Banten Direkomendasikan Tiru E-Samsat Jabar oleh KPK - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Senin, 29 Mei 2017
Search
Bependa Jawa Barat Dadang Suharto. (foto web)

Banten Direkomendasikan Tiru E-Samsat Jabar oleh KPK




BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pronvisi Banten direkomendasikan mereplikasi e-samasat milik pemerintah provinsi Jawa Barat oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK). Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) provinsi Jawa Barat sebagai pengguna sistem E-samsat siap dampingi Banten.

Kepala Bependa Jawa Barat Dadang Suharto mengatakan, bahwa pihaknya sudah siap mendampingi Banten  untuk merepilaksi program tersebut, karena memang sebelumnya pemerintah provinsi Jawa Barat sudah berkerja sama dengan KPK dalam hal repliasi tiga sistem di Jawa Barat untuk sejumlah provinsi di Indonesia.

“Dari tiga sistem itu salah satunya adalah E-samsat yang direplikasi KPK untuk daerah lain, kami siap  untuk membantu Banten dalam membuat sistem E-samsat,” kata Dadang, Minggu (26/2).

Dadang menuturkan, penerapan e-Samsat oleh provinsi lain sebetulnya sangat mudah. Bapenda Jabar sendiri sudah menyerahkan sistem dan aplikasi tersebut untuk direplikasi. Namun diakui dirinya penerapan secara riil membutuhkan dukungan perbankan.

“Ilmunya sudah kami kasih, tinggal diterapkan paling tinggal butuh kerjasama dengan pihak banknya saja,” ucap Dadang.

Dadang menjelaskan, Prinsip e-Samsat yang menggunakan perbankan sebagai media pengganti pembayaran langsung menurutnya membutuhkan sinergi antara Bapenda, Kepolisian, Jasa Raharja dan perbankan.




“E-Samsat itu mengawinkan layanan yang sudah ada dengan perbankan, nanti provinsi Banten tinggal mensinergikan dengan perbankan di sana,” ujarnya.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, sangat membuka diri pada provonsi Banten yang hendak mengimplementasikan e-Samsat. Walaupun aplikasi ini juga telah dimiliki oleh Provinsi lain namun KPK menilai aplikasi milik Jabar lebih baik dan layak diterapkan di daerah lain.

“Kita bersyukur apa yang kita lakukan dipandang lebih baik oleh KPK sehingga bisa direplikasi oleh Provinsi lain,” ujar Aher panggilan Ahmad Heryawan.

Aher mengatakan, e-Samsat Jabar yang telah diluncurkan sejak 2014 lalu dinilai bisa menghilangkan praktek percaloan dan pungutan liar. Masyarakat Jabar yang akan membayar pajak kendaraan bermotor tidak perlu datang ke kantor Samsat, mereka bisa membayarnya melalui seluruh ATM milik Bank BJB, BRI, BNI, BCA dan CIMB Niaga.
Sebelumnya Jabar juga telah memiliki program Samsat Gendong, yaitu layanan jemput bola petugas pajak kepada wajib pajak yang berada di pelosok yang jauh dari pusat kota dan kemudian bisa dibayar ditempat tersebut secara online. Dengan adanya aplikasi samsat inipun Pendapatan Asli Daerah Jabar meningkat cukup drastis.

”Jadi kami siap mendampingi Banten menerapkan ini, jadi kami akan bertahu ilmu serta penerapan sistemnya nanti” ujarnya.

Beberapa waktu lalu dikabarkan, Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK mengevaluasi rencana pencegahan korupsi di Banten pada tahun 2016. Dari hasil pembahasan, KPK dan pihak Pemerintah Provinsi menyepakati enam rekomendasi rencana pencegahan korupsi yang menjadi fokus tahun 2017 dimana sala satunya Pemprov Banten didorong mengadopsi e-Samsat dari Jawa Barat agar segera diselesaikan.

(AS/dar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu Sudah Lima Bulan Tinggal Di Garut

GARUT, FOKUSJabar.com : Jajaran Aparatur Kelurahan Lebakjaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, melakukan penggalian data identitas pelaku bom bunuh diri (AS)...

Selengkapnya

Makanan dan Minuman Ini Cocok Saat Puasa

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kebugaran tubuh ketika berpuasa sangat bergantung pada makanan dan minuman yang dikonsumsi saat buka dan sahur. Artinya, mengonsumsi makanan...

Selengkapnya

Terkait Bom Kampung Melayu, Tiga Orang Diamankan Densus 88

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tim Densus 88 Mabes Polri mengamankan tiga orang terduga teroris yang berkaitan dengan aksi bom bunuh diri, Rabu (24/5/2015) malam di Terminal...

Selengkapnya

ICMI Orwil Jabar Kutuk Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Hukum dan HAM Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Jawa Barat, Cecep Suhardiman mengutuk terjadinya bom bunuh diri...

Selengkapnya

Ini Kata Aher Soal Ledakan di Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengaku prihatin dan berbelasungkawa atas insiden yang terjadi di terminal Kampung Melayu, Jakarta,...

Selengkapnya

Olah TKP, Polisi Temukan Isi Panci di Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Pasca ledakan bom panci bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta, Polisi langsung memeriksa lokasi kejadian. Selain buku dan struk kecil, polisi...

Selengkapnya

Raja & Ratu Swedia Kagum dengan Angklung dan Bobotoh Viking

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Dalam kunjungan pertama kali ke Indonesia, khususnya Kota Bandung, Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia terpesona dengan alat musik...

Selengkapnya

Heboh! Terjadi Ledakan di Kampung Melayu Jakarta Timur, Diduga Bom Bunuh Diri

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Sebuah ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di sekitar Terminal Bus Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) sekira pukul...

Selengkapnya

Proses Hukum Kasus Dugaan Pelecehan Lambang Negara Harus Tetap Berjalan

GARUT,  FOKUSJabar. com : Terkait dugaan kasus pelecehan lambang negara yang terpampang dalam spanduk yang dikeluarkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik...

Selengkapnya

Tolak Jalan Tol ke BIJB, Bupati Majalengka akan Menghadap Presiden

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com : Bupati Majalengka, Sutrisno tetap menolak pembangunan jalan tol menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, bahkan dalam...

Selengkapnya