Banten Direkomendasikan Tiru E-Samsat Jabar oleh KPK - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Selasa, 25 April 2017
Search
Bependa Jawa Barat Dadang Suharto. (foto web)

Banten Direkomendasikan Tiru E-Samsat Jabar oleh KPK




BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pronvisi Banten direkomendasikan mereplikasi e-samasat milik pemerintah provinsi Jawa Barat oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK). Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) provinsi Jawa Barat sebagai pengguna sistem E-samsat siap dampingi Banten.

Kepala Bependa Jawa Barat Dadang Suharto mengatakan, bahwa pihaknya sudah siap mendampingi Banten  untuk merepilaksi program tersebut, karena memang sebelumnya pemerintah provinsi Jawa Barat sudah berkerja sama dengan KPK dalam hal repliasi tiga sistem di Jawa Barat untuk sejumlah provinsi di Indonesia.

“Dari tiga sistem itu salah satunya adalah E-samsat yang direplikasi KPK untuk daerah lain, kami siap  untuk membantu Banten dalam membuat sistem E-samsat,” kata Dadang, Minggu (26/2).

Dadang menuturkan, penerapan e-Samsat oleh provinsi lain sebetulnya sangat mudah. Bapenda Jabar sendiri sudah menyerahkan sistem dan aplikasi tersebut untuk direplikasi. Namun diakui dirinya penerapan secara riil membutuhkan dukungan perbankan.

“Ilmunya sudah kami kasih, tinggal diterapkan paling tinggal butuh kerjasama dengan pihak banknya saja,” ucap Dadang.

Dadang menjelaskan, Prinsip e-Samsat yang menggunakan perbankan sebagai media pengganti pembayaran langsung menurutnya membutuhkan sinergi antara Bapenda, Kepolisian, Jasa Raharja dan perbankan.




“E-Samsat itu mengawinkan layanan yang sudah ada dengan perbankan, nanti provinsi Banten tinggal mensinergikan dengan perbankan di sana,” ujarnya.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, sangat membuka diri pada provonsi Banten yang hendak mengimplementasikan e-Samsat. Walaupun aplikasi ini juga telah dimiliki oleh Provinsi lain namun KPK menilai aplikasi milik Jabar lebih baik dan layak diterapkan di daerah lain.

“Kita bersyukur apa yang kita lakukan dipandang lebih baik oleh KPK sehingga bisa direplikasi oleh Provinsi lain,” ujar Aher panggilan Ahmad Heryawan.

Aher mengatakan, e-Samsat Jabar yang telah diluncurkan sejak 2014 lalu dinilai bisa menghilangkan praktek percaloan dan pungutan liar. Masyarakat Jabar yang akan membayar pajak kendaraan bermotor tidak perlu datang ke kantor Samsat, mereka bisa membayarnya melalui seluruh ATM milik Bank BJB, BRI, BNI, BCA dan CIMB Niaga.
Sebelumnya Jabar juga telah memiliki program Samsat Gendong, yaitu layanan jemput bola petugas pajak kepada wajib pajak yang berada di pelosok yang jauh dari pusat kota dan kemudian bisa dibayar ditempat tersebut secara online. Dengan adanya aplikasi samsat inipun Pendapatan Asli Daerah Jabar meningkat cukup drastis.

”Jadi kami siap mendampingi Banten menerapkan ini, jadi kami akan bertahu ilmu serta penerapan sistemnya nanti” ujarnya.

Beberapa waktu lalu dikabarkan, Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK mengevaluasi rencana pencegahan korupsi di Banten pada tahun 2016. Dari hasil pembahasan, KPK dan pihak Pemerintah Provinsi menyepakati enam rekomendasi rencana pencegahan korupsi yang menjadi fokus tahun 2017 dimana sala satunya Pemprov Banten didorong mengadopsi e-Samsat dari Jawa Barat agar segera diselesaikan.

(AS/dar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Anies : Pilkada Bukan Soal Nomor Urut

Berikut Beberapa Aturan Ahok yang Akan Dicabut Anies-Sandi

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Seperti diketahui paslon Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Selangkah lagi Anies-Sandi akan memimpin Jakarta...

Selengkapnya

Rumah Janda Tua di Pakenjeng Ambruk Akibat Gempa

GARUT, FOKUSJabar.com : Satu unit rumah di Kampung Tangsi, RW07, Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, bagian atapnya roboh akibat gempa bumi berkekuatan...

Selengkapnya

Ahmad Bajuri Sang Inisiator Konvensi Pilkada 2018

GARUT, FOKUSJabar.com : Konvensi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digagas Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC PD) Kabupaten Garut mendapat respon positif...

Selengkapnya

Pergoki Maling, Nenek Ini Dibacok

CIAMIS,FOKUSJabar.com: Nenek berusia 70 tahun asal Dusun Ciroyom, Desa Mandalare, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis dilarikan ke RSUD Kabupaten Tasikmalaya. Korban...

Selengkapnya

Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Puncak

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Tiga orang menjadi korban tewas kecelakaan beruntun di Jalan Raya Puncak, tepatnya di turunan Selarong, Sabtu (22/4/2017). Seperti yang...

Selengkapnya

Sosok RA Kartini Menginspirasi Perjalanan Hidup Hj Irma Bastaman

BANJAR, FOKUSJabar.com: Sosok Kartini bagi Dr Hj Irma Bastaman Harris MM, Plt Ketua DPC Partai Demokrat Ciamis adalah motivator para wantia Indonesia untuk terus...

Selengkapnya

Ahli Nujum: Perang Dunia III akan Pecah 13 Mei 2017

AMERIKA SERIKAT, FOKUSJabar.com : Clairvoyant Horacio Villegas, seorang pria yang mengaku ahli supranatural, pada 2015 meramalkan Donald Trump akan jadi Presiden AS dan...

Selengkapnya

Pemkot Surabaya Maju Lantaran Sistem Pajak Online

SURABAYA, FOKUSJabar.com : Hari ini Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) DPRD Garut, Jawa Barat melakukan study banding ke DPRD Kota...

Selengkapnya

PKS Jabar Nggan Sebut Netty Heryawan Jadi Cagub

BANDUNG, FOKUSJabar.com : DPW PKS Jawa Barat akan mengumumkan nama bakal calon gubernurnya untuk Pilgub Jabar 2018 mendatang. Namun pihaknya enggan menyebutkan siapa...

Selengkapnya

Polisi Amankan Benih Lobster Seharga Ratusan Juta dan Tangkap 9 Pelaku

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Polres Sukabumi berhasil mengungkap penyebaran benih lobster milik Kementerian Pertanian, yang hendak disebarkan masyarakat di wilayah...

Selengkapnya