Ini Persyaratan Mendapatkan Sertifikasi Tanah Gratis melalui Program PTSL - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Jumat, 26 Mei 2017
Search
foto (Ageng)

Ini Persyaratan Mendapatkan Sertifikasi Tanah Gratis melalui Program PTSL




BANDUNG, FOKUSJabar.com : Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak. Program ini meliputi semua objek pendaftaran tanah yang belum terdaftar dalam satu wilayah desa/kelurahan.

Program PTSL digagas Pemerintah Republik Indonesia dan dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Program ini pun bertujuan untuk mengakselerasi pemberian kepastian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah. Dengan demikian dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Objek dari program ini adalah seluruh bidang tanah yang belum terdaftar dalam satu wilayah kelurahan, mulai dari tanah milik adat hingga tanah negara,” kata Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandung, M. Unu Ibnudin di sela-sela pelaksanaan sosialisasi program PTSL se-Kecamatan Babakan Ciparay di Aula Gedung PGRI Kota Bandung, Jalan Caringin Kota Bandung, Kamis (16/2/2017).

Menurut Unu, untuk ikut serta dalam program ini, masyarakat harus memenuhi beberapa persayaratan. Tahun ini ada 10.500 bantua sertifikasi tanah bagi masyarakat dengan rincian 93.000 sertifikat dari pemerintah pusat melalui APBN dan 7.500 sertifikat dari pemerintah kota Bandung melalui APBD.

“Setidaknya ada delapan persyaratan yang harus dipenuhi masyarakat untuk membuat sertifikat tanah,” tegasnya.

Persyaratan tersebut yakni:
1. Mengisi formulir permohonan;
2. Foto copy pemohon dan atau Surat Kuasa Bermaterai (apabila diurus pihak ketiga), disertai foto copy KTP Penerima Kuasa;
3. Bukti girik, segel, dan lainnya yang dibuat sebelum tahun 1960, kwitansi, SPPT PBB tahun berjalan;
4. Surat Keterangan dari Kepala Kelurahan yang diketahui oleh dua orang saksi disertai foto copy KTP para saksi tentang status kepemilikan tanah
5. Surat pernyataan penguasaan fisik bidang tanah bermaterai dari pemohon yang dibenarkan/dikuatkan oleh dua orang saksi disertai foto copy KTP para saksi;
6. Surat pernyataan dari pemohon bermaterai tentang tanah milik adat yang disaksikan oleh Ketua RW dan Ketua RT;
7. Akta PPAT (Bukti Perolehan Tanah);
8. Bukti setor Pajak Penghasilan (PPH) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)/Surat Pernyataan BPHTB Terhutang.




“Masyarakat harus benar-benar memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya karena belum tentu tiap tahun ada program sertifikasi tanah gratis ini. Insya Allah, pada tahun ini kita targetkan untuk menuntaskan 100 persen sertifikasi tanah di Kota Bandung,” pungkasnya.

(Ageng/Yun)


TAG


2 thoughts on “Ini Persyaratan Mendapatkan Sertifikasi Tanah Gratis melalui Program PTSL

  1. Dede suryana

    Assallamuallaikum saya mau Tanya bagian ds dampit kec Cicalengka KAB bandung gmn belum ada ke ds Kami Karna ds Kami hampir banyak yang belum ber sertipikat

    Reply
  2. imas teti

    Assalamualaikum… Mau tanya program sertifikat yang gratis berlaku untuk diapa dan daerah mana?

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Terkait Bom Kampung Melayu, Tiga Orang Diamankan Densus 88

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tim Densus 88 Mabes Polri mengamankan tiga orang terduga teroris yang berkaitan dengan aksi bom bunuh diri, Rabu (24/5/2015) malam di Terminal...

Selengkapnya

ICMI Orwil Jabar Kutuk Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Hukum dan HAM Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Jawa Barat, Cecep Suhardiman mengutuk terjadinya bom bunuh diri...

Selengkapnya

Ini Kata Aher Soal Ledakan di Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengaku prihatin dan berbelasungkawa atas insiden yang terjadi di terminal Kampung Melayu, Jakarta,...

Selengkapnya

Olah TKP, Polisi Temukan Isi Panci di Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Pasca ledakan bom panci bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta, Polisi langsung memeriksa lokasi kejadian. Selain buku dan struk kecil, polisi...

Selengkapnya

Raja & Ratu Swedia Kagum dengan Angklung dan Bobotoh Viking

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Dalam kunjungan pertama kali ke Indonesia, khususnya Kota Bandung, Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia terpesona dengan alat musik...

Selengkapnya

Heboh! Terjadi Ledakan di Kampung Melayu Jakarta Timur, Diduga Bom Bunuh Diri

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Sebuah ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di sekitar Terminal Bus Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) sekira pukul...

Selengkapnya

Proses Hukum Kasus Dugaan Pelecehan Lambang Negara Harus Tetap Berjalan

GARUT,  FOKUSJabar. com : Terkait dugaan kasus pelecehan lambang negara yang terpampang dalam spanduk yang dikeluarkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik...

Selengkapnya

Tolak Jalan Tol ke BIJB, Bupati Majalengka akan Menghadap Presiden

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com : Bupati Majalengka, Sutrisno tetap menolak pembangunan jalan tol menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, bahkan dalam...

Selengkapnya

Jelang Ramadhan, Harga Bawang Putih di Bandung Diluar Kendali

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pasar Anyar, Astana Anyar Kota Bandung didatangi Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Perdagangan dan Industri serta PD Pasar Bermartabat, Senin...

Selengkapnya

Pasar Rakyat Wanaraja Layak Diresmikan Presiden

GARUT, FOKUSJabar.com : Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, Pasar Rakyat Wanaraja layak diresmikan Presiden, pasalnya, Pasar Rakyat Wanaraja ini pembangunannya...

Selengkapnya