Usai Diperiksa Tujuh Jam, Rizieq : Penyidikan Kasus ini Belum Selesai - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Sabtu, 19 Agustus 2017
Search
Usai Diperiksa Tujuh Jam, Rizieq : Penyidikan Kasus Ini Belum Selesai. (foto web)

Usai Diperiksa Tujuh Jam, Rizieq : Penyidikan Kasus ini Belum Selesai

BANDUNG, FOKUSJabar : Tersangka kasus penistaan pancasila dan pencemaran nama baik Soekarno, Rizieq Shihab akan mengajukan saksi ahli yang meringankannya.

Langkah ini diambil Rizieq karena dirinya bersikukuh bahwa ceramahnya tidak menghina Pancasila, melainkan sosialisasi tesis S2 yang didapatnya dari University of Malaya.

“Karena kita juga akan mengajukan saksi-saksi ahli. Jadi ini belum selesai dan akan kita kordinasikan dengan tim pengecara kita,” ujar pria yang akrab disapa Habib Rizieq ini kepada Wartawan usai pemeriksaan perdananya sebagai tersangka di Mapolda Jabar, Senin (13/2/2017).

Dia membocorkan ahli tata negara, kemudian ahli sejarah, tentang pancasila dan ahli di beberapa bidang lainya, akan diajukan kepada penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar untuk meringankan dirinya.‎

Imam besar FPI itu juga berkebaratan dengan barang bukti yang diperlihatkan polisi. Menurut Rizieq video dengan durasi 2 menit 13 detik merupakan editan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Keberatan lain yang disampaikannya lantaran video dengan durasi tersebut tidak akan menjelaskan ceramahnya yang selalu berdurasi diatas satu jam.

“Dan saya sendiri, keberatan kalau video itu dijadikan alat bukti atau barang bukti sebab, dengan editan, ceramah yang satu jam atau dua jam menjadi 2 menit 13 detik, ini bisa menimbulkan presepsi yang berbahaya,” ujar Rizieq.

Dirinya menambahkan, sangat bahaya sekali kalau kita menganalisa, atau berpendapat, dengan ceramahnya‎ yang durasinya cuma 2 menit 13 detik.

Lebih lanjut dia meminta penyidik untuk menghadirkan rekaman secara utuh.

“Karena itu kita juga tadi minta kepada penyidik untuk bisa menyajikan, memperlihatkan kepada kami, rekaman secara utuh,” ujar Shihab.

Rizieq diperiksa selama kurang lebih tujuh jam oleh penyidik‎ Dit Reskrimum Polda Jabar. Dia mengaku diberi 36 pertanyaan yang berkaitan dengan dugaan penistaan pancasila.

(Arief/DEN)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

DPD PKS Garut: Jika Hidup Harmonis Kenapa Mesti “ Bercerai “

GARUT, FOKUSJabar.com : Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 mendatang, seluruh Partai Politik (Parpol) di 16 Kabupaten/Kota di Jawa Barat saat ini...

Selengkapnya

Miris, Dekat Kantor Pemkab Bandung Barat Masih Ada Rutilahu Tanpa MCK

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.com: Berdekatan dengan komplek perkantoran pemerintah tidak menjamin lingkungan sekitarnya  terperhatikan. Hal itu terlihat dari masih adanya...

Selengkapnya

PSGC vs Persip Pekalongan: Pertahankan Trend Menang

CIAMIS, FOKUSjabar.com: PSGC Ciamis bakal menjalani laga tandang melawan Persip Pekalongan pada pekan ke-12 Liga2 Indonesia dari grup 3 Sabtu, 19 Agustus 2017 pukul...

Selengkapnya
Gedung Intan Medina Garut Belum Bisa Menampung Seluruh PKL

Gedung PKL Intan Medina Garut Bakal Disewakan? Ratusan Pedagang Tak Terima

GARUT, FOKUSJabar.com : Beredar isu bahwa Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) Intan Medina Garut, lantai 2 bakal disewakan ke pihak perusahaan. Hal itu tentu saja membuat...

Selengkapnya

Sebelum Dikerjakan, bjb Pangandaran Cairkan Dana Pekerjaan Kontruksi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Pimpinan Cabang Bank bjb Pangandaran, Dede E Wahyudi mengakui kesalahan atas kecolongan pencairan dana pada pelaksanaan pekerjaan yang...

Selengkapnya

Dua Balon Raksasa Milik LSM BAIS Mengudara di Perbatasan Kabupaten Garut-Cianjur

GARUT, FOKUSJabar.com : Berbagai tradisi unik dilakukan warga untuk menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)....

Selengkapnya

Bank bjb Mengaku Kecolongan Pencairan Dana di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Kisruh pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Campaka-Karangkamiri di Kecamatan Cigugur yang diduga anggaran pelaksanaanya...

Selengkapnya

Dishub Ciamis Rencanakan Angkot Online

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis berencana meluncurkan angkutan kota (angkot) berbasis aplikasi atau online. Angkot dengan trayek...

Selengkapnya

Anggota DPRD Jabar Ini Serius Kembangkan Olahraga di Kab Bogor

BOGOR,FOKUSJabar.com: Anggota DPRD Jawa Barat Didin Supriadin sangat serius mengembangkan potensi olahraga di Kabupaten Bogor. Hal itu tampak pada gelaran turnamen...

Selengkapnya

DPP Peta Garut: Pemda Mesti Segera Keluarkan Kebijakan Antisipasi Kemacetan di Bunderan Suci

GARUT, FOKUSJabar.com : Bagi sebagian masyarakat menganggap bahwa kemacetan lalu lintas adalah hal yang lumrah di sebuah kota besar. Penyebabnya, jumlah kendaraan tidak...

Selengkapnya