Mengaku Ajudan Presiden Joko Widodo, Dua Orang Tak Dikenal Sambangi Sekolah di Pangandaran?

0
412

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com: Bagaimana jadinya jika seorang ajudan orang nomor di Indonesia tiba-tiba datang ke satu sekolah? Kemudian apa yang dilakukannya?

Ini terjadi di Kabupaten Pangandaran. Seseorang yang mengaku ajudan Presiden Joko Widodo tersebut seketika membuat heboh dunia pendidikan seluruh Kabupaten Pangandaran. Orang yang tidak diketahui identitasnya itu masuk ke SDN 2 Kalipucang, Pangandaran dengan alasan memantau perkembangan pekerjaan rehab sekolah.

Mendengar ajudan Presiden Indonesia, guru dan siswa pun kemudian saling menyapa bahkan menyediakan berbagai macam makanan. Akan tetapi, orang yang mengaku ajudan Jokowi tersebut kemudian meninggalkan sekolah dan berpamitan untuk meninjau sekolah lainya.

“Mendengar akan meninjau sekolah lain, guru-guru pun langsung memberi informasi pada sekolah lainya dan akhirnya membuat gaduh,” ungkap Kepsek SDN 2 Kalipucang Sonia, Jumat (20/1/2017).

Sonia yang sedang melakukan rapat koordinasi di UPTD Pendidikan, Kecamatan Kalipucang pun langsung menghubungi beberapa kepala sekolah lainya dan memberitahu bahwa ajudan Presiden menuju ke Pangandaran.

“Saya kurang tahu persis orangnya, namun yang datang itu berdua. Kami tidak tahu apa tujuan orang itu,” kata dia.

Sementara itu, Ketua PGRI Kecamatan Kalipucang Kusdiana mengimbau agar para guru dan kepala sekolah yang ada di Kalipucang tidak mudah percaya dengan pengakuan seseorang, sekalipun mengaku ajudan presiden.

“Jika sekolah kedatangan tamu yang tidak dikenal harusnya dipertanyakan asal-usul, identitas, serta tujuan kedatangannya. Jika sikapnya mencurigakan serta ada unsur intimidasi bahkan pemerasan, baik guru ataupun kepala sekolah diharapkan langsung memberikan informasi tke UPTD PGRI dan atau ke pihak kepolisian,” tegas Kusdiana.

(BOIP/LIN)

 

There are no comments yet