untuk yang kasus HR (Habib Rizieq) ini pun saya berposisi seperti itu. Belum bisa mengubah pilihan sikap. Biar ahli-ahli yang lain saja yang dihadirkan,” kata Mahfud, Jumat, (24/2/2017) lalu.

Untuk diketahui, Rizieq dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Mabes Polri dengan tuduhan penghinaan kepada Pancasila. Mabes Polri lalu melimpahkan kasus itu kepada Polda Jabar pada November 2016.

Dasar pelaporan adalah video yang menayangkan ceramah Habib Rizieq di hadapan anggota FPI di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, pada 2011.

Dia menyebut dalam naskah Pancasila rumusan Soekarno, sila Ketuhanan ada di pantat, sedangkan naskah Pancasila menurut Piagam Jakarta, sila Ketuhanan ada di kepala.

Dia ditetapkan sebagai tersangka pada Senin (30/1/2017). Status tersangka setelah gelar perkara dengan pemeriksaan 18 saksi. Perbuatan Rizieq dianggap memenuhi Pasal 154 A tentang Penodaan pada Lambang Negara dan Pasal 320 tentang Pencemaran Nama Baik pada Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

(LIN)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Bendera Terbalik, DPR Nilai Ada Unsur Kesengajaan

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Insiden kurang terpuji terjadi saat pembukaan Sea Games 2017 yang tahun ini diselenggarakan Malaysia. Dalam buku panduan Sea Games 2017 bendera...

Selengkapnya

Bocah Inspiratif, Nafkahi Adiknya Dari Hasil Menjual Barang Rongsok

CIREBON, FOKUSJabar.com: Namanya Miki (16), bocah yatim piatu dari Kampung Pilang Tonggo, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon ini sepertinya tidak mengenal kata...

Selengkapnya

Empat Tahun DI Citameng 2 Tak Tersentuh Normalisasi, Petani Sukawening Garut Menjerit

GARUT, FOKUSJabar.com : Sudah hampir empat tahun lamanya, petani di Kecamatan Sukawening mengharapkan bantuan normalisasi/pengerukan Daerah Irigasi (DI) Citameng 2 dari...

Selengkapnya

DPD PKS Garut: Jika Hidup Harmonis Kenapa Mesti “ Bercerai “

GARUT, FOKUSJabar.com : Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 mendatang, seluruh Partai Politik (Parpol) di 16 Kabupaten/Kota di Jawa Barat saat ini...

Selengkapnya

Miris, Dekat Kantor Pemkab Bandung Barat Masih Ada Rutilahu Tanpa MCK

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.com: Berdekatan dengan komplek perkantoran pemerintah tidak menjamin lingkungan sekitarnya  terperhatikan. Hal itu terlihat dari masih adanya...

Selengkapnya

PSGC vs Persip Pekalongan: Pertahankan Trend Menang

CIAMIS, FOKUSjabar.com: PSGC Ciamis bakal menjalani laga tandang melawan Persip Pekalongan pada pekan ke-12 Liga2 Indonesia dari grup 3 Sabtu, 19 Agustus 2017 pukul...

Selengkapnya
Gedung Intan Medina Garut Belum Bisa Menampung Seluruh PKL

Gedung PKL Intan Medina Garut Bakal Disewakan? Ratusan Pedagang Tak Terima

GARUT, FOKUSJabar.com : Beredar isu bahwa Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) Intan Medina Garut, lantai 2 bakal disewakan ke pihak perusahaan. Hal itu tentu saja membuat...

Selengkapnya

Sebelum Dikerjakan, bjb Pangandaran Cairkan Dana Pekerjaan Kontruksi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Pimpinan Cabang Bank bjb Pangandaran, Dede E Wahyudi mengakui kesalahan atas kecolongan pencairan dana pada pelaksanaan pekerjaan yang...

Selengkapnya

Dua Balon Raksasa Milik LSM BAIS Mengudara di Perbatasan Kabupaten Garut-Cianjur

GARUT, FOKUSJabar.com : Berbagai tradisi unik dilakukan warga untuk menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)....

Selengkapnya

Bank bjb Mengaku Kecolongan Pencairan Dana di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Kisruh pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Campaka-Karangkamiri di Kecamatan Cigugur yang diduga anggaran pelaksanaanya...

Selengkapnya