Banten Direkomendasikan Tiru E-Samsat Jabar oleh KPK - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Kamis, 27 Juli 2017
Search
Bependa Jawa Barat Dadang Suharto. (foto web)

Banten Direkomendasikan Tiru E-Samsat Jabar oleh KPK

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pronvisi Banten direkomendasikan mereplikasi e-samasat milik pemerintah provinsi Jawa Barat oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK). Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) provinsi Jawa Barat sebagai pengguna sistem E-samsat siap dampingi Banten.

Kepala Bependa Jawa Barat Dadang Suharto mengatakan, bahwa pihaknya sudah siap mendampingi Banten  untuk merepilaksi program tersebut, karena memang sebelumnya pemerintah provinsi Jawa Barat sudah berkerja sama dengan KPK dalam hal repliasi tiga sistem di Jawa Barat untuk sejumlah provinsi di Indonesia.

“Dari tiga sistem itu salah satunya adalah E-samsat yang direplikasi KPK untuk daerah lain, kami siap  untuk membantu Banten dalam membuat sistem E-samsat,” kata Dadang, Minggu (26/2).

Dadang menuturkan, penerapan e-Samsat oleh provinsi lain sebetulnya sangat mudah. Bapenda Jabar sendiri sudah menyerahkan sistem dan aplikasi tersebut untuk direplikasi. Namun diakui dirinya penerapan secara riil membutuhkan dukungan perbankan.

“Ilmunya sudah kami kasih, tinggal diterapkan paling tinggal butuh kerjasama dengan pihak banknya saja,” ucap Dadang.

Dadang menjelaskan, Prinsip e-Samsat yang menggunakan perbankan sebagai media pengganti pembayaran langsung menurutnya membutuhkan sinergi antara Bapenda, Kepolisian, Jasa Raharja dan perbankan.

“E-Samsat itu mengawinkan layanan yang sudah ada dengan perbankan, nanti provinsi Banten tinggal mensinergikan dengan perbankan di sana,” ujarnya.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, sangat membuka diri pada provonsi Banten yang hendak mengimplementasikan e-Samsat. Walaupun aplikasi ini juga telah dimiliki oleh Provinsi lain namun KPK menilai aplikasi milik Jabar lebih baik dan layak diterapkan di daerah lain.

“Kita bersyukur apa yang kita lakukan dipandang lebih baik oleh KPK sehingga bisa direplikasi oleh Provinsi lain,” ujar Aher panggilan Ahmad Heryawan.

Aher mengatakan, e-Samsat Jabar yang telah diluncurkan sejak 2014 lalu dinilai bisa menghilangkan praktek percaloan dan pungutan liar. Masyarakat Jabar yang akan membayar pajak kendaraan bermotor tidak perlu datang ke kantor Samsat, mereka bisa membayarnya melalui seluruh ATM milik Bank BJB, BRI, BNI, BCA dan CIMB Niaga.
Sebelumnya Jabar juga telah memiliki program Samsat Gendong, yaitu layanan jemput bola petugas pajak kepada wajib pajak yang berada di pelosok yang jauh dari pusat kota dan kemudian bisa dibayar ditempat tersebut secara online. Dengan adanya aplikasi samsat inipun Pendapatan Asli Daerah Jabar meningkat cukup drastis.

”Jadi kami siap mendampingi Banten menerapkan ini, jadi kami akan bertahu ilmu serta penerapan sistemnya nanti” ujarnya.

Beberapa waktu lalu dikabarkan, Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK mengevaluasi rencana pencegahan korupsi di Banten pada tahun 2016. Dari hasil pembahasan, KPK dan pihak Pemerintah Provinsi menyepakati enam rekomendasi rencana pencegahan korupsi yang menjadi fokus tahun 2017 dimana sala satunya Pemprov Banten didorong mengadopsi e-Samsat dari Jawa Barat agar segera diselesaikan.

(AS/dar)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

11 Manfaat Jagung untuk Kesehatan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Jagung (Zea mays ssp. mays) adalah salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat. Bagi penduduk Amerika Tengah dan Selatan, bulir jagung...

Selengkapnya

Puluhan Warga Cirebon, Tasikmalaya dan Garut, Daftar Jadi Penghuni Luar Angkasa

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Sedikitnya 68 orang warga Cirebon, Tasikmalaya dan Garut telah mendaftarkan dirinya untuk pindah kewarganegaraan. Mereka mendaftarkan diri...

Selengkapnya

Pemkab Garut Tutup Lokasi Tambang Pasir Ilegal

GARUT, FOKUSJabar.com: Pemerintah Kabupaten Garut bersama Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam menutup lokasi tambang Galian C di Blok Cipanas, Jalan Baru,...

Selengkapnya

Minta Keadilan, Ratusan Honorer K-2 Geruduk Pemkab Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.com: Ratusan tenaga honorer kategori-2 mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Rabu (26/7/2017). Mereka datang untuk mengadukan nasibnya yang selama...

Selengkapnya

Warga Temukan Kerangka Setelah Sosok Gaib Datang

MAJALENGKA,FOKUSJabar.com: Sebelum menemukan kerangka manusia di Gunung Ciremai, warga Airlangga sudah diberi tanda sebelum bulan Ramadhan dan baru kali ini bisa...

Selengkapnya

Kerangka di Gunung Ciremai Dievakuasi

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com: Kerangka manusia dari seorang pendaki gunung Ciremai yang ditemukan sudah menjadi kerangka berhasil dievakuasi tim gabungan dari TNI, Polhut,...

Selengkapnya

Medsos Bisa Digunakan Sebagai Media Kampanye pada Pilwalkot Bandung 2018

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan kebijakan terkait penggunaan media sosial (Medsos) sebagai salah satu bentu kampanye bagi pasangan...

Selengkapnya

Gila! Brian Sloan Gelar Kontes Kecantikan Vagina

BANDUNG, FOKUSJabar.com :  Kontes kecantikan memperebutkan gelar ratu sejagat mungkin sudah sangat umum diadakan. Para wanita cantik dari belahan penjuru dunia bersaing...

Selengkapnya

Pilbup,Petahana dan Mantan Bupati Garut “Berebut” Rekomendasi Ketum Gerindra

GARUT, FOKUSJabar.com: Jelang Pemilihan Bupati (Pilbup) Garut 2018 mendatang, sebanyak 8 pendaftar mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Bupati (Balonbup) ke Dewan...

Selengkapnya

Dua Wanita Kakak Beradik Tewas Setelah Melompat dari Apartemen

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Dua wanita kakak beradik  tewas di tempat setelah meloncat dari lantai 5A Apartemen Gateway, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, (24/7/2017),...

Selengkapnya