Ini Konsep Rumah Deret di Taman Sari Bandung - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Selasa, 23 Mei 2017
Search
Plan Rumah Apartemen Deret Kampung Pinggir Sungai Cikapundung Bandung (web)

Ini Konsep Rumah Deret di Taman Sari Bandung




BANDUNG, FOKUSJabar.com: Pemerintah kota Bandung yang bakal merelokasi sementara 150 Kepala Keluarga (KK) di Taman Sari atau tepatnya di pinggir aliran Sungai Cikapundung karena kawasan tersebut akan dibangun rumah deret. Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Prasarana Sarana Utilitas Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung, Arief Prasetya mengatakan, nantinya konsep rumah deret tersebut akan memanfaatkan lahan yang ada secara dinamis.

Secara garis besar, Arif menjelaskan konsep tersebut diambil sehingga masyarakat yang nantinya tinggal di wilayah tersebut tidak merasa asing terhadap lingkungannya.

“Konsep rumah yang memanfaatkan lahan sehingga masyarakat dapat mengakomodir rumah yang kita tata, tapi mengikuti kontur yang ada jadi masyarakat tidak asing dengan kompleksnya. Bentuknya seperti rumah susun tapi kita lebih dinamis ada yang susun keatas ada yang dua, ada yang tiga,” tutur Arief kepada PRFM.

Lebih lanjut Arief menambahkan, nantinya rumah deret tersebut akan diprioritaskan bagi warga yang sebelumnya menempati wilayah taman sari. Menurut Arief hal tersebut merupakan wujud kepedulian pemkot Bandung terkait dengan kesejahteraan masyarakat.

“Prioritas adalah mereka (warga taman sari-red) karena kami sangat peduli, mereka yang harus tempati itu,” ujar Arief menambahkan.

Pemkot Bandung berencana membongkar rumah kumuh di kawasan tersebut sejak tahun 2016 dan akan direalisasikan pada tahun ini. Adapun anggaran dialokasikan sebesar Rp 120 Miliar untuk lahan seluas 7.945 meter persegi.




(Vetra)




One thought on “Ini Konsep Rumah Deret di Taman Sari Bandung

  1. Cucun Cunia Amir

    Asslamualaikum warraahmatullah wabarokhatu…

    Kang Ridwan Kamil, abdi bade tumaros, perkawis Rencana pembangunan Rumah deret di Tamansari, Aturan pembagian pengaganti na teh sepertos kumaha..? apakah ada perhitungan besar kecil nya sesuai bangunan rumah kita sebelum nya.? apakah ada perhitungan secara finacial jk rumah deret itu sdh kita terima,,? Sebagai Contoh kasus : Maal Pasar Balubur, pd saat itu setelah pr pedagang menerima kunci, dibebankan untuk membayar cicilan yg nilai nya di sesuaikan dgn besar kecil nya bangunan.
    Mohon di jawab Kang,, Hatur nuhun,,(warga Rw 11)
    Wasslam,, Cucun Cunia Amir

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Sebuah Ledakan Terjadi Saat Konser Ariana Grande di Manchester

MANCHESTER, FOKUSJabar.com: Beberapa menit usai konser  penyanyi Ariana Grande di Manchester sebuah ledakan terjadi pada Senin malam pukul 21.30 waktu setempat....

Selengkapnya

Saling Mendukung, AA dan Maung Bodas Gelar Bakti Sosial

CIAMIS, FOKUSJabar.com: – Yayasan Manusa Unggul Nu Boga Darah Siliwangi (Maung Bodas) bersama Bakal Calon Bupati Ciamis Anjar Asmara (AA)  menggelar kegiatan...

Selengkapnya

Tokoh Rancah Uwa Ugek Dukung Penuh AA

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Dukungan kepada Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ciamis, Banjar dan Pangandaran Anjar Asmara SH untuk maju dalam Pilkada...

Selengkapnya

Terkait Spanduk Burung Garuda, Bupati Rudy Minta Maaf

GARUT, FOKUSJabar.com : Terkait pemasangan spanduk yang dikeluarkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut bergambar burung Garuda yang...

Selengkapnya

Gambar Burung Garuda Tidak Utuh, Pelecehan Lambang Negara?

GARUT, FOKUSJabar.com : Sekretaris Komisi A DPRD Garut, Dadang Sudrajat menyangkan adanya spanduk bergambar burung Garuda yang tidak utuh karena tertutup sablon huruf....

Selengkapnya

Tak Akan Pilih Kasih, Jokowi Ajak TNI ‘Gebuk’ PKI dan Ormas Anti Pancasila

JAKARTA, FOKUSJabar.com: kata ‘Gebuk’ kembali digunakan oleh Presiden Joko Widodo ketika ada organisasi-organisasi yang anti-Pancasila di Indonesia. Bahkan...

Selengkapnya

Ketua PM Gatra, “Bupati Garut Silahkan Mundur”

GARUT,  FOKUSJabar. com : Santer pernyataan Bupati Garut,  Rudy Gunawan yang akan membangun sembilan  pabrik berskala besar di wilayah Garut Utara, menuai tanggapan...

Selengkapnya

LH Jabar Minta Pemerintah Audit Instansi Terkait Lahan Konservasi

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat Anang Sudarna meminta pemerintah pusat mengaudit instansi pemerintah terkait lahan-lahan...

Selengkapnya

Kecelakaan Maut Cipularang Akan Lanjut ke Ranah Hukum

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan bahwa insiden tabrakan beruntun di kilometer 91.300 Tol Cipularang,...

Selengkapnya

Wanita Tanpa Identitas Tersambar KA Kahuripan

GARUT, FOKUSJabar.com : Seorang wanita tanpa identitas tersambar Kereta Api (KA) Kahuripan di Kampung Dungusari, RT 01/09, Desa Wanakerta, Kecamatan Cibatu, Kabupaten...

Selengkapnya