Usai Diperiksa Tujuh Jam, Rizieq : Penyidikan Kasus ini Belum Selesai - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Jumat, 24 Maret 2017
Search
Usai Diperiksa Tujuh Jam, Rizieq : Penyidikan Kasus Ini Belum Selesai. (foto web)

Usai Diperiksa Tujuh Jam, Rizieq : Penyidikan Kasus ini Belum Selesai

BANDUNG, FOKUSJabar : Tersangka kasus penistaan pancasila dan pencemaran nama baik Soekarno, Rizieq Shihab akan mengajukan saksi ahli yang meringankannya.




Langkah ini diambil Rizieq karena dirinya bersikukuh bahwa ceramahnya tidak menghina Pancasila, melainkan sosialisasi tesis S2 yang didapatnya dari University of Malaya.

“Karena kita juga akan mengajukan saksi-saksi ahli. Jadi ini belum selesai dan akan kita kordinasikan dengan tim pengecara kita,” ujar pria yang akrab disapa Habib Rizieq ini kepada Wartawan usai pemeriksaan perdananya sebagai tersangka di Mapolda Jabar, Senin (13/2/2017).

Dia membocorkan ahli tata negara, kemudian ahli sejarah, tentang pancasila dan ahli di beberapa bidang lainya, akan diajukan kepada penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar untuk meringankan dirinya.‎

Imam besar FPI itu juga berkebaratan dengan barang bukti yang diperlihatkan polisi. Menurut Rizieq video dengan durasi 2 menit 13 detik merupakan editan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Keberatan lain yang disampaikannya lantaran video dengan durasi tersebut tidak akan menjelaskan ceramahnya yang selalu berdurasi diatas satu jam.

“Dan saya sendiri, keberatan kalau video itu dijadikan alat bukti atau barang bukti sebab, dengan editan, ceramah yang satu jam atau dua jam menjadi 2 menit 13 detik, ini bisa menimbulkan presepsi yang berbahaya,” ujar Rizieq.

Dirinya menambahkan, sangat bahaya sekali kalau kita menganalisa, atau berpendapat, dengan ceramahnya‎ yang durasinya cuma 2 menit 13 detik.

Lebih lanjut dia meminta penyidik untuk menghadirkan rekaman secara utuh.

“Karena itu kita juga tadi minta kepada penyidik untuk bisa menyajikan, memperlihatkan kepada kami, rekaman secara utuh,” ujar Shihab.

Rizieq diperiksa selama kurang lebih tujuh jam oleh penyidik‎ Dit Reskrimum Polda Jabar. Dia mengaku diberi 36 pertanyaan yang berkaitan dengan dugaan penistaan pancasila.

(Arief/DEN)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

PKS dan Demokrat Ingin Berkoalisi di Pilkada Ciamis 2018

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ciamis 2018 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat mulai menjajaki koalis. Calon...

Selengkapnya

Irvan R Faza Siap Dongkrak PAD Garut

GARUT, FOKUSJabar.com : Kabupaten Garut kaya akan potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dapat dijadikan peluang untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Berangkat...

Selengkapnya

17 Kasus Korupsi Berhasil Diungkap Kejari Kota Banjar

  BANJAR, FOKUSJabar.com: Kejaksaan Negeri Kota Banjar telah berhasil mengungkap 17 kasus korupsi sepanjang kepemimpinan Kejari Munaji SH. Akibat kasus korupsi itu...

Selengkapnya

Wagub Deddy Mizwar Terpopuler versi Survei Indo Barometer

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Nama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil masih menempati posisi teratas sebagai Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat dengan tingkat elektabilitas yang...

Selengkapnya

23 Maret Peristiwa ‘Bandoeng Laoetan Api’

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Tepat pada tanggal 23 Maret diperingati sebagai hari Bandung Lautan Api. Pada tanggal 23 Maret 1946 silam telah terjadi peristiwa kebakaran...

Selengkapnya

Bahaya! Kasus Penculikan Anak Merambah Perkampungan?

GARUT, FOKUSJabar.com : Isu penculikan anak yang marak di Media Sosial (Medsos) kini merambah ke perkampungan. Bahkan ternyata bukan hanya sekedar isu saja, namun memang...

Selengkapnya

Nasdem Jabar Siap Dukung Emil Meski di jalur Perseorangan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) Jabar Saan Mustofa menanggapi santai adanya isu gerakan dari rewalan...

Selengkapnya

Kejari Majalengka Mulai Perketat Pengawasan WNA

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com: Kejaksaan Negri (Kejari) Kabupaten Majalengka memperketat pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) yang beraktivitas di wilayah hukum...

Selengkapnya

Hati-Hati, Pegawai Honorer Jadi Target Penipuan CPNS

BANJAR, FOKUSJabar.com : Di hadapan polisi, A dan M mengaku kalau dirinya hanya pemain suruhan AJ (seorang oknum PNS), dalam aksi penipuan CPNS. Target mereka menyasar...

Selengkapnya

Emil Kecentilan, Pencalonannya Bikin PKS dan Gerindra Kecewa

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Deklarasi Ridwan Kamil sebagai Calon Gubernur Jabar 2018-2023 oleh Partai Nasdem menimbulkan kekecewaan dari partai pendukung saat Pilwalkot...

Selengkapnya